Kompas.com - 24/02/2015, 17:48 WIB
Sekjen DPP Golkar versi Munas Bali Idrus Marham saat memberikan keterangan terkait hasil PN Jakbar, Selasa (24/2/2015). PN Jakbar menolak gugatan permohonan kubu Aburizal Bakrie atas penyelesaian dualisme kepemimpinan DPP Partai Golkar. kompas.com/dani prabowoSekjen DPP Golkar versi Munas Bali Idrus Marham saat memberikan keterangan terkait hasil PN Jakbar, Selasa (24/2/2015). PN Jakbar menolak gugatan permohonan kubu Aburizal Bakrie atas penyelesaian dualisme kepemimpinan DPP Partai Golkar.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie akan mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung terkait hasil putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat atas sengketa dualisme kepemimpinan Partai Gokar.

"Jadi secepatnya kami akan menandatangani akta kasasi dan mengisi memori kasasi," kata kuasa hukum Partai Golkar kubu Aburizal, Yusril Ihza Mahendra dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/2/2015).

Dalam putusannya, PN Jakbar menolak permohonan gugatan kubu Aburizal atas penyelesaian dualisme kepemimpinan DPP Partai Golkar. Ketua Majelis Hakim PN Jakbar Oloan Harianja memutuskan menerima eksepsi tergugat pertama tentang kewenangan PN Jakbar untuk mengadili sengketa.

Yusril menambahkan, sesuai dengan UU tentang Partai Politik, Mahkamah Agung memiliki batas waktu selama 30 hari untuk menyelesaikan gugatan kasasi yang akan diajukan kubu Aburizal. Nantinya, kata Yusril, hanya ada dua putusan yang akan dijatuhkan Mahkamah Agung.

"Putusan itu nanti hanya ada dua yaitu apakah kasasi ditolak atau MA memberikan wewenang kepada PN Jakbar untuk melakukan persidangan penyelesaian sengketa," ujarnya.

Sebelumnya, PN Jakbar memutuskan menolak permohonan yang diajukan kubu Aburizal. Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim merujuk pada pasal 32 UU Partai Politik yang menyebutkan bahwa perselisihan internal parpol diselesaikan secara internal sebelum ke pengadilan.

"Menimbang perselisihan parpol diselesaikan di mahkamah partai sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Penyelesaian internal itu dilakukan oleh suatu mahkamah partai atau yang dibentuk partai," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Setuju Masa Jabatan Presiden Diperpanjang, Gibran: Ibu Bahkan Sudah Packing

Tak Setuju Masa Jabatan Presiden Diperpanjang, Gibran: Ibu Bahkan Sudah Packing

Nasional
Gibran: Saya Melihat Bapak Saya Sendiri Sebagai Atasan Saya

Gibran: Saya Melihat Bapak Saya Sendiri Sebagai Atasan Saya

Nasional
Din Syamsuddin: Pelita Fokus Verifikasi Administrasi Sebelum Bangun Koalisi

Din Syamsuddin: Pelita Fokus Verifikasi Administrasi Sebelum Bangun Koalisi

Nasional
Gibran Rakabuming Akui Bahas Pencalonan Gubernur dengan Pimpinan Parpol

Gibran Rakabuming Akui Bahas Pencalonan Gubernur dengan Pimpinan Parpol

Nasional
Di Rakernas, Partai Pelita Klaim Infrastruktur Partai Telah Terbentuk di Seluruh Provinsi

Di Rakernas, Partai Pelita Klaim Infrastruktur Partai Telah Terbentuk di Seluruh Provinsi

Nasional
Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Gibran Rakabuming: Kita Enggak Ngotot 3 Periode

Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Gibran Rakabuming: Kita Enggak Ngotot 3 Periode

Nasional
Wapres Harap Waisak Jadi Momentum Tingkatkan Kebijaksanaan Umat Buddha

Wapres Harap Waisak Jadi Momentum Tingkatkan Kebijaksanaan Umat Buddha

Nasional
Hormati Pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu, AHY: Saya Lebih Baik Tidak Tergesa-gesa

Hormati Pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu, AHY: Saya Lebih Baik Tidak Tergesa-gesa

Nasional
Update: 88.145 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 1,61 persen

Update: 88.145 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 1,61 persen

Nasional
Mengenal Berbagai Cara Penyelesaian Sengketa Pemilu

Mengenal Berbagai Cara Penyelesaian Sengketa Pemilu

Nasional
Update16 Mei: Cakupan Vaksinasi Dosis Ketiga 20,51 Persen

Update16 Mei: Cakupan Vaksinasi Dosis Ketiga 20,51 Persen

Nasional
Pengertian Kampanye dalam Pemilu dan Pilpres

Pengertian Kampanye dalam Pemilu dan Pilpres

Nasional
Pengertian dan Alasan Penerapan Parliamentary Threshold

Pengertian dan Alasan Penerapan Parliamentary Threshold

Nasional
Update 16 Mei: Ada 1.610 Suspek Covid-19 di Indonesia

Update 16 Mei: Ada 1.610 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Pemanfaatan Teknologi Digital Masyarakat Indonesia Akan Dipamerkan dalam Sidang Kedua DEWG G20

Pemanfaatan Teknologi Digital Masyarakat Indonesia Akan Dipamerkan dalam Sidang Kedua DEWG G20

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.