Presiden PKS Sebut Pencapresan Anies Baswedan Belum Dibahas Majelis Syuro

Kompas.com - 02/07/2018, 23:59 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/6/2018). KOMPAS.COM/ JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden PKS Sohibul Iman menyatakan rencana mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres belum sampai dibahas di Majelis Syuro PKS.

Sohibul menyatakan wacana tersebut sekadar letupan aspirasi dari sejumlah kader PKS.

Ia mengaku mendapat masukan dari Direktur Pencapresan PKS Suhud Alynudin ihwal wacana mengusung Anies sebagai capres.

"Ada aspirasi dari kader-kader di bawah, disampaikan kepada direktur pencapresan kami. Beliau sebagai direktur pencapresan tentu wajib dong menyampaikan, ada aspirasi seperti ini," kata Sohibul di Kantor DPP PKS, Pasar Minggu, Jakarta, Senin (2/7/2018).

Baca juga: Pakai Sarung dan Baju Koko, Anies Baswedan Silaturahim ke Rumah Wapres

"Dasarnya adalah bahwa Pak Anies ini kan kami dorong untuk jadi Gubernur DKI itu kan dengan ikhtiar luar biasa. Kalau kemudian Pak Anies ini dimajukan ke tingkat nasional setingkat cawapres, saya kira ini tidak equal. Lebih baik ke capres aja, begitu logikanya," lanjut dia.

Ia menambahkan nantinya semua aspirasi terkait pencapresan akan dibahas di Majelis Syuro PKS.

"Aspirasi semua yang ada itu nanti harus diproses di Majelis Syuro PKS. Belum ada pertemuan Majelis Syuro. Jadi aspirasi apapun kalau kemudian itu nanti ada di Majelis Syuro ya itu lah yang akan dibahas," ujar Sohibul.

"Apakah (Anies) benar-benar dicalonkan tergantung 66 anggota Majelis Syuro itu," lanjut dia.

Baca juga: Kata Jubir soal Kalla yang Semobil dengan Anies

Sebelumnya Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid menyatakan, saat ini muncul wacana memasangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

Menurut Hidayat, wacana tersebut muncul dari sejumlah kader PKS.

"Ya itu bagian dari dinamika di lapangan. Karena juga ada yang menyuarakan dari kader Gerindra yang menyuarakan untuk Prabowo Subianto-Anies," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/6/2018).

Hidayat mengatakan, wacana Prabowo-Anies menjadi salah satu penyebab munculnya pencapresan Anies. Sebab, perjuangan menjadikan Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta dianggap tak mudah.

"Kemudian kader PKS berpendapat bahwa memperjuangkan Pak Anies menjadi gubernur kan bukan perjuangan main-main. Kalau begitu sekalian saja, daripada beliau cawapres ya dicapreskan saja. Capres Anies, cawapres Aher (Ahmad Heryawan)," ujar dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X