Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/08/2021, 11:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Presiden RI, Fadjroel Rachman menanggapi pertanyaan seputar isu reshuffle atau perombakan kabinet yang kembali mengemuka.

Isu reshuffle ini mengemuka setelah Presiden Joko Widodo bertemu ketua umum dan sekjen partai koalisi pemerintah.

"Tentang reshuffle kabinet itu adalah hak prerogatif beliau. Saya hanya bisa katakan soal reshuflle setelah presiden bicara. Jadi presiden bicara dulu, baru saya bicara," ujarnya dalam diskusi virtual pada Sabtu (28/8/2021).

"Walau mungkin sesuatunya sudah beredar di mana-mana tapi saya tak akan melanggar SOP. Jadi presiden dulu bicara baru saya bicara. Karena saya prajurit dan beliau adalah panglima tertinggi," lanjutnya.

Baca juga: Gerindra Tak Mau Beranda-andai Soal Reshuffle Setelah PAN Disebut Masuk Koalisi

Fadjroel menuturkan, saat ini fokus presiden adalah soal pandemi Covid-19.

Sehingga presiden bersama dengan seluruh menteri di kabinet Indonesia Maju hanya fokus selesaikan pandemi ini.

Sementara itu, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mengatakan, pertemuan antara parpol dan sekjen 7 partai tidak menyinggung soal reshuffle.

Sebagaimana diketahui, PAN termasuk dalam partai yang bertemu Jokowi pada 25 Agustus 2021.

"Saya kira ini kehormatan bagi kami diajak atau diundang, tapi setahu saya belum ada pembicaraan masalah koalisi atau berapa atau kapan reshuffle itu sama sekali tidak disinggung," kata Yandri.

Sebagaimana diketahui, pertemuan Jokowi dengan pimpinan parpol dilakukan di Istana Negara pada Rabu pekan lalu.

Adapun peserta pertemuan yakni Presiden Joko Widodo beserta tujuh ketua umum dan tujuh sekjen parpol.

Baca juga: Kata Istana soal Isu Reshuffle Kabinet Setelah PAN Merapat ke Koalisi

Mereka adalah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristianto, Ketua umum Nasdem Surya Paloh didampingi Sekjen Nasdem Johnny G Plate, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto didampingi Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto didampingi Sekjen Golkar Lodewijck Paulus.

Kemudian, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar didampingi Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, Ketua Umum PPP Bapak Suharso Monoarfa didampingi Sekjen PPP Arwani Thomafi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.