Koopssus TNI Gelar Latihan Antisipasi Ancaman Aksi Terorisme

Kompas.com - 24/11/2020, 10:31 WIB
Prajurit TNI AL mengikuti Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut Tahun 2020 di dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/11/2020). Apel pasukan tersebut digelar untuk memeriksa kesiapansiagaan prajurit maupun alutsista TNI Angkatan Laut guna menyambut tugas-tugas ke depan. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPrajurit TNI AL mengikuti Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut Tahun 2020 di dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/11/2020). Apel pasukan tersebut digelar untuk memeriksa kesiapansiagaan prajurit maupun alutsista TNI Angkatan Laut guna menyambut tugas-tugas ke depan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI menggelar latihan penanggulangan antiteror di Pelabuhan JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/11/2020).

Komandan Koopssus TNI Mayjen Richard TH Tampubolon menuturkan, latihan ini guna menguji kesiapsiagaan pasukan dalam mengantisipasi ancaman terorisme.

"Ini juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas TNI, menguji kesiapsiagaan Satgultor TNI untuk melaksanakan operasi penanggulangan terorisme dalam rangka menghadapi kemungkinan ancaman terorisme yang akan terjadi dan juga untuk memberi rasa tenang, aman dan nyaman bagi seluruh warga masyarakat," ujar Richard dalam keterangan tertulis, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Jelang Pilkada, Panglima TNI Ingatkan Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Richard menuturkan, aksi terorisme merupakan act of war (bentuk perang).

Dengan demikian, TNI harus siap melakukan penangkalan, penindakan, hingga pemulihan.

"Aksi terorisme adalah salah satu hideouse crime (kejahatan yang mengerikan), hal ini bisa terjadi setiap saat termasuk pada situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini," kata Richard.

Richard menambahkan, aksi terorisme tidak hanya menjadi ancaman bagi Indonesia saja. Melainkan juga menjadi ancaman global.

Baca juga: Fungsi Penangkalan Perpres TNI Atasi Terorisme Disebut Tak Ada di UU

Menurut dia, aksi terorisme yang selama ini terjadi juga tidak saja menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan trauma psikologis yang berkepanjangan bagi masyarakat.

Tak hanya itu, aksi terorisme juga berdampak negatif terhadap berbagai aspek kehidupan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X