Ini Panduan Isolasi Mandiri untuk Anak yang Positif Covid-19 dari IDAI

Kompas.com - 16/07/2021, 09:16 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) KOMPAS.COM/ShutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI membuat panduan isolasi mandiri bagi anak yang mengalami Covid-19. Dalam panduan itu disebutkan bahwa isolasi mandiri untuk anak diperbolehkan apabila memenuhi beberapa syarat.

Di antaranya adalah anak tidak mengalami gejala atau asimptomatik. Atau hanya mengalami gejala ringan seperti batuk, pilek, demam, diare, muntah, dan ruam-ruam.

Isolasi mandiri juga diperbolehkan bila anak masih terlihat aktif, bisa makan dan minum serta lingkungan rumah atau kamar memiliki ventilasi yang baik.

Baca juga: Ini 9 Tanda Bahaya Saat Anak Positif Covid-19, Salah Satunya Banyak Tidur

Segera bawa anak ke rumah sakit bila anak menujukkan gejala seperti banyak tidur, napas cepat, ada cekungan di dada, dan hidung kembang kempis.

Kemudian saturasi oksigen anak di bawah 95 persen, mata merah, ruam, leher bengkak, demam lebih dari tujuh hari, tidak bisa makan dan minum, mata cekung, jarang buang air kecil dan terjadi penuruan kesadaran.

IDAI mengatakan bahwa orang tua tetap dapat mengasuh anak yang positif Covid-19. Namun, hanya disarankan bagi orang tua atau pengasuh yang berisiko rendah terhadap gejala Covid-19.

Jika ada anggota keluarga yang positif, maka dapat diisolasi bersama. Bila orang tua dan anak berbeda status Covid-19, disarankan berikan jarak tidur dua meter atau di kasur terpisah.

Baca juga: Ketika Anak Positif Covid-19, Seperti Apa Panduan Isolasinya di Rumah?

Alat yang perlu disediakan orang tua di rumah selama anak mengalami Covid-19 adalah termometer atau pengukur suhu dan oxymeter yaitu pengukur saturasi oksigen dan frekuensi nadi.

Selain itu, obat-obatan seperti obat demam, zinc dan multivitamin sepeti vitamin C, dan vitamin D3 juga perlu disiapkan.

IDAI menyarankan pemberian vitamin C untuk anak usia 1-3 tahun maksimal 400 mg/hari. Usia 4-8 tahun 600 mg/hari, usia 9-13 tahun maksimal 1200 mg/hari, dan usia 14-18 tahun maksimal 1800 mg/hari.

Sedangkan pemberian vitamin D3 untuk anak usia kurang dari 3 tahun 400 U/hari, anak 1000 U/hari, remaja 2000 U/hari dan remaja obesitas 5000 U/hari.

Baca juga: Banyak Anak Positif Covid-19, Anies: Lindungi seperti Anak Sendiri

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Komisi II: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu 7-9 Februari 2022

Anggota Komisi II: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu 7-9 Februari 2022

Nasional
Pekan Depan, Kejagung Periksa Purnawirawan TNI Terkait Kasus Satelit Kemenhan

Pekan Depan, Kejagung Periksa Purnawirawan TNI Terkait Kasus Satelit Kemenhan

Nasional
DPR, KPU, dan Bawaslu Disebut Akan Bahas Aturan Kampanye Pemilu di Ruang Digital

DPR, KPU, dan Bawaslu Disebut Akan Bahas Aturan Kampanye Pemilu di Ruang Digital

Nasional
Mahfud Sebut TNI di Papua Kini Bersifat Defensif, Bukan Ofensif

Mahfud Sebut TNI di Papua Kini Bersifat Defensif, Bukan Ofensif

Nasional
Mahfud Tegaskan Tak Ada Unsur SARA pada Bentrokan di Pulau Haruku

Mahfud Tegaskan Tak Ada Unsur SARA pada Bentrokan di Pulau Haruku

Nasional
18 Pegawai KPK yang Terpapar Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

18 Pegawai KPK yang Terpapar Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

Nasional
Soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Negara, Kejagung: Bukan Impunitas dan Masih Wacana

Soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Negara, Kejagung: Bukan Impunitas dan Masih Wacana

Nasional
18 Pegawai Terpapar Covid-19, KPK Atur Proporsi Kerja

18 Pegawai Terpapar Covid-19, KPK Atur Proporsi Kerja

Nasional
Kritik Wacana Jaksa Agung soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta, ICW: Menambah Semangat Para Pelaku

Kritik Wacana Jaksa Agung soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta, ICW: Menambah Semangat Para Pelaku

Nasional
Perjalanan Rahasia Soeharto: Menginap Rumah Warga hingga Bekal Beras dan Tempe

Perjalanan Rahasia Soeharto: Menginap Rumah Warga hingga Bekal Beras dan Tempe

Nasional
KPK Umumkan 18 Pegawai Positif Covid-19

KPK Umumkan 18 Pegawai Positif Covid-19

Nasional
Mengenal Weighted Vest, 'Rompi Militer' yang Dipakai AHY Berolahraga

Mengenal Weighted Vest, "Rompi Militer" yang Dipakai AHY Berolahraga

Nasional
Jokowi Ajak Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Manfaatkan Telemedisin

Jokowi Ajak Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Manfaatkan Telemedisin

Nasional
Kisah Cinta Soeharto-Ibu Tien, Perjodohan, dan Kesedihan di TMII

Kisah Cinta Soeharto-Ibu Tien, Perjodohan, dan Kesedihan di TMII

Nasional
ICW Pertanyakan Dasar Hukum Jaksa Agung Terkait Rencana Penindakan Koruptor di Bawah Rp 50 Juta

ICW Pertanyakan Dasar Hukum Jaksa Agung Terkait Rencana Penindakan Koruptor di Bawah Rp 50 Juta

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.