Gerindra Berikan Sinyal Gabung Pemerintah, Ini Kata PKS

Kompas.com - 30/07/2019, 12:15 WIB
Hidayat Nur Wahid KOMPAS.com/HaryantipuspasariHidayat Nur Wahid

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Hidayat Nur Wahid menuturkan bahwa partainya menghormati manuver dan sikap politik Partai Gerindra.

Hal itu ia katakan dalam menanggapi pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri pada Rabu (24/7/2019) lalu.

Pertemuan Prabowo-Megawati tersebut diprediksi menjadi langkah awal Gerindra untuk masuk dalam koalisi partai-partai pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Kami tetap bersama-sama dan saling menghormati pada manuver pilihan politik dari masing-masing," ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/7/2019).


Baca juga: Ketua DPP Yakin PKS Tak Sendirian di Luar Pemerintahan

Hidayat juga membantah anggapan merenggangnya hubungan antara PKS dan Gerindra setelah pertemuan Prabowo-Megawati.

Selain itu, koalisi partai politik pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019 juga telah dibubarkan oleh Prabowo.

Baca juga: Mardani: PKS dan Gerindra Bukan Hanya Sekutu, Melainkan Sudah Segajah

Wakil Ketua MPR itu menegaskan bahwa pimpinan PKS terus menjalin komunikasi dengan Prabowo. Begitu juga sebaliknya.

"Enggak ada yang merenggang, kita baik-baik saja komunikasi tetap lancar, Pak Prabowo komunikasi dengan pimpinan PKS, pimpinan PKS juga komunikasi dengan kawan-kawan Gerindra dan Prabowo, enggak ada yang merenggang, biasa-biasa saja," kata Hidayat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X