Netizen Protes Iklan Pemerintahan Jokowi di Bioskop, Ini Tanggapan Istana - Kompas.com

Netizen Protes Iklan Pemerintahan Jokowi di Bioskop, Ini Tanggapan Istana

Kompas.com - 13/09/2018, 11:05 WIB
Iklan pemerintah di bioskop direspons netizen. Ada yang pro, ada pula yang memprotesnya.Twitter Iklan pemerintah di bioskop direspons netizen. Ada yang pro, ada pula yang memprotesnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Istana angkat bicara menanggapi beragam respons yang disampaikan netizen mengenai iklan layanan masyarakat yang ditayangkan di bioskop.

Iklan itu mengenai pembangunan infrastruktur dan capaian pemerintahan Joko Widodo.

Ada yang menilai bahwa iklan ini bagian dari kampanye Jokowi.

Staf Khusus Presiden Adita Irawati mengatakan, iklan tersebut bukan diproduksi oleh pihak Istana, melainkan kementerian.

"Itu iklan produksi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Bukan dari Istana," ujar Adita saat dihubungi Kompas.com, Kamis (13/9/2018) pagi.

Baca juga: Polemik Iklan Pemerintah di Bioskop, Kemenkominfo Bantah Kampanyekan Jokowi

Kemenkominfo, lanjut Adita, memang bertugas menyampaikan program-program pemerintah, baik yang akan dilaksanakan, atau yang sudah dilaksanakan.

Iklan di bioskop tentang pembangunan bendungan serta irigasi yang dipersoalkan sejumlah orang itu adalah bagian dari upaya Kemenkominfo menyampaikan apa program pemerintah yang sukses dilaksanakan.

"Jadi, dari kacamata Istana, itu adalah komunikasi pembangunan yang memang perlu dilakukan pemerintah agar masyarakat mengetahui hasil-hasil pembangunan dan dapat memanfaatkannya untuk kehidupan sehari-hari," ujar Adita.

Oleh karena itu, ia membantah jika iklan itu dianggap sebagai kampanye Jokowi secara personal.

"Jelas bukan kampanye," ujar dia.

Adita berpendapat, respons yang disampaikan netizen adalah bagian dari kebebasan berpendapat.

"Ya silakan saja berpendapat demikian, yang paling penting kan sudah ada pengawasnya dari Bawaslu," ujar Adita.

Baca juga: Google Tolak Pajang Iklan Kampanye Pemilu 2019 di Indonesia

Secara terpisah, Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu juga telah memberikan klarifikasi soal penayangan iklan itu di bioskop.

“Yang kami sampaikan tersebut bukan bagian dari kampanye. Kementerian Kominfo tidak sama sekali melakukan kampanye terkait dengan pencapresan Pak Jokowi pada periode mendatang,” ujar Ferdinandus.

Apa yang dilakukan oleh Kemenkominfo, menurut Ferdinandus, merupakan peran dan tugas yang sudah diamanahkan kepada kementeriannya untuk menjadi humas pemerintah atau government public relation.

Dia menambahkan, menyampaikan hasil kinerja pemerintah kepada masyarakat luas, termasuk dalam tugas Kemenkominfo sebagai humas pemerintah.

Pemilihan bioskop sebagai media iklan pun didasari atas beberapa alasan.

Ferdinandus mengatakan, salah satunya bioskop dinilai lebih efektif untuk menyampaikan pesan kepada khalayak.

Respons Netizen

Iklan pemerintah yang ditayangkan di bioskop diprotes netizen.Twitter Iklan pemerintah yang ditayangkan di bioskop diprotes netizen.
Berbagai komentar diunggah netizen melalui media sosial, khususnya Twitter. Ada yang menganggap bahwa iklan pemerintah di bioskop tak pantas karena merupakan ruang publik berbayar.

Sementara, ada pula yang menganggapnya bukan masalah karena bagian dari menyampaikan pesan kepada masyarakat atas apa yang telah dikerjakan pemerintah.

Kompas TV Prabowo Subianto menilai Indonesia sukses sebagai tuan rumah Asian Games 2018 sekaligus sukses dalam hal prestasi.

 


Komentar
Close Ads X