Kompas.com - 25/05/2022, 09:03 WIB
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri RI (Menlu RI) Retno Marsudi mengatakan, Indonesia merupakan negara pertama di Asia yang menjadi tuan rumah Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR).

GPDRR merupakan pertemuan multistakeholders terbesar yang dikelola oleh United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR).

Tahun ini, GPDRR mengusung tema From Risk to Resilience, atau mengubah risiko menjadi ketahanan menuju tujuan berkelanjutan untuk semua.

"Jadi pertemuan GPDRR ini pertemuan dalam konteks UN dituanrumahi oleh Indonesia dan berlangsungnya GPDRR ke-7 di Indonesia merupakan yang pertama kali dilakukan di Asia," ujar Retno seperti dikutip dari keterangannya, Rabu (25/5/2022).

Ia pun mengatakan, peran Indonesia sebagai tuan rumah GDPRR menunjukkan kepercayaan dunia atas kepemimpinan Indonesia sebagai pemimpin dalam isu-isu kebencanaan.

Baca juga: Menlu Retno: GDPRR Jadi Ajang Pertukaran Pengalamanan Penanganan Bencana

"Kedua, pertemuan ini akan digunakan untuk pertukaran pengalaman, best practice capacity building, dalam menangani bencana yang tidak terjadi hanya sekali, tetapi dari waktu ke waktu," jelas Retno.

GPDRR dinilai sebagai platform multistakeholders yang paling tepat untuk melakukan pertukaran pengalaman dalam memperkuat kemitraan menuju resiliensi berkelanjutan.

Multistakeholders yang dimaksud tercermin dari partisipasi perwakilan non-governmental organization (NGO) sebanyak 24 persen, pemerintah 20 persen, akademisi 11 persen, dan kalangan bisnis sebanyak tujuh persen.

Forum ini juga akan digunakan Menteri Retno melakukan pertemuan bilateral dengan President of the 76th Session of the United Nations General Assembly Abdulla Shahid selaku dan Deputy Secretary-General of the United Nations Amina Mohammed.

Hingga saat ini, tercatat peserta GPDRR yang mendaftar mencapai 6.000 orang dari 183 negara.

Pertemuan masih dilakukan secara hybrid, tetapi lebih dari 80 persen akan hadir secara fisik di lokasi acara.

Baca juga: Kunjungi Bali, Jokowi Akan Hadiri GPDRR 2022 hingga Bertemu Wapres Zambia

Retno mengatakan, antusiasme ini menegaskan kembali posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam agenda kebencanaan di kawasan Asia Tenggara, Asia-Pasifik, dan dunia.

"GPDRR menjadi momentum Indonesia melakukan soft diplomacy kepemimpinan dalam agenda kebencanaan dunia pascapandemi Covid-19," kata Retno.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.