Tommy Ungkap Alasannya Batal Jadi Calon Ketua Umum Partai Golkar

Kompas.com - 13/05/2016, 18:40 WIB
Bakal calon ketua umum Partai Golkar Ade Komarudin bertemu Tommy Soeharto di kediamannya di kawasan Cendana, Jakarta Pusat, Kamis (28/4/2016) malam. Dok. Bambang SoesatyoBakal calon ketua umum Partai Golkar Ade Komarudin bertemu Tommy Soeharto di kediamannya di kawasan Cendana, Jakarta Pusat, Kamis (28/4/2016) malam.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSabrina Asril

NUSA DUA, KOMPAS.com — Tommy Soeharto sempat mengutus orang kepercayaannya untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon ketua umum Partai Golkar. Namun, putra Presiden kedua RI Soeharto itu tak kunjung mendaftarkan diri hingga pendaftaran ditutup.

Apa alasan Tommy batal mencalonkan diri?

"Alasannya bukan mundur, itu baru tahap awal, tetapi karena perkembangan waktu dan persiapan yang tidak cukup matang, penggalangan, dan sosialisasi," kata Tommy dalam jumpa pers di Nusa Dua, Bali, Jumat (13/5/2016).

(Baca: Tommy Soeharto Ajukan Diri sebagai Caketum Golkar)

Selain itu, Tommy juga turut mempertimbangkan situasi politik, seperti waktu penyelenggaraan musyawarah nasional luar biasa dilakukan. Setidaknya, sudah enam kali jadwal munaslub berubah dengan alasan menyesuaikan dengan Presiden Jokowi.

"Ini saya melihat tidak memungkinkan sebagai bakal calon ketum untuk sosialisasi ke daerah-daerah," ucap dia.

(Baca: Tommy Soeharto: Keluarga Cendana Dukung Ade Komarudin)

Karena batal mencalonkan diri, Tommy pun memutuskan untuk mendukung salah satu bakal calon ketua umum Golkar, Ade Komarudin. Dia melihat Ade sebagai sosok pemersatu yang bisa merangkul Golkar setelah mengalami konflik internal berkepanjangan.

Kompas TV Kampanye Caketum Golkar Zona 2 Dimulai

"Keluarga memutuskan mendukung Akom. Banyak kesamaan yang bisa dibangun dengan Akom," ucap Tommy.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X