Cegah Karhutla, Wilayah Riau Harus Dapat Perhatian Serius

Kompas.com - 14/02/2020, 20:11 WIB
Ketua Badan Restorasi Gambut Nazier Foead usai bertemu Wapres Maruf Amin di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariKetua Badan Restorasi Gambut Nazier Foead usai bertemu Wapres Maruf Amin di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Restorasi Gambut ( BRG) Nazier Foead mengatakan, wilayah Riau harus mendapat perhatian serius dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pasalnya, di wilayah tersebut pada bulan Februari ini kondisi lahan gambutnya diketahui sudah mengering dan diprediksi akan terjadi hingga bulan April.

"Prakiraan BMKG, Riau mungkin harus paling serius (diperhatikan) karena ada tujuh bulan kering. Jadi memang kami harus mengeluarkan patroli untuk pencegahan kebakaran," ujar Nazier di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Nazier mengatakan, patroli yang dilakukan antara lain dengan memeriksa sekat-sekat kanal yang telah dibangun agar berfungsi maksimal.

Baca juga: 2,6 Juta Hektar Lahan Gambut Diprioritaskan untuk Direstorasi Tahun Ini

Kendati demikian, perhatian juga perlu dilakukan ke beberapa daerah lainnya mengingat memasuki bulan Juni-Juli, kemarau juga sudah masuk ke wilayah Jambi, Kalimantan Barat, dan Sumateta Selatan.

"Kalau Sumatera Selatan ada 5 bulan kering, Jambi ada 3 bulan kering, Kalimantan Barat justru hanya 1 bulan. Jadi mungkin lebih harus siap dengan masalah banjir," kata dia.

Nazier menjelaskan, kejadian karhutla sangat dipengaruhi oleh cuaca.

Dengan demikian, upaya yang dilakukan pun dinamis.

Saat ini, kata dia, terdapat 14,9 juta hektar lahan gambut yang rusak dan lahan gambut yang sudah terbuka mencapai setengahnya dari luas tersebut.

Tahun ini, pihaknya memprioritaskan 2,6 juta hektar lahan gambut untuk direstorasi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanpa Harus Keluar Rumah, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Diakses lewat Pandawaan

Tanpa Harus Keluar Rumah, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Diakses lewat Pandawaan

BrandzView
Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sengaja Tak Tes Covid-19 agar Tetap di Zona Hijau

Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sengaja Tak Tes Covid-19 agar Tetap di Zona Hijau

Nasional
HUT IDI, Presiden Jokowi Sebut Masyarakat Rasakan Ketangguhan Para Dokter Selama Pandemi

HUT IDI, Presiden Jokowi Sebut Masyarakat Rasakan Ketangguhan Para Dokter Selama Pandemi

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Paling Tinggi Jakarta dengan 1.062

UPDATE 24 Oktober: Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Paling Tinggi Jakarta dengan 1.062

Nasional
Pada HUT IDI, Jokowi Sampaikan Dukacita untuk Dokter yang Gugur karena Covid-19

Pada HUT IDI, Jokowi Sampaikan Dukacita untuk Dokter yang Gugur karena Covid-19

Nasional
HUT IDI, Presiden Jokowi: Covid-19 Jadi Momentum Transformasi Sistem Kesehatan

HUT IDI, Presiden Jokowi: Covid-19 Jadi Momentum Transformasi Sistem Kesehatan

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Ada 63.556 Kasus Aktif Covid-19

UPDATE 24 Oktober: Ada 63.556 Kasus Aktif Covid-19

Nasional
Hingga 24 Oktober, Pemerintah Telah Periksa 4.293.347 Spesimen dari 2.711.239 Orang Terkait Covid-19

Hingga 24 Oktober, Pemerintah Telah Periksa 4.293.347 Spesimen dari 2.711.239 Orang Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Capai 166.380

UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Capai 166.380

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.119, Pasien Covid-19 Sembuh Kini Ada 309.219 Orang

UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.119, Pasien Covid-19 Sembuh Kini Ada 309.219 Orang

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 13.205

UPDATE 24 Oktober: Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 13.205

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.070, Kasus Positif Covid-19 Jadi 385.980

UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.070, Kasus Positif Covid-19 Jadi 385.980

Nasional
Wapres Sebut Perkembangan Industri Halal Harus Seiring Kebijakan Pro-UMKM

Wapres Sebut Perkembangan Industri Halal Harus Seiring Kebijakan Pro-UMKM

Nasional
Hingga Oktober 2020, Realisasi Anggaran BP3S Capai 61,47 Persen

Hingga Oktober 2020, Realisasi Anggaran BP3S Capai 61,47 Persen

Nasional
KSPI Akan Demo Besar-besaran 1 November jika Jokowi Teken UU Cipta Kerja

KSPI Akan Demo Besar-besaran 1 November jika Jokowi Teken UU Cipta Kerja

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X