Kompas.com - 20/06/2013, 18:46 WIB
Penulis Hindra Liauw
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di tiga tempat terkait penyidikan kasus dugaan suap pembahasan revisi peraturan daerah (Perda) PON dan korupsi kehutanan dengan tersangka Gubernur Riau Rusli Zainal. Penggeledahan dilakukan dalam rangka mencari barang bukti tambahan.

"Terkait penyidikan kasus PON dengan tersangka RZ (Rusli Zainal), ada penggeledahan di tiga tempat," kata Juru Bicara KPK Johan Budi. Menurutnya, ketiga tempat itu adalah kantor Perwakilan Riau di Jalan Otto Iskandar Dinata Nomor 107 Jakarta Timur; rumah atas nama M Akil di Jalan Purwakarta Nomor 29, Jakarta Pusat; serta di sebuah rumah atas nama Rahman Akil di Jalan Alam Segar 1 Nomor 9 Jakarta Selatan.

"Tadi mulai sekitar pukul 14.00 WIB, saya tidak dapat informasi yang masih berlangsung di tiga tempat itu yang mana," ujar Johan.

Informasi yang diperoleh Kompas.com, M Akil dan Rahman Akil diduga sebagai orang dekat Rusli. Keduanya adalah ayah dan anak.

KPK menetapkan Rusli Zainal sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi kasus pembahasan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 soal PON Riau.

Rusli diduga menerima suap untuk meloloskan pembahasan Perda itu. Terkait pembahasan Perda yang sama, Rusli juga diduga menyuap sejumlah anggota DPRD Provinsi Riau.

Selain itu, KPK menetapkan Rusli sebagai tersangka atas dugaan melakukan penyalahgunaan wewenang terkait penerbitan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) di Kabupaten Pelalawan, Riau, dari 2001 sampai 2006.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kasus Meme Stupa Roy Suryo, SAFEnet: Bukti Pasal Karet UU ITE Bisa Menyasar Siapa Saja

    Kasus Meme Stupa Roy Suryo, SAFEnet: Bukti Pasal Karet UU ITE Bisa Menyasar Siapa Saja

    Nasional
    Komnas HAM Buka Kemungkinan Periksa Kembali Semua Ajudan Ferdy Sambo

    Komnas HAM Buka Kemungkinan Periksa Kembali Semua Ajudan Ferdy Sambo

    Nasional
    Hadapi Praperadilan Nizar Dahlan, KPK Tegaskan Telah Tindak Lanjuti Laporan terhadap Suharso Monoarfa

    Hadapi Praperadilan Nizar Dahlan, KPK Tegaskan Telah Tindak Lanjuti Laporan terhadap Suharso Monoarfa

    Nasional
    Bupati Mamberamo Tengah Belum Tertangkap, KPK Terus Koordinasi dengan Interpol

    Bupati Mamberamo Tengah Belum Tertangkap, KPK Terus Koordinasi dengan Interpol

    Nasional
    2.816 Jemaah Haji Indonesia Pulang Hari Ini, Berikut Jadwalnya

    2.816 Jemaah Haji Indonesia Pulang Hari Ini, Berikut Jadwalnya

    Nasional
    Petugas LPSK Selesai Periksa Psikologis Istri Ferdy Sambo di Kediamannya

    Petugas LPSK Selesai Periksa Psikologis Istri Ferdy Sambo di Kediamannya

    Nasional
    Beda Pengakuan Bharada E soal Penembakan Brigadir J Dulu dan Terkini...

    Beda Pengakuan Bharada E soal Penembakan Brigadir J Dulu dan Terkini...

    Nasional
    Letjen Maruli Bertemu KSAD Jepang, Paparkan Keistimewaan Kostrad

    Letjen Maruli Bertemu KSAD Jepang, Paparkan Keistimewaan Kostrad

    Nasional
    KPU Minta Pemerintah Segera Proses Revisi Anggaran 2022

    KPU Minta Pemerintah Segera Proses Revisi Anggaran 2022

    Nasional
    LPSK Tiba di Bareskrim, Mau Temui Bharada E yang Diyakini Punya Info Penting

    LPSK Tiba di Bareskrim, Mau Temui Bharada E yang Diyakini Punya Info Penting

    Nasional
    Beredar Video Serda Ucok Buru Pembunuh Brigadir J, TNI AD: Upaya Adu Domba dengan Polri

    Beredar Video Serda Ucok Buru Pembunuh Brigadir J, TNI AD: Upaya Adu Domba dengan Polri

    Nasional
    Geledah Plaza Summarecon Bekasi, KPK Amankan Dokumen Dugaan Aliran Dana Suap Wali Kota Yogyakarta

    Geledah Plaza Summarecon Bekasi, KPK Amankan Dokumen Dugaan Aliran Dana Suap Wali Kota Yogyakarta

    Nasional
    Soal Kasus Brigadir J, Jokowi: Jangan sampai Turunkan Kepercayaan Masyarakat ke Polri

    Soal Kasus Brigadir J, Jokowi: Jangan sampai Turunkan Kepercayaan Masyarakat ke Polri

    Nasional
    Pengakuan Terkini Bharada E: Tulis Surat Permohonan Maaf hingga Menyesal Tembak Brigadir J

    Pengakuan Terkini Bharada E: Tulis Surat Permohonan Maaf hingga Menyesal Tembak Brigadir J

    Nasional
    Ketua KPK Sebut Pengurus Parpol Seharusnya Masuk Penyelenggara Negara

    Ketua KPK Sebut Pengurus Parpol Seharusnya Masuk Penyelenggara Negara

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.