Setelah Pilkada DKI, Preferensi Politik Masyarakat Lekat dengan Faktor Agama

Kompas.com - 27/11/2017, 23:48 WIB
Ilustrasi PemiluSERAMBI/M ANSHAR Ilustrasi Pemilu

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio menuturkan, preferensi politik masyarakat Indonesia masih sangat dipengaruhi oleh politik identitas. Salah satunya adalah faktor kesamaan agama.

Diperkirakan, pada pelaksanaan Pilkada 2018 mendatang, preferensi terhadap politik identitas ini tak banyak berubah.

"Pilgub 2017 DKI Jakarta misalnya, nampak sekali muncul politik-politik identitas, yang sebetulnya dalam sebuah negara demokrasi itu tidak boleh terjadi," kata Hendri dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin (27/11/2017).

Sebuah survei yang dilakukan oleh Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) di delapan provinsi, delapan kota menunjukkan adanya perubahan faktor yang sangat mempengaruhi pilihan politik masyarakat.

Baca juga : Soal Pribumi, Politik Identitas, dan Nurani Para Politisi

"Poin bahwa agama berpengaruh dalam pilihan politik itu selalu di atas 50 persen. Padahal sebelum pilkada DKI Jakarta, itu bergeraknya di bawah 50 persen," ucap Hendri.

Faktor kesukuan yang mulanya selalu lebih tinggi atau lebih mempengaruhi pilihan politik ketimbang faktor agama, sekarang lebih rendah, di bawah 50 persen.

"Artinya, ada pergerakan demokrasi sebelum dan sesudah pilkada DKI Jakarta," imbuhnya.

Hendri memperkirakan di Pilkada Serentak 2018 nanti, khususnya di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan, faktor agama juga akan lebih menjadi pertimbangan pemilih.

"Dimana program para kandidat tidak menjadi nomer satu. Mereka akan perhatikan itu (faktor agama). Apakah akan lanjut 2019, saya rasa bisa saja akan terjadi," pungkasnya.



EditorSabrina Asril

Terkini Lainnya

Ini Nama 9 Perwira Tinggi Polri yang Daftar Seleksi Capim KPK

Ini Nama 9 Perwira Tinggi Polri yang Daftar Seleksi Capim KPK

Nasional
KPAI: Iklan Rokok di Internet Lebih Parah Dibanding di Televisi

KPAI: Iklan Rokok di Internet Lebih Parah Dibanding di Televisi

Nasional
TKN Sebut Permintaan Perlindungan Saksi Tim Hukum 02 Dramatisasi Belaka

TKN Sebut Permintaan Perlindungan Saksi Tim Hukum 02 Dramatisasi Belaka

Nasional
Sudah 800 Hari, Tak Ada Kemajuan dalam Kasus Novel Baswedan

Sudah 800 Hari, Tak Ada Kemajuan dalam Kasus Novel Baswedan

Nasional
Minta Sidang Ditunda karena Lelah, Kuasa Hukum 02 Singgung Kematian Petugas KPPS

Minta Sidang Ditunda karena Lelah, Kuasa Hukum 02 Singgung Kematian Petugas KPPS

Nasional
Ahli 02: Situng Harusnya Terstandarisasi, Apalagi Skala Nasional

Ahli 02: Situng Harusnya Terstandarisasi, Apalagi Skala Nasional

Nasional
Di Sidang MK, Saksi Ungkap TKN Ajarkan Kecurangan dalam Pelatihan Saksi

Di Sidang MK, Saksi Ungkap TKN Ajarkan Kecurangan dalam Pelatihan Saksi

Nasional
Dengar Kesaksian Para Saksi, TKN Nilai Gugatan 02 Sulit Dikabulkan MK

Dengar Kesaksian Para Saksi, TKN Nilai Gugatan 02 Sulit Dikabulkan MK

Nasional
Otto dan Maqdir Bukan Kuasa Hukum Sjamsul Nursalim Terkait Kasus Pidana BLBI

Otto dan Maqdir Bukan Kuasa Hukum Sjamsul Nursalim Terkait Kasus Pidana BLBI

Nasional
Jokowi Bertolak ke Surabaya, Kondangan hingga Bagikan Sertifikat

Jokowi Bertolak ke Surabaya, Kondangan hingga Bagikan Sertifikat

Nasional
Sidang MK Hari Ini, KPU Akan Hadirkan 15 Saksi dan 2 Ahli

Sidang MK Hari Ini, KPU Akan Hadirkan 15 Saksi dan 2 Ahli

Nasional
Ahli Prabowo-Sandi Sebut Ada 27 Juta 'Ghost Voters' Dalam Pemilu 2019

Ahli Prabowo-Sandi Sebut Ada 27 Juta 'Ghost Voters' Dalam Pemilu 2019

Nasional
Ahli 02: Di Situng, Suara Prabowo-Sandi Turun, Jokowi-Ma'ruf Selalu Naik

Ahli 02: Di Situng, Suara Prabowo-Sandi Turun, Jokowi-Ma'ruf Selalu Naik

Nasional
Berbekal Dokumen RDP DPR, Pihak Sjamsul Nursalim Sebut Kasus BLBI Tak Bisa Diselidiki

Berbekal Dokumen RDP DPR, Pihak Sjamsul Nursalim Sebut Kasus BLBI Tak Bisa Diselidiki

Nasional
Percepat Kongres, PDI-P Ingin Sinkronkan Agenda Nasional dan Partai

Percepat Kongres, PDI-P Ingin Sinkronkan Agenda Nasional dan Partai

Nasional

Close Ads X