Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Naik Satu Poin, KPK Pastikan Tak Akan Berpuas Diri

Kompas.com - 26/01/2022, 13:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri menyatakan, KPK tidak akan berpuas diri meski angka indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia pada tahun 2021 naik satu poin dari 37 ke 38.

Firli menegaskan, perlu ada kerja keras dari semua pihak, termasuk pihak eksekutif, legislatif, yudikatif, dan partai politik, untuk terus meningkatkan angka IPK Indonesia.

"Kita tidak akan pernah berpuas diri dengan angka-angka CPU ini tetapi untuk meningkatkannya perlu kerja keras dari seluruh anak bangsa, dari seluruh kamar-kamar kekuasaan," kata Firli dalam rapat dengan Komisi III DPR, Rabu (26/1/2022).

Baca juga: Naik Satu Poin, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2021 Jadi 38

Secara khusus, Firli menyoroti indeks World Justice Project sebagai salah satu indeks yang diukur dalam penghitungan IPK yang berada di angka 23.

Ia mengemukakan, indeks World Justice Project mengukur ketaatan suatu negara dalam penegakan hukum serta kewenangan publik pada kekuatan eksekutif, yudikatif, legislatif, kepolisian, dan militer.

"Dengan angka 23, tentu ini PR besar bagi kita bersama-sama. Karenanya tadi di awal kami sampaikan perlu orkestrasi pemberantasan korupsi yang melibatkan seluruh kamar-kamar kekuasaan dan partai politik," kata Firli.

Sebelumnya diberitakan, IPK atau corruption perception index (CPI) Indonesia tahun 2021 berada di angka 38 pada skala 0-100. Hal itu, diketahui dari data yang dirilis Transparency International Indonesia (TII).

Dari skor tersebut, angka 0 menunjukkan sangat korup sedangkan, 100 adalah sangat bersih.

"Indonesia pada tahun 2021 memperoleh skor 38 dengan ranking 96. Ini menandakan bahwa dibanding dengan tahun 2020, skor Indonesia naik satu poin. Dari 37 ke 38," ujar Manajer Riset TII, Wawan Suyatmiko, dalam konferensi pers, "Peluncuran Corruption Perception Index 2021", Selasa kemarin.

Wawan menyebutkan, ada lima negara lain yang juga memiliki IPK dan ranking yang sama dengan Indonesia. Negara tersebut adalah Argentina, Brasil, Turki, Serbia, dan Lesotho.

Sementara itu, Indonesia berada pada peringkat kelima di kawasan Asean. Peringkat itu berada di bawah Vietnam yang IPK-nya mencapai 39, Timor Leste 41, Malaysia 48, dan Singapura 85.

Di sisi lain, Indonesia berada di peringkat 16 dalam negara-negara yang tergabung di G20. Indonesia masih di bawah Argentina dan Brasil yang skor IPK-nya sama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.