KILAS

Jelang Lebaran, Satgas Covid-19 Minta Pemda Perbaiki Sistem Pengawasan

Kompas.com - 11/05/2021, 12:15 WIB
Penyekatan larangan mudik hari pertama di tol kalikangkung Semaramg, Kamis (6/5/2021). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAPenyekatan larangan mudik hari pertama di tol kalikangkung Semaramg, Kamis (6/5/2021).

KOMPAS.com – Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta pemerintah daerah (pemda) untuk memperbaiki pengawasan di tingkat kabupaten atau kota.

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan untuk menentukan kebijakan operasional berbagai sektor esensial di zonasi lebih rendah, seperti rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).

“Ini krusial dilakukan ketika terjadi kecenderungan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kendati mudik sudah dilarang, tetap saja risiko penularan Covid-19 berpotensi meningkat,” ujarnya.

Dasar aturan tingkat komunitas tersebut, kata dia, harus sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 10 Tahun 2021.

Baca juga: Polisi Tangkap Pembuat Video Provokatif Tolak Larangan Mudik

“Penting ada kesatuan komando dan narasi antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga tugas pemerintah untuk menerjemahkan kebijakan di lapangan bisa berjalan sesuai harapan,” kata Wiku dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menambahkan, instruksi larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah bukanlah tanpa alasan. Ini bertujuan untuk mencegah potensi kenaikan kasus yang sering terjadi pascalibur panjang.

Selain itu, kebijakan tersebut bertujuan pula untuk mengendalikan mobilitas di berbagai wilayah pusat kota atau kabupaten yang saling terhubung atau dikenal sebagai daerah aglomerasi. Jika dilakukan dengan baik, pengendalian dan pencegahan kasus Covid-19 dapat berjalan efektif.

“Pada prinsipnya, silaturahmi merupakan tradisi dan bentuk ibadah yang perlu dijamin haknya. Namun, di tengah kondisi pandemi, metodenya perlu disesuaikan menjadi silaturahmi virtual unu mencegah terjadinya penularan kepada keluarga di kampung halaman,” paparnya.

Baca juga: Kakorlantas Polri: Adanya Larangan Mudik, Volume Kendaraan ke Jateng dan Jatim Turun 60 Persen

Wiku menuturkan, silaturahmi virtual tidak sedikit pun mengurangi esensi melepas kerinduan secara fisik ketika Hari Raya Idul Fitri.

“Ini sebagai bentuk perlingungan kita untuk keluarga yang ada di kampung halaman,” pesannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks Pejabat Kementerian Agama Dituntut 2 Tahun Penjara dalam Kasus Pengadaan Laboratorium Komputer

Eks Pejabat Kementerian Agama Dituntut 2 Tahun Penjara dalam Kasus Pengadaan Laboratorium Komputer

Nasional
KPK Awasi Proyek Pengadaan Laptop untuk Pelajar

KPK Awasi Proyek Pengadaan Laptop untuk Pelajar

Nasional
Dua Eks Pejabat BPN Segera Diadili di Pengadilan Tipikor Surabaya

Dua Eks Pejabat BPN Segera Diadili di Pengadilan Tipikor Surabaya

Nasional
Satgas: Tingkat Keterisian Tempat Tidur Nasional Turun Jadi 61,95 Persen, 16 Provinsi Masih Tinggi

Satgas: Tingkat Keterisian Tempat Tidur Nasional Turun Jadi 61,95 Persen, 16 Provinsi Masih Tinggi

Nasional
Ini Potensi Maladministrasi Menurut Ombudsman Terkait Seleksi CASN

Ini Potensi Maladministrasi Menurut Ombudsman Terkait Seleksi CASN

Nasional
Jupriyadi yang Turut Tangani Perkara Ahok Kini Bersaing untuk Jadi Hakim Agung

Jupriyadi yang Turut Tangani Perkara Ahok Kini Bersaing untuk Jadi Hakim Agung

Nasional
KPK: Berkas Perkara Bupati Nonaktif Bandung Barat Aa Umbara Dinyatakan Lengkap

KPK: Berkas Perkara Bupati Nonaktif Bandung Barat Aa Umbara Dinyatakan Lengkap

Nasional
Survei Indostrategic: Responden Pendukung PDI-P dan Golkar Setuju Wacana Presiden Tiga Periode

Survei Indostrategic: Responden Pendukung PDI-P dan Golkar Setuju Wacana Presiden Tiga Periode

Nasional
PPKM di Jawa-Bali, Satgas: Hanya Kabupaten Tasikmalaya yang Turun ke Level 2

PPKM di Jawa-Bali, Satgas: Hanya Kabupaten Tasikmalaya yang Turun ke Level 2

Nasional
Anies Bolehkan Warga yang Sudah Divaksin Pergi ke Mana Saja, Ini Kata Satgas

Anies Bolehkan Warga yang Sudah Divaksin Pergi ke Mana Saja, Ini Kata Satgas

Nasional
Panglima TNI Mutasi 60 Perwira Tinggi, Brigjen Tri Budi Utomo Jadi Komandan Paspampres

Panglima TNI Mutasi 60 Perwira Tinggi, Brigjen Tri Budi Utomo Jadi Komandan Paspampres

Nasional
Elektabilitas AHY 6,4 Persen, Demokrat Klaim Masyarakat Ingin Sosok Muda Jadi Pemimpin

Elektabilitas AHY 6,4 Persen, Demokrat Klaim Masyarakat Ingin Sosok Muda Jadi Pemimpin

Nasional
Satgas: Covid-19 di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi Naik 3 Minggu Terakhir

Satgas: Covid-19 di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi Naik 3 Minggu Terakhir

Nasional
Eks Dirut PT Pelindo II RJ Lino Segera Disidang di PN Tipikor Jakarta

Eks Dirut PT Pelindo II RJ Lino Segera Disidang di PN Tipikor Jakarta

Nasional
Survei Indostrategic: 80,7 Persen Responden Tak Setuju Wacana Presiden Tiga Periode

Survei Indostrategic: 80,7 Persen Responden Tak Setuju Wacana Presiden Tiga Periode

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X