Usai Diperiksa hingga Tengah Malam, Wali Kota Cilegon Ditahan di Rutan KPK

Kompas.com - 24/09/2017, 00:44 WIB
Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi Kompas/Dwi Bayu Radius Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Iman dan empat orang lainnya ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka.

"Untuk kepentingan penyidikan, para tersangka ditahan untuk 20 hari pertama," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Minggu (24/9/2017) dini hari.

Iman Ariyadi selesai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 00.15 Minggu dini hari. Iman yang mengenakan rompi tahanan oranye disambut sejumlah kerabat yang menunggu di depan Gedung KPK sejak Sabtu sore.

(Baca juga: KPK: Wali Kota Cilegon Minta Rp 2,5 Miliar untuk Izin Bangun Transmart)

Para kerabat dan anggota keluarga terlihat memeluk Iman sebelum politisi Golkar tersebut dibawa menggunakan mobil tahanan KPK. Selanjutnya, Iman akan ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur.

Sementara, tersangka lainnya yakni Legal Manager PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) Eka Wandoro, ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat. Kemudian, Project Manager PT Brantas Abipraya Bayu Dwinanto Utomo, ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur.

Satu tersangka lainnya, yakni Hendry, ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat. Sementara itu, KPK mengimbau Direktur Utama PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) Tubagus Dony Sugihmukti untuk segera menyerahkan diri kepada KPK.

(Baca juga: Kronologi OTT hingga Wali Kota Cilegon Datang Sendiri ke Gedung KPK)

 

 




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X