Kompas.com - 31/12/2020, 06:04 WIB
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyapa simpatisannya saat tiba di daerah Puncak, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). Dalam kunjungan tersebut, Rizieq Shihab dijadwalkan menghadiri acara peresmian pembangunan Masjid Raya di Markaz Syariah Pesantren Alam Agrokultural sekaligus mengisi ceramah shalat Jumat. AFP/ADITYA SAPUTRAPemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyapa simpatisannya saat tiba di daerah Puncak, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). Dalam kunjungan tersebut, Rizieq Shihab dijadwalkan menghadiri acara peresmian pembangunan Masjid Raya di Markaz Syariah Pesantren Alam Agrokultural sekaligus mengisi ceramah shalat Jumat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sederet masalah seolah tak pernah berhenti menjumpai Rizieq Shihab sejak pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu menginjakkan kaki di Indonesia dari Arab Saudi pada 10 November 2020.

Saat itu, Rizieq memutuskan pulang ke Tanah Air dengan membawa misi revolusi akhlak.

Namun, bukan hasil revolusi yang didapatkannya, justru berbagai permasalahan silih berganti mendatanginya.

Sejak tiba di Indonesia, setidaknya terdapat delapan peristiwa krusial yang berkaitan langsung dengan Rizieq, termasuk ketika pemerintah akhirnya memutuskan untuk membubarkan organisasi FPI.

Baca juga: FPI Dibubarkan, Bupati Bogor: Au Ah, Itu Mah Sensitif

Kerumunan di bandara

Permasalahan perdana setibanya Rizieq di Indonesia ditandai dengan peristiwa kerumunan massa di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu, ribuan simpatisan membanjiri bandara untuk menyambut kedatangan Rizieq setelah beberapa tahun hengkang dari Indonesia.

Saking antusiasnya menyambut kedatangan Rizieq, simpatisan itu membuat bandara lumpuh selama lima jam, terhitung dari pukul 05.00 hingga pukul 10.00 setelah Rizieq meninggalkan bandara.

Ketika Rizieq beranjak dari bandara menuju kediamannya di Petamburan, Jakarta Selatan, massa telah berbaris dan berdesak-desakan menyambut kedatangan Rizieq kembali ke kandangnya.

Sejumlah pejabat dan tokoh satu per satu menemuinya. Ironisnya, Rizieq berinteraksi dengan tamu ketika dirinya seharusnya menjalani isolasi mandiri sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19.

Baca juga: FPI Dibubarkan, Pemprov DKI: Kami Tak Campuri Urusan Ormas

Kerumunan di Megamendung

Tiga hari setelah pulang, Rizieq langsung menghadiri acara peletakan batu pertama Markaz Syariah Pesantren Alam Agrokultural di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020).

Kehadiran Rizieq ini ternyata menarik ribuan simpatisannya untuk menyaksikan secara langsung. Akibatnya, kawasan Puncak Bogor pun sempat macet total.

Kuasa Hukum FPI, Aziz Yanuar menyebut, acara peletakan batu yang dihadiri Rizieq dilaksanakan secara spontan.

Kerumunan di Petamburan

Sehari setelah dari Petamburan, Rizieq dan FPI kemudian menggelar dua hajatan besar yang menyedot ribuan massa di Petamburan.

Baca juga: FPI Dibubarkan, Pelang Logonya Masih Terpampang di Petamburan III

Dua hajatan itu adalah pernikahan sang putri, Shafira Najwa Shihab yang kemudian disusul acara Maulid Nabi pada Sabtu (14/11/2020).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Cetak Lagi Penyuluh Antikorupsi Bersertifikat, Total Ada 188 dalam Satu Semester Terakhir

KPK Cetak Lagi Penyuluh Antikorupsi Bersertifikat, Total Ada 188 dalam Satu Semester Terakhir

Nasional
Kasus Mingguan Naik 92 Persen, Satgas Covid-19 Minta Pemda Optimalkan PPKM

Kasus Mingguan Naik 92 Persen, Satgas Covid-19 Minta Pemda Optimalkan PPKM

Nasional
Guru Besar Universitas Udayana Sebut Vaksin Covid-19 Efektif Lawan Varian Alpha dan Delta

Guru Besar Universitas Udayana Sebut Vaksin Covid-19 Efektif Lawan Varian Alpha dan Delta

Nasional
Komnas HAM Layangkan Surat Panggilan ke BAIS, BIN, dan BNPT Terkait TWK Pegawai KPK

Komnas HAM Layangkan Surat Panggilan ke BAIS, BIN, dan BNPT Terkait TWK Pegawai KPK

Nasional
Pegawai KPK Minta Hasil TWK, BKN: Sudah Ketetapan Panglima TNI, Itu Rahasia

Pegawai KPK Minta Hasil TWK, BKN: Sudah Ketetapan Panglima TNI, Itu Rahasia

Nasional
Keterisian RS Covid-19 di 5 Provinsi Pulau Jawa Melebihi 80 Persen

Keterisian RS Covid-19 di 5 Provinsi Pulau Jawa Melebihi 80 Persen

Nasional
Satgas: Pulau Jawa Masih Jadi Penyumbang Terbesar Naiknya Angka Covid-19 di Indonesia

Satgas: Pulau Jawa Masih Jadi Penyumbang Terbesar Naiknya Angka Covid-19 di Indonesia

Nasional
Satgas: Kasus Covid-19 Naik Tajam 4 Minggu Terakhir, Capai 92 Persen

Satgas: Kasus Covid-19 Naik Tajam 4 Minggu Terakhir, Capai 92 Persen

Nasional
Satgas Minta Pasien Covid-19 yang Membaik di RS Segera Dirujuk Isolasi Mandiri

Satgas Minta Pasien Covid-19 yang Membaik di RS Segera Dirujuk Isolasi Mandiri

Nasional
Tingkat Pasien Sembuh Rendah, Satgas Covid-19 Minta Daerah Evaluasi Kebijakan

Tingkat Pasien Sembuh Rendah, Satgas Covid-19 Minta Daerah Evaluasi Kebijakan

Nasional
Soal Ivermectin, BPOM: Untuk Pengobatan Covid-19 Harus dengan Izin Dokter

Soal Ivermectin, BPOM: Untuk Pengobatan Covid-19 Harus dengan Izin Dokter

Nasional
Kemenkes: Memasukkan Hasil Swab Antigen ke Laporan Harian Covid-19 Bukan Strategi Tekan 'Positivity Rate'

Kemenkes: Memasukkan Hasil Swab Antigen ke Laporan Harian Covid-19 Bukan Strategi Tekan "Positivity Rate"

Nasional
Satgas: Gap Kasus Positif dan Angka Kesembuhan Covid-19 Paling Besar Ada di Pulau Jawa

Satgas: Gap Kasus Positif dan Angka Kesembuhan Covid-19 Paling Besar Ada di Pulau Jawa

Nasional
Alasan BKN Libatkan Instrumen TNI AD dalam Penyelenggaraan TWK Pegawai KPK

Alasan BKN Libatkan Instrumen TNI AD dalam Penyelenggaraan TWK Pegawai KPK

Nasional
Satgas Minta Pemerintah Daerah Tingkatkan Kualitas Penanganan Pasien Covid-19

Satgas Minta Pemerintah Daerah Tingkatkan Kualitas Penanganan Pasien Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X