Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
SOROT POLITIK

Geliatkan Ekonomi UMKM, Bupati Sumenep Gelar Bazar Takjil Ramadhan

Kompas.com - 24/03/2023, 17:46 WIB
Dwi NH,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi kembali menyelenggarakan Bazar Takjil Ramadhan sebagai upaya menggeliatkan aktivitas ekonomi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayahnya.

Bazar Takjil Ramadhan merupakan agenda tahunan Kabupaten Sumenep untuk menyambut bulan suci. Kegiatan yang berpusat di Lapangan Kesenian Sumenep (LKS) Gotong Royong ini diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dengan menggandeng Radar Madura.

Tokoh muda Madura itu mengungkapkan, pelaku UMKM bisa menjajakan produk kuliner mereka di Bazar Takjil Ramadhan. Dengan begitu, perekonomian masyarakat akan mengalami peningkatan.

“Kami melaksanakan Bazar Takjil Ramadhan sebagai upaya menggerakkan perekonomian mikro. Kegiatan ini (diselenggarakan) demi membantu masyarakat, sekaligus menyediakan kebutuhan berbuka puasa,” ujar Achmad Fauzi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (24/3/2023).

Baca juga: Tips Tetap Aktif dan Produktif Bekerja Selama Puasa

Ia menjelaskan, tempat pelaksanaan kegiatan Bazar Takjil Ramadhan 2023 memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Bazar Takjil Ramadhan (bertempat) di LKS Gotong Royong agar kegiatan yang direncanakan selama Ramadhan tidak mengganggu masyarakat pengguna jalan umum,” jelas Achmad Fauzi.

Lebih lanjut, ia mengatakan, terdapat berbagai produk yang dijajakan pelaku UMKM di LKS Gotong Royong, antara lain makanan ringan, minuman segar, lauk pauk, sayuran, gorengan hingga kue tradisional khas Kabupaten Sumenep.

Achmad Fauzi berharap, Bazar Takjil Ramadhan dapat memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM.

Baca juga: UU Cipta Kerja Bolehkan UMKM Tak Terapkan Upah Minimum

“Semoga dengan bazar takjil ini pemberdayaan ekonomi benar-benar bermanfaat bagi pedagang atau UMKM, termasuk masyarakat yang ingin membeli menu makanan favorit untuk berbuka puasa,” tuturnya.

 
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Menteri PAN-RB Enggan Komentari Istrinya yang Diduga Diintimidasi Polisi

Menteri PAN-RB Enggan Komentari Istrinya yang Diduga Diintimidasi Polisi

Nasional
Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Juga Dilaporkan Korban ke Puspom TNI

Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Juga Dilaporkan Korban ke Puspom TNI

Nasional
LPSK Berikan Perlindungan Fisik kepada Eks Ajudan dan Sopir Syahrul Yasin Limpo

LPSK Berikan Perlindungan Fisik kepada Eks Ajudan dan Sopir Syahrul Yasin Limpo

Nasional
Menko PMK Sebut Pembangunan 'Buffer Zone' Pelabuhan Merak Terhambat Pembebasan Lahan

Menko PMK Sebut Pembangunan "Buffer Zone" Pelabuhan Merak Terhambat Pembebasan Lahan

Nasional
Pemerintah Bakal Rekrut 200.000 CASN untuk Ditempatkan di IKN

Pemerintah Bakal Rekrut 200.000 CASN untuk Ditempatkan di IKN

Nasional
MK: Amicus Curiae yang Diserahkan Setelah Tanggal 16 April Tak Jadi Pertimbangan dalam RPH

MK: Amicus Curiae yang Diserahkan Setelah Tanggal 16 April Tak Jadi Pertimbangan dalam RPH

Nasional
Ungkit Prabowo-Gibran Selalu Dituding Curang, TKN: Kami Sulit Menahan Pendukung untuk Tidak Reaktif

Ungkit Prabowo-Gibran Selalu Dituding Curang, TKN: Kami Sulit Menahan Pendukung untuk Tidak Reaktif

Nasional
Pemerintah Sebut Sistem 'One Way', 'Contraflow' dan Ganjil-Genap Terus Disempurnakan

Pemerintah Sebut Sistem "One Way", "Contraflow" dan Ganjil-Genap Terus Disempurnakan

Nasional
2 Pegawai Maskapai Swasta Ditangkap, Selundupkan Narkoba ke Kabin Pesawat

2 Pegawai Maskapai Swasta Ditangkap, Selundupkan Narkoba ke Kabin Pesawat

Nasional
Momen Emosional SYL Tanggapi Keterangan Eks Ajudannya

Momen Emosional SYL Tanggapi Keterangan Eks Ajudannya

Nasional
Pemerintah Ingin Ada Aplikasi yang Intergrasikan Program Mudik Gratis

Pemerintah Ingin Ada Aplikasi yang Intergrasikan Program Mudik Gratis

Nasional
Pemerintah Klaim Macet Panjang ke Pelabuhan Merak Bakal Hilang Setelah Ada 'Buffer Zone'

Pemerintah Klaim Macet Panjang ke Pelabuhan Merak Bakal Hilang Setelah Ada "Buffer Zone"

Nasional
Anwar Usman Boleh Tangani Sengketa Pileg di MK, kecuali yang Libatkan PSI

Anwar Usman Boleh Tangani Sengketa Pileg di MK, kecuali yang Libatkan PSI

Nasional
Matangkan Pemindahan ASN ke IKN, Menpan-RB: Ini Bukan Hanya Pindah Tempat Kerja

Matangkan Pemindahan ASN ke IKN, Menpan-RB: Ini Bukan Hanya Pindah Tempat Kerja

Nasional
Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Dilaporkan Korban ke Bareskrim

Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Dilaporkan Korban ke Bareskrim

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com