Kompas.com - 14/07/2021, 18:26 WIB
Petugas memakamkan jenazah dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta, Minggu (4/7/2021). Jumlah kematian akibat COVID-19 per hari Minggu (4/7/2021) mencapai 555 kasus, yang menjadi rekor tertinggi sejak kasus pertama COVID-19 di Indonesia diumumkan Presiden Joko Widodo pada awal Maret 2020.  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww. 
ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAPetugas memakamkan jenazah dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta, Minggu (4/7/2021). Jumlah kematian akibat COVID-19 per hari Minggu (4/7/2021) mencapai 555 kasus, yang menjadi rekor tertinggi sejak kasus pertama COVID-19 di Indonesia diumumkan Presiden Joko Widodo pada awal Maret 2020. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Penulis Dani Prabowo
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com – Ragam pesan “dibutuhkan donor plasma konvalesen untuk...” membanjiri deretan Instagram story dalam beberapa waktu terakhir.

Pada saat bersamaan, pesan berantai berisi kabar duka, baik itu dari rekan kerja maupun sanak famili, masuk melalui aplikasi layanan percakapan daring WhatsApp.

Di akhir pesan, tak jarang terselip peringatan yang berisi “jenazah akan dimakamkan dengan protokol Covid-19”.

Frustrasi? Tentu saja.

Baca juga: 500 Hari Covid-19, Data Ungkap Kondisi Indonesia Semakin Memprihatinkan...

Pandemi Covid-19 di Indonesia telah berjalan selama 500 hari sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama pada 2 Maret 2020.

Selama itu pula, para tenaga kesehatan mulai dari dokter, perawat, tenaga laboratorium, hingga relawan yang membantu dalam proses antar jemput pasien, jenazah hingga petugas pengubur jenazah, berjibaku dengan waktu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat, total kasus Covid-19 di Tanah Air mencapai 2.670.046 kasus hingga hari ini, Rabu (13/7/2021).

Jumlah tersebut mengalami penambahan 54.517 kasus baru Covid-19 dalam sehari, yang sekaligus merupakan rekor penambahan kasus tertinggi selama pandemi berlangsung.

Kondisi ini diperparah dengan banyaknya pasien yang masih menjalani perawatan, yakni mencapai 443.473 orang.

Baca juga: UPDATE: 443.473 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Jumlah tersebut adalah data yang tercatat oleh pemerintah. Tak menutup kemungkinan ada pasien positif Covid-19 yang tak terdeteksi keberadaannya namun berada di sekitar masyarakat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pun telah menyampaikan agar fasilitas kesehatan harus mempersiapkan diri menghadapi potensi lonjakan kasus Covid-19, paling tidak hingga akhir Juli.

Prediksi ini sebelumnya telah disampaikan oleh pemerintah jauh-jauh hari, menyusul masih adanya mobilitas masyarakat pada saat libur panjang hari raya beberapa waktu lalu yang bersamaan dengan masuknya varian delta ke Tanah Air, yang diyakini lebih menular dibandingkan varian lain.

"Kalau saya melihat, mungkin kita harus antisipasi sampai akhir bulan ini, kita harus benar-benar mempersiapkan fasilitas kesehatan kita," kata Budi dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Menkes Minta Faskes Siap Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 hingga Akhir Juli

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 20 September: 45,2 Juta Orang Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 20 September: 45,2 Juta Orang Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Luhut: Kami Tak Akan Lakukan Perubahan Kebijakan Pandemi yang Drastis, Mohon Pengertiannya

Luhut: Kami Tak Akan Lakukan Perubahan Kebijakan Pandemi yang Drastis, Mohon Pengertiannya

Nasional
Luhut: Positivity Rate Covid-19 Indonesia Kini di Bawah 2 Persen

Luhut: Positivity Rate Covid-19 Indonesia Kini di Bawah 2 Persen

Nasional
Luhut: Liga 2 Bisa Digelar di Daerah PPKM Level 3 dan 2 di Jawa Bali

Luhut: Liga 2 Bisa Digelar di Daerah PPKM Level 3 dan 2 di Jawa Bali

Nasional
UPDATE: Sebaran 1.932 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

UPDATE: Sebaran 1.932 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
Ini Syarat Terbaru Masuk Bioskop Selama PPKM Jawa-Bali hingga 4 Oktober

Ini Syarat Terbaru Masuk Bioskop Selama PPKM Jawa-Bali hingga 4 Oktober

Nasional
UPDATE: Kasus Harian Covid-19 Kembali di Bawah 2.000 Setelah Lebih dari Setahun

UPDATE: Kasus Harian Covid-19 Kembali di Bawah 2.000 Setelah Lebih dari Setahun

Nasional
Wapres Berencana Datang ke Papua dalam Rangka PON XX

Wapres Berencana Datang ke Papua dalam Rangka PON XX

Nasional
Sebaran 166 Kasus Kematian akibat Covid-19, Tertinggi di Jawa Timur

Sebaran 166 Kasus Kematian akibat Covid-19, Tertinggi di Jawa Timur

Nasional
Lebih dari 1,1 Juta Dosis Vaksin Pfizer Tahap Ke-69 Tiba di Indonesia

Lebih dari 1,1 Juta Dosis Vaksin Pfizer Tahap Ke-69 Tiba di Indonesia

BrandzView
Ditargetkan Selesai Hari Ini, Fit and Proper Test Calon Hakim Agung Maraton hingga Pukul 23.00

Ditargetkan Selesai Hari Ini, Fit and Proper Test Calon Hakim Agung Maraton hingga Pukul 23.00

Nasional
UPDATE 20 September: Kasus Suspek Covid-19 Capai 346.285

UPDATE 20 September: Kasus Suspek Covid-19 Capai 346.285

Nasional
UPDATE: 202.795 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 6,16 Persen

UPDATE: 202.795 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 6,16 Persen

Nasional
PPKM Diperpanjang, Tak Ada Lagi Wilayah Level 4 di Jawa-Bali

PPKM Diperpanjang, Tak Ada Lagi Wilayah Level 4 di Jawa-Bali

Nasional
BREAKING NEWS: PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 4 Oktober, Level 4 di 10 Daerah

BREAKING NEWS: PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 4 Oktober, Level 4 di 10 Daerah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.