Resmikan Layanan SIM Internasional Online, Polri Jamin Bebas Korupsi

Kompas.com - 28/02/2020, 10:56 WIB
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Istiono meresmikan layanan SIM internasional online di kantor Korlantas, Jakarta, Jumat (28/2/2020). KOMPAS.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYAKepala Korlantas Polri Irjen Pol Istiono meresmikan layanan SIM internasional online di kantor Korlantas, Jakarta, Jumat (28/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Jumat (28/2/2020), meresmikan layanan pembuatan SIM internasional online yang ditujukan untuk masyarakat Indonesia di kantor Korlantas Polri, Jalan MT Haryono, Jakarta.

Peresmian dilakukan langsung oleh Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Istiono yang dihadiri oleh sejumlah pejabat dalam negeri dan duta besar negara sahabat.

"Peningkatan pelayanan publik berbasis IT harus mudah dalam memberikan pelayanan yang dirasakan masyarakat," ujar Istiono dalam sambutannya di kantor Korlantas Polri, Jakarta.

Baca juga: Definisi SIM Internasional di Indonesia

"Sehingga mampu meningkatkan citra positif dan tidak mengabaikan unsur forensik kepolisian," lanjut dia.

Di sisi lain, Istiono menegaskan bahwa peningkatan pelayanan publik oleh ini sekaligus merupakan salah satu komitmen Korlantas Polri menciptakan wilayah bebas korupsi.

Sebab, layanan berbasis online merupakan salah satu skenario guna menangkal praktik korupsi dalam pelayanan publik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini adalah wujud kita meningkatkan wilayah bebas korupsi yang didorong oleh Presiden melalui Menteri PAN-RB," ujar Istiono.

Baca juga: Cara Singkat dan Cepat Bikin SIM Internasional

"Kepolisian paling cepat untuk selalu berbenah, bahwa wilayah kita harus bebas korupsi," lanjut dia.

Dia mengatakan, diluncurkannya layanan tersebut oleh Korlantas Polri juga menjadi momentum bagi Polri untuk mempererat hubungan antarnegara.

"Momentum ini untuk dapat menjalin, mempererat hubungan antara satu negara dengan negara lain untuk tercapai tujuan bersama, untuk memberikan legitimasi kompetensi warga negara yang akan mengemudi di jalan raya," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Imbauan Aksi 'Jokowi End Game', Lalu Lintas Dari Bundaran HI Menuju Istana Negara Akan Disekat

Ada Imbauan Aksi "Jokowi End Game", Lalu Lintas Dari Bundaran HI Menuju Istana Negara Akan Disekat

Nasional
Wapres Soroti Tingginya Kasus Covid-19 di Jateng, Minta Ganjar Tekan dari Hulu

Wapres Soroti Tingginya Kasus Covid-19 di Jateng, Minta Ganjar Tekan dari Hulu

Nasional
UPDATE: Bertambah Satu Kasus di Qatar, 5.436 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19

UPDATE: Bertambah Satu Kasus di Qatar, 5.436 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19

Nasional
Menkominfo: Penanganan Covid-19 Butuh Waktu karena Jumlah Penduduk yang Besar

Menkominfo: Penanganan Covid-19 Butuh Waktu karena Jumlah Penduduk yang Besar

Nasional
Mahfud Minta Masyarakat Sampaikan Aspirasi Tertulis atau via Telepon agar Situasi Kondusif

Mahfud Minta Masyarakat Sampaikan Aspirasi Tertulis atau via Telepon agar Situasi Kondusif

Nasional
Anggota DPR: Vaksinasi Tidak Boleh Birokratis, apalagi Dipersulit

Anggota DPR: Vaksinasi Tidak Boleh Birokratis, apalagi Dipersulit

Nasional
Tingginya Angka Kematian dan Kegagalan Deteksi Dini Kasus Covid-19

Tingginya Angka Kematian dan Kegagalan Deteksi Dini Kasus Covid-19

Nasional
Mahfud Sebut Pemerintah Hadapi Dilema Penanganan Pandemi Covid-19

Mahfud Sebut Pemerintah Hadapi Dilema Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Ketika Presiden Jokowi Tahu Stok Obat untuk Pasien Covid-19 Kosong...

Ketika Presiden Jokowi Tahu Stok Obat untuk Pasien Covid-19 Kosong...

Nasional
[POPULER NASIONAL] Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait Ivermectin | Vaksin Covid-19 Turunkan Angka Kematian

[POPULER NASIONAL] Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait Ivermectin | Vaksin Covid-19 Turunkan Angka Kematian

Nasional
Jokowi Telepon Menkes: Saya Cari Obat Antivirus Enggak Ada

Jokowi Telepon Menkes: Saya Cari Obat Antivirus Enggak Ada

Nasional
Jubir Pemerintah: Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Dewasa dan Anak Sama Saja

Jubir Pemerintah: Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Dewasa dan Anak Sama Saja

Nasional
Eks Pejabat Kemenkes Bambang Giatno Rahardjo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Eks Pejabat Kemenkes Bambang Giatno Rahardjo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Nasional
Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Nasional
Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X