Mantan Pejabat Bakamla Nofel Hasan Divonis Empat Tahun Penjara

Kompas.com - 19/03/2018, 15:34 WIB
Mantan Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Badan Keamanan Laut (Bakamla) Nofel Hasan menghadapi sidang vonis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (19/3/2018). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINMantan Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Badan Keamanan Laut (Bakamla) Nofel Hasan menghadapi sidang vonis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (19/3/2018).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Badan Keamanan Laut ( Bakamla) Nofel Hasan divonis empat tahun penjara. Nofel juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan.

"Menyatakan Terdakwa telah terbukti sah dan meyakinkan melakukan korupsi secara bersama-sama," ujar ketua majelis hakim Diah Siti Basariah saat membaca amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (19/3/2018).

Dalam pertimbangan, hakim menilai perbuatan Nofel tidak mendukung pemerintah dalam memberantas korupsi. Meski demikian, Nofel berlaku sopan, mengaku bersalah, belum pernah dihukum dan masih punya tanggungan keluarga.

Novel terbukti menerima uang 104.500 dollar Singapura dari Direktur PT Melati Technofo Indonesia dan PT Merial Esa Fahmi Darmawansyah.


(Baca juga: Pejabat Bakamla Nofel Hasan Dituntut 5 Tahun Penjara)

Perusahaan itu merupakan pemenang lelang dalam proyek pengadaan satelit monitoring di Bakamla RI.

"Terdakwa patut menduga bahwa uang itu terkait jabatannya dan pemenangan PT Melati Technofo Indonesia," kata hakim Sofialdi.

Nofel terbukti melanggar Pasal 12 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X