Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Golkar Buka Suara soal Atalia Praratya Mundur dari Bursa Calon Walkot Bandung

Kompas.com - 25/04/2024, 20:35 WIB
Fika Nurul Ulya,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan, partainya masih mempertimbangkan istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya, maju dalam Pilkada Wali Kota Bandung 2024.

Ia membantah pemberitaan yang menyebutkan Atalia mundur dari bakal calon wali Kota (cawalkot)

Diketahui, Atalia sendiri merupakan calon legislatif (caleg) Partai Golkar yang memperoleh suara terbanyak dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat 1.

"Belum, belum (mundur). Apalagi nanti yang juga dipertimbangkan Bu Atalia kan juga maju di DPR RI. Jadi kalau dia maju jadi wali kota, itu harus mundur," kata Doli saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2024).

Baca juga: Golkar Sebut Atalia Praratya Mundur dari Bursa Calon Wali Kota Bandung

Doli mengatakan, mundur atau tidaknya istri Ridwan Kamil itu sebagai calon Wali Kota Bandung turut mempertimbangkan posisi Atalia dengan perolehan suara tinggi dalam Pileg, yang mampu membawanya menjadi wakil rakyat.

"Belum tentu juga orang setiap orang habis bertanding, dapat sesuatu, terus kemudian harus bertanding lagi dan mundur, yang kemarin itu kan belum tentu mau. Pun itu poin yang jadi salah satu pertimbangan," ucap Doli.

Pertimbangan lain, Partai Golkar juga melihat posisi Ridwan Kamil yang akan didorong maju kembali sebagai calon gubernur Jawa Barat.

Sebab berdasarkan hitung-hitungan internal partai, Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, masih relevan untuk meneruskan pembangunan di Jawa Barat.

Baca juga: Maju di Dapil Jabar I, Atalia Praratya Puncaki Raihan Suara

"Mungkin Pak RK lebih relevan, lebih bermanfaat berguna untuk masyarakat Jawa Barat. Nanti akan kami pertimbangkan juga, apakah menjadi positif ketika Pak Ridwan Kamil di Jawa Barat, terus kemudian istrinya di Bandung, itu akan menambah nilai positif atau malah negatif. Jadi semuanya terbuka," beber Doli.

Adapun rencana majunya Atalia sebagai calon Wali Kota merupakan aspirasi dari masyarakat Kota Bandung.

Aspirasi itu bahwa disampaikan sebelum Pemilihan Legislatif (Pileg). Oleh karena itu, pihaknya turut memberikan alternatif kepada Atalia.

"Atalia kemarin kita juga memberikan alternatif, alternatif itu juga karena aspirasi dari bawah. Dari masyarakat Kota Bandung yang menyuarakan agar Bu Atalia itu maju, dan ini sebelum Pileg," jelasnya.

Baca juga: Atalia Ditugaskan Golkar Maju Pilkada Bandung, Ridwan Kamil: Diputuskan Februari

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, MQ Iswara, mengatakan, Atalia Praratya mungkin mundur dari bursa calon Wali Kota Bandung pada Pilkada Bandung 2024.

"Informasi paling baru, kemungkinan Bu Atalia tidak jadi maju jadi calon (Walkot Bandung dari Golkar), " kata Iswara, saat ditemui di acara silahturahmi dan halal bihalal Partai Golkar Jawa Barat di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Jawa Barat, Selasa (23/4/2024).

Iswara mengatakan, Atalia akan fokus di DPR RI. Sebab, ini adalah pengalaman pertama Atalia sebagai kader partai politik yang duduk di kursi legislatif.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 27 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 27 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Tanggal 26 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 26 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Sudirman Said Siap Bersaing dengan Anies Rebutkan Kursi Jakarta 1

Sudirman Said Siap Bersaing dengan Anies Rebutkan Kursi Jakarta 1

Nasional
Sudirman Said: Jakarta Masuk Masa Transisi, Tak Elok Pilih Gubernur yang Bersebrangan dengan Pemerintah Pusat

Sudirman Said: Jakarta Masuk Masa Transisi, Tak Elok Pilih Gubernur yang Bersebrangan dengan Pemerintah Pusat

Nasional
Siap Maju Pilkada, Sudirman Said: Pemimpin Jakarta Sebaiknya Bukan yang Cari Tangga untuk Karier Politik

Siap Maju Pilkada, Sudirman Said: Pemimpin Jakarta Sebaiknya Bukan yang Cari Tangga untuk Karier Politik

Nasional
Kenaikan UKT Dinilai Bisa Buat Visi Indonesia Emas 2045 Gagal Terwujud

Kenaikan UKT Dinilai Bisa Buat Visi Indonesia Emas 2045 Gagal Terwujud

Nasional
Komnas HAM Minta Polda Jabar Lindungi Hak Keluarga Vina Cirebon

Komnas HAM Minta Polda Jabar Lindungi Hak Keluarga Vina Cirebon

Nasional
Komunikasi Intens dengan Nasdem, Sudirman Said Nyatakan Siap Jadi Cagub DKI

Komunikasi Intens dengan Nasdem, Sudirman Said Nyatakan Siap Jadi Cagub DKI

Nasional
Megawati Minta Api Abadi Mrapen Ditaruh di Sekolah Partai, Sekjen PDI-P Ungkap Alasannya

Megawati Minta Api Abadi Mrapen Ditaruh di Sekolah Partai, Sekjen PDI-P Ungkap Alasannya

Nasional
Pembayaran Dana Kompensasi 2023 Tuntas, Pertamina Apresiasi Dukungan Pemerintah

Pembayaran Dana Kompensasi 2023 Tuntas, Pertamina Apresiasi Dukungan Pemerintah

Nasional
Hari Ke-12 Penerbangan Haji Indonesia, 72.481 Jemaah Tiba di Arab Saudi, 8 Wafat

Hari Ke-12 Penerbangan Haji Indonesia, 72.481 Jemaah Tiba di Arab Saudi, 8 Wafat

Nasional
Sahroni Ungkap Anak SYL Indira Chunda Tak Pernah Aktif di DPR

Sahroni Ungkap Anak SYL Indira Chunda Tak Pernah Aktif di DPR

Nasional
Kemenag Imbau Jemaah Haji Indonesia Pakai Jasa Pendorong Kursi Roda Resmi di Masjidil Haram

Kemenag Imbau Jemaah Haji Indonesia Pakai Jasa Pendorong Kursi Roda Resmi di Masjidil Haram

Nasional
Mahasiswa Kritik Kenaikan UKT: Persempit Kesempatan Rakyat Bersekolah hingga Perguruan Tinggi

Mahasiswa Kritik Kenaikan UKT: Persempit Kesempatan Rakyat Bersekolah hingga Perguruan Tinggi

Nasional
Tak Ada Jalan Pintas, Hasto: Politik Harus Belajar dari Olahraga

Tak Ada Jalan Pintas, Hasto: Politik Harus Belajar dari Olahraga

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com