TNI Buka Pendaftaran Calon Perwira Penerbang Jebolan SMA-MA Jurusan IPA, Ini Syaratnya

Kompas.com - 23/08/2021, 13:58 WIB
Prajurit TNI Angkatan Udara mengikuti latihan tempur Jalak Sakti 2020 di Pangkalan Angkatan Udara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh, Selasa (8/9/2020). Latihan tersebut bertujuan untuk memberikan kemampuan penerbang TNI AU pada misi-misi pertempuran dalam operasi udara, sekaligus meningkatkan kemampuan koordinasi dan kerjasama antara penerbang yang mengoperasikan alutsista TNI AU. AFP/CHAIDEER MAHYUDDINPrajurit TNI Angkatan Udara mengikuti latihan tempur Jalak Sakti 2020 di Pangkalan Angkatan Udara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh, Selasa (8/9/2020). Latihan tersebut bertujuan untuk memberikan kemampuan penerbang TNI AU pada misi-misi pertempuran dalam operasi udara, sekaligus meningkatkan kemampuan koordinasi dan kerjasama antara penerbang yang mengoperasikan alutsista TNI AU.

JAKARTA, KOMPAS.com - TNI membuka pendaftaran calon perwira Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) penerbang tahun ajaran 2021 bagi lulusan SMA dan Madrasah Aliyah (MA) jurusan IPA secara gratis.

Informasi pembukaan penerimaan calon perwira PSDP penerbang ini dibenarkan pihak Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Kodiklat) TNI.

"Info tersebut benar," ujar Kepala Penerangan Kodiklat TNI Letkol Cba (K) Nuraeni kepada Kompas.com, Senin (23/8/2021).

Berdasarkan informasi yang diterima Kompas.com, pendaftaran calon perwira PSDP penerbang TNI akan ditutup pada 31 Agustus 2021.

Baca juga: Siswa SD yang Dianiaya Oknum Anggota TNI Mengeluh Nyeri di Pipi

Bagi masyarakat jebolan SMA dan MA jurusan IPA yang berminat, dapat menyimak rincian pendaftaran sebagai berikut:

Waktu Pendidikan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nantinya, para peserta menjalani serangkaian pendidikan yang berlangsung di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah dan Pangkalan Udara (Lanud) Sulaiman, Bandung, Jawa Barat selama 6 bulan.

Adapun rincian pendidikan tersebut meliputi pendidikan dasar keprajuritan (Diksarit) selama 3 bulan, pendidikan dasar golongan perwira (Diksargolpa) 2 bulan, dan pendidikan dasar para (Dikpara) 1 bulan.

Selain itu, peserta juga akan menempuh pendidikan di Lanud Adisutjipto, DIY selama 23 bulan yang meliputi, pendidikan intensif bahasa inggris 3 bulan, bina kelas dan bina terbang 19 bulan, dan kursus GPL 1 bulan.

Baca juga: Panglima TNI Minta Petugas Gencarkan Tracing Kontak Erat Covid-19 di Boyolali

Persyaratan:

1. Warga Negara Indonesia (WNI)

2. Pria

3. Bukan prajurit TNI/anggota Polri/PNS

4. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

5. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

6. Berusia tidak lebih dari 22 tahun dan tidak kurang dari 17 tahun 9 bulan saat pembukaan Pendidikan Pertama

7. Sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba

8. Menyertakan Surat Keterangan Bersih Diri (SKBD)

9. Tidak mempunyai catatan kriminal yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri

10. Tidak kehilangan hak untuk menjadi prajurit TNI, berdasarkan putusan pengadilan yang telah mendapatkan kekuatan hukum tetap

11. Lulusan SMA/MA tahun 2021 jurusan IPA, nilai rata-rata rapor semester 1 s/d 6 terdiri dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Biologi, Matematika, Kimia, Bahasa Inggris, Fisika minimal 75,00 dan tidak ada mata pelajaran dibawah 65,00

12. Lulusan SMA/MA tahun 2020 mempunyai nilai rata-rata rapor semester 1 s/d 6 terdiri dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Biologi, Matematika, Kimia, Bahasa Inggris, Fisika minimal 70,00 dan tidak ada nilai mata pelajaran dibawah 60,00

13. Lulusan SMA/MA tahun 2019 mempunyai nilai UN rata-rata IPA minimal 47,50

14. Lulusan SMA/MA tahun 2018 mempunyai nilai UN rata-rata IPA minimal 46,00

15. Lulusan SMA/MA tahun 2017 mempunyai nilai UN rata-rata IPA minimal 47,00

16. Lulusan SMA/MA tahun 2016 mempunyai nilai UN rata-rata IPA minimal 50,00

17. Tinggi badan tidak kurang dari 165 cm dengan panjang kaki tidak kurang dari 100 cm

18. Bersedia ditempatkan dan ditugaskan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Cara mendaftar:

Bagi masyarakat yang berminat dalam pembukaan ini dapat melakukan pendaftaran online melalui website resmi, https://rekrutmen-tni.mil.id/registrasi/pa-psdp-penerbang.

Selanjutnya, calon peserta melakukan pencetakan formulir dan daftar ulang secara fisik ke salah satu lokasi penerimaan calon perwira PSDP penerbang TNI.

Lokasi penerimaan

1. Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta

2. Lanud Husein Sastra Negara, Bandung

3. Kodam IV/Dip, Semarang

4. Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta

5. Ajenrem 084/BJ, Surabaya

6. Lantamal I Belawan, Medan

7. Ajendam II/Swj, Palembang

8. Lantamal IV/Tg. Pinang, Tanjung Pinang

9. Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru

10. Lanud Supadio, Pontianak

11. Lanud Hnd, Makassar

12. Ajendam IX/Udy, Bali

13. Ajendam XVII/Cen, Jayapura

Seleksi RIK/uji tingkat daerah

1. Seleksi administrasi

2. Seleksi kesehatan

3. Seleksi mental ideologi

4. Seleksi kesamaptaan jasmani, postur, renang

Seleksi RIK/uji tingkat pusat:

1. Seleksi administrasi

2. Seleksi kesehatan

3. Seleksi mental ideologi

4. Seleksi kesamaptaan jasmani, postur, renang

5. Seleksi psikologi penerbang

6. Seleksi pengetahuan/akademik

7. Tes bakat terbang

Perlu diketahui, lulusan sekolah penerbang PSDP TNI nantinya akan diangkat menjadi prajurit berpangkat Letnan Dua (Letda) dan menjalankan ikatan dinas pertama untuk jangka waktu selama 10 tahun.

Kemudian, juga akan diberikan pilihan untuk tetap berkarier di TNI atau mengakhiri ikatan dinas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 14 Desember, Sejumlah Daerah Kembali ke Level 2

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 14 Desember, Sejumlah Daerah Kembali ke Level 2

Nasional
Polri: Bentrokan Personel Kopassus dan Brimob di Tembagapura Tak Ganggu Soliditas TN-Polri

Polri: Bentrokan Personel Kopassus dan Brimob di Tembagapura Tak Ganggu Soliditas TN-Polri

Nasional
Luhut: Masyarakat Jangan Panik Varian Omicron, Hanya Perlu Waspada

Luhut: Masyarakat Jangan Panik Varian Omicron, Hanya Perlu Waspada

Nasional
Hasil Evaluasi PPKM, Luhut Sebut Situasi Covid-19 di Jawa-Bali Stabil

Hasil Evaluasi PPKM, Luhut Sebut Situasi Covid-19 di Jawa-Bali Stabil

Nasional
Mahfud MD: Pemerintah Targetkan Revisi UU Cipta Kerja Kurang dari 2 Tahun

Mahfud MD: Pemerintah Targetkan Revisi UU Cipta Kerja Kurang dari 2 Tahun

Nasional
Muhaimin Bertemu Uskup Agung Jakarta, Bahas Refleksi Natal hingga Papua

Muhaimin Bertemu Uskup Agung Jakarta, Bahas Refleksi Natal hingga Papua

Nasional
Harap Ada Poros Ketiga pada Pilpres 2024, PPP Singgung Keterbelahan Masyarakat

Harap Ada Poros Ketiga pada Pilpres 2024, PPP Singgung Keterbelahan Masyarakat

Nasional
Polisi Militer Selidiki Keributan antara Prajurit TNI di Batam

Polisi Militer Selidiki Keributan antara Prajurit TNI di Batam

Nasional
Temui Kardinal Suharyo, Gus Muhaimin: Bangsa Kita Semakin Kokoh dalam Persatuan

Temui Kardinal Suharyo, Gus Muhaimin: Bangsa Kita Semakin Kokoh dalam Persatuan

Nasional
Komisi II Targetkan Jadwal Pemilu 2024 Dapat Disepakati pada Awal 2022

Komisi II Targetkan Jadwal Pemilu 2024 Dapat Disepakati pada Awal 2022

Nasional
Fadli Zon Dilaporkan ke MKD DPR karena Kicauan Terkait UU Cipta Kerja

Fadli Zon Dilaporkan ke MKD DPR karena Kicauan Terkait UU Cipta Kerja

Nasional
Arsul Sani PPP: Reshuffle? Saya Tanya Tokek Istana Dulu

Arsul Sani PPP: Reshuffle? Saya Tanya Tokek Istana Dulu

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Duga Ada Unsur KKN pada Bisnis PCR

Koalisi Masyarakat Sipil Duga Ada Unsur KKN pada Bisnis PCR

Nasional
Arsul Sani Dukung Revisi UU PPP untuk Atur Mekanisme Omnibus Law

Arsul Sani Dukung Revisi UU PPP untuk Atur Mekanisme Omnibus Law

Nasional
Amphuri Sambut Baik Kebijakan Arab Saudi soal Syarat Penyelenggaraan Umrah

Amphuri Sambut Baik Kebijakan Arab Saudi soal Syarat Penyelenggaraan Umrah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.