Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengertian Koperasi Menurut Ahli

Kompas.com - 05/06/2022, 01:00 WIB
Monica Ayu Caesar Isabela

Penulis

KOMPAS.com - Koperasi sering dikaitkan dengan upaya kelompok-kelompok individu yang bermaksud mewujudkan tujuan konkret melalui kegiatan ekonomis yang dilaksanakan bersama-sama.

Pengertian koperasi juga dapat ditelaah dari pendekatan asal kata yaitu bahasa latin "coopere" yang dalam Bahasa Inggris disebut cooperation.

Co berarti bersama dan operation memiliki arti bekerja. Cooperation berarti bekerja sama.

Sejumlah ahli dan lembaga juga mengemukakan pengertian dari koperasi. Berikut pengertian koperasi menurut para ahli:

Organisasi Buruh Internasional atau International Labour Organization (ILO)

Pengertian koperasi menurut ILO adalah perkumpulan orang-orang dengan tujuan ekonomi yang ingin dicapai di mana anggotanya bergabung secara sukarela.

Koperasi dapat berbentuk bisnis yang diawasi dan dikendalikan secara demokratis. Terdapat kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkan serta risiko dan manfaat ditanggung anggota secara seimbang.

Baca juga: 4 Jenis Simpanan dalam Koperasi Simpan Pinjam

Dari definisi tersebut, terdapat enam elemen yang terkandung dalam koperasi, yaitu:

  • Koperasi adalah perkumpulan orang-orang.
  • Penggabungan orang-orang tersebut berdasarkan kesukarelaan.
  • Terdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapai.
  • Koperasi yang dibentuk adalah suatu organisasi bisnis yang diawai dan dikendalikan secara demokratis.
  • Terdapat kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkan.
  • Anggota koperasi menerima risiko dan manfaat secara seimbang.

Undang-undang Nomor 17 Tahun 2012

Pengertian koperasi menurut Undang-undang Nomor 17 Tahun 2012 adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum koperasi.

Dilakukan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha. Koperasi dijalankan sesuai aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip koperasi.

Mohammad Hatta

Mohammad Hatta mendefinisikan koperasi dengan lebih sederhana. Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong-menolong.

Semangat tolong-menolong tersebut didorong oleh keinginan memberi jasa kepada kawan berdasarkan prinsip seorang untuk semua dan semua untuk seorang.

Baca juga: Unsur-unsur Organisasi Koperasi

 

Arifinal Chaniago

Arifinal Chaniago mendefinisikan koperasi sebagai suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum yang memberikan kebebasan kepada anggota untuk masuk dan keluar.

Koperasi dijalankan dengan bekerja sama secara kekeluargaan untuk meningkatkan kesejahteraan jasmaniah para anggotanya.

PJV Dooren

Menurut PJV Dooren, koperasi adalah sebuah asosiasi anggota, baik pribadi maupun perusahaan yang telah secara sukarela datang bersama-sama dalam mengejar tujuan ekonomi umum.

Dooren memperluas pengertian koperasi di mana koperasi tidak hanya kumpulan orang-orang, tetapi dapat juga merupakan kumpulan dari badan hukum atau corporate.

Munkner

Munkner mengartikan koperasi sebagai organisasi tolong-menolong yang menjalankan "urus niaga" secara kumpulan dan berasaskan pada konsep tolong-menolong.

Aktivitas dalam urus niaga semata-mata bertujuan ekonomi, bukan sosial seperti yang terkandung dalam prinsip gotong royong.

 

Referensi

  • Sattar. 2018. Ekonomi Koperasi. Yogyakarta: Penerbit Deepublish
  • Suwendra, I Wayan. 2018. Manajemen Koperasi. Depok: PT Rajagrafindo Persada
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sebut Jaksa TI Tak Punya Mercy, KPK: Foto di Rumah Tetangga

Sebut Jaksa TI Tak Punya Mercy, KPK: Foto di Rumah Tetangga

Nasional
Kasus Korupsi Timah, Kejagung Dalami Kepemilikan Jet Pribadi Harvey Moeis

Kasus Korupsi Timah, Kejagung Dalami Kepemilikan Jet Pribadi Harvey Moeis

Nasional
Prabowo Minta Pendukung Tak Gelar Aksi saat MK Bacakan Putusan Sengketa Pilpres 2024

Prabowo Minta Pendukung Tak Gelar Aksi saat MK Bacakan Putusan Sengketa Pilpres 2024

Nasional
Demokrat Sampaikan Kriteria Kadernya yang Bakal Masuk Kabinet Mendatang

Demokrat Sampaikan Kriteria Kadernya yang Bakal Masuk Kabinet Mendatang

Nasional
Antam Fokus Eksplorasi 3 Komoditas, Pengeluaran Preliminary Unaudited  Capai Rp 17,43 Miliar

Antam Fokus Eksplorasi 3 Komoditas, Pengeluaran Preliminary Unaudited Capai Rp 17,43 Miliar

Nasional
KPK Akan Panggil Kembali Gus Muhdlor sebagai Tersangka Pekan Depan

KPK Akan Panggil Kembali Gus Muhdlor sebagai Tersangka Pekan Depan

Nasional
Gibran Dikabarkan Ada di Jakarta Hari Ini, TKN: Agenda Pribadi

Gibran Dikabarkan Ada di Jakarta Hari Ini, TKN: Agenda Pribadi

Nasional
Unjuk Rasa di Patung Kuda Diwarnai Lempar Batu, TKN Minta Pendukung Patuhi Imbauan Prabowo

Unjuk Rasa di Patung Kuda Diwarnai Lempar Batu, TKN Minta Pendukung Patuhi Imbauan Prabowo

Nasional
Pemerintahan Baru Indonesia dan Harapan Perdamaian Rusia-Ukraina

Pemerintahan Baru Indonesia dan Harapan Perdamaian Rusia-Ukraina

Nasional
Prabowo Terima Kunjungan Eks PM Inggris Tony Blair di Kemenhan, Ini yang Dibahas

Prabowo Terima Kunjungan Eks PM Inggris Tony Blair di Kemenhan, Ini yang Dibahas

Nasional
KPK Sebut Surat Sakit Gus Muhdlor Ganjil: Agak Lain Suratnya, Sembuhnya Kapan Kita Enggak Tahu

KPK Sebut Surat Sakit Gus Muhdlor Ganjil: Agak Lain Suratnya, Sembuhnya Kapan Kita Enggak Tahu

Nasional
Panglima AL Malaysia Datang ke Indonesia, Akan Ikut Memperingati 3 Tahun KRI Nanggala

Panglima AL Malaysia Datang ke Indonesia, Akan Ikut Memperingati 3 Tahun KRI Nanggala

Nasional
Beralasan Sakit, Gus Muhdlor Tak Penuhi Panggilan KPK

Beralasan Sakit, Gus Muhdlor Tak Penuhi Panggilan KPK

Nasional
Minta MK Urai Persoalan pada Pilpres 2024, Sukidi: Seperti Disuarakan Megawati

Minta MK Urai Persoalan pada Pilpres 2024, Sukidi: Seperti Disuarakan Megawati

Nasional
PPATK Bakal Tindaklanjuti Informasi Jokowi soal Indikasi Pencucian Uang lewat Aset Kripto Rp 139 Triliun

PPATK Bakal Tindaklanjuti Informasi Jokowi soal Indikasi Pencucian Uang lewat Aset Kripto Rp 139 Triliun

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com