Kompas.com - 08/08/2016, 14:25 WIB
- -
Penulis advertorial
|
Editoradvertorial

Sekretaris Jenderal MPR RI Ma’ruf Cahyono menyampaikan tiga agenda besar MPR di bulan Agustus ini. Pertama, Sidang Tahunan MPR yang berlangsung pada tanggal 16 Agustus 2016 pukul 09.00 sampai pukul 10.30 WIB.

Ma’ruf menyatakan Sidang Tahunan MPR merupakan amanat dari Tata Tertib MPR. Sidang Tahunan MPR menjadi forum untuk menyampaikan akuntabilitas dan kinerja lembaga negara. Melalui sidang ini, Ma’ruf berharap masyarakat bisa mengetahui kinerja lembaga-lembaga negara selama ini.

“Karena bagaimana pun ini adalah amanat peraturan tata tertib yang sesungguhnya menginginkan agar akuntabilitas dan kinerja lembaga-lembaga negara sampai kepada masyarakat,” tutur Ma’ruf dalam konferensi pers di Ruang Rapat Pimpinan MPR, Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/8/2016).

Sama seperti tahun sebelumnya, agenda utama dalam Sidang Tahunan MPR 2016 ialah mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo, sehingga tak ada pengambilan keputusan di dalamnya. Oleh karena itu, tidak tepat bila ada anggota MPR yang interupsi di Sidang Tahunan MPR.

“Momentumnya tidak tepat dan tidak perlu ada yang diinterupsi karena hanya mendengarkan pidato Presiden saja," ujar Ma’ruf.

Hari Konstitusi dan ulang tahun MPR

Dua agenda besar lainnya ialah pelaksanaan Hari Konstitusi, 18 Agustus 2016, dan ulang tahun MPR, 29 Agustus 2016. Pada peringatan Hari Konstitusi akan ada babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI.

Finalis Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI berasal dari seluruh provinsi di Indonesia dan akan bertarung di Jakarta 18 Agustus mendatang. Peringatan Hari Konstitusi ini dimaksudkan untuk memberi kesadaran konstitusi kepada masyarakat.

Sementara hari ulang tahun MPR akan diperingati dengan kegiatan MPR Berdzikir. Menurut Ma’ruf, ini kali pertama hari ulang tahun MPR diperingati. Ia menuturkan, tahun ini ulang tahun MPR bukan sekadar dirayakan, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Nanti akan mengundang seluruh elemen masyarakat serta dai yang menyampaikan doa bersama dan ceramah. Kegiatan ini tidak hanya seremonial tapi juga memberi dampak positif buat masyarakat dalam upaya kita terus menerus mensosialiasikan Empat Pilar," kata Ma'ruf.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Eks Pejabat Ditjen Pajak Diduga Turut Cuci Uang: Beli Jam Tangan Senilai Hampir Rp 900 Juta

Anak Eks Pejabat Ditjen Pajak Diduga Turut Cuci Uang: Beli Jam Tangan Senilai Hampir Rp 900 Juta

Nasional
KSP: Pengambilalihan Pengelolaan Wilayah Udara di Kepri Tegaskan Integritas Teritorial NKRI

KSP: Pengambilalihan Pengelolaan Wilayah Udara di Kepri Tegaskan Integritas Teritorial NKRI

Nasional
Indonesia Ambilalih FIR di Kepri, KSP: Selanjutnya Pastikan Kesiapan Infrastruktur

Indonesia Ambilalih FIR di Kepri, KSP: Selanjutnya Pastikan Kesiapan Infrastruktur

Nasional
Kronologi Perubahan Nama Satuan Elite TNI AU Korps Paskhas Jadi Kopasgat

Kronologi Perubahan Nama Satuan Elite TNI AU Korps Paskhas Jadi Kopasgat

Nasional
Johan Budi 'Ceramahi' Pimpinan KPK: Tak Ada Gunanya Ajari Orang, kalau Anda Tak Berintegritas

Johan Budi "Ceramahi" Pimpinan KPK: Tak Ada Gunanya Ajari Orang, kalau Anda Tak Berintegritas

Nasional
Ketum PBNU Tegur PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo karena Dugaan Terlibat Politik Praktis

Ketum PBNU Tegur PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo karena Dugaan Terlibat Politik Praktis

Nasional
Ketua DPR Harap Perjanjian Ekstradisi RI-Singapura Kuatkan Komitmen Penegakan Hukum

Ketua DPR Harap Perjanjian Ekstradisi RI-Singapura Kuatkan Komitmen Penegakan Hukum

Nasional
Eijkman Jelaskan Efektivitas Vaksin Booster Lawan Varian Omicron

Eijkman Jelaskan Efektivitas Vaksin Booster Lawan Varian Omicron

Nasional
Kerangkeng Manusia di Langkat, Pimpinan Komisi III Minta Penegak Hukum Tak Pandang Bulu

Kerangkeng Manusia di Langkat, Pimpinan Komisi III Minta Penegak Hukum Tak Pandang Bulu

Nasional
Airlangga Sebut Penyandang Disabilitas Bisa Jadi Mesin Penggerak Perekonomian

Airlangga Sebut Penyandang Disabilitas Bisa Jadi Mesin Penggerak Perekonomian

Nasional
Aliran Dana Pencucian Uang Mantan Pejabat Ditjen Pajak Diduga Sampai ke Eks Pramugari Siwi Widi Purwanti

Aliran Dana Pencucian Uang Mantan Pejabat Ditjen Pajak Diduga Sampai ke Eks Pramugari Siwi Widi Purwanti

Nasional
PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo Penuhi Panggilan PBNU di Jakarta

PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo Penuhi Panggilan PBNU di Jakarta

Nasional
KPK Tahan Eks Bupati Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulisa

KPK Tahan Eks Bupati Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulisa

Nasional
TNI AD Segera Bangun Kodim Hingga Satuan Zeni Baru di Awal Kepindahan Ibu Kota Negara

TNI AD Segera Bangun Kodim Hingga Satuan Zeni Baru di Awal Kepindahan Ibu Kota Negara

Nasional
Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat, Penyelenggara Negara yang Terlibat Perdagangan Orang Bisa Dikenai Pidana Tambahan

Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat, Penyelenggara Negara yang Terlibat Perdagangan Orang Bisa Dikenai Pidana Tambahan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.