Kompas.com - 21/08/2013, 17:13 WIB
Pengurus DPP Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin (paling kiri), Ulil Abshar Abdalla, dan Rachland Nasidik (kiri ke kanan) menyampaikan sikap DPP di Jakarta, Jumat (15/2/2013). Mereka menyampaikan sikap dukungan pengambilalihan pimpinan partai oleh Ketua Majelis Tinggi partai untuk memulihkan dan membenahi partai. LUCKY PRANSISKAPengurus DPP Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin (paling kiri), Ulil Abshar Abdalla, dan Rachland Nasidik (kiri ke kanan) menyampaikan sikap DPP di Jakarta, Jumat (15/2/2013). Mereka menyampaikan sikap dukungan pengambilalihan pimpinan partai oleh Ketua Majelis Tinggi partai untuk memulihkan dan membenahi partai.
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak hanya rekam jejak, Komite Konvensi Demokrat juga mempertimbangkan asal daerah calon peserta. Seluruh aspek itu akan didiskusikan dalam rapat pleno yang dilakukan komite konvensi calon Presiden (capres) Partai Demokrat pada Rabu (21/8/2013).

"Kami mempertimbangkan berbagai aspek, ketokohan, rekam jejak, prestasi, karakter, integritas dan juga keterwakilan daerah-daerah," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (21/8/2013).

Didi juga belum mau mengungkap calon-calon peserta yang tengah digodok komite konvensi. Menurutnya, nama-nama itu kerap berubah sehingga belum ada calon resmi peserta konvensi. Meski demikian, ia memastikan seluruh peserta konvensi mempunyai kesempatan yang sama.

"Tidak ada anak emas, semua peserta konvensi adalah equal kedudukannya," ucap anggota Komisi III DPR ini.

Ia mengungkapkan Partai Demokrat juga tak akan mengintervensi hasil keputusan Komite konvensi Partai Demokrat. Majelis Tinggi Partai Demokrat, lanjutnya, memberikan mandat penuh kepada Komite Konvensi untuk menyelenggarakan proses konvensi.

"Keterlibatan publik menjadi faktor utama dalam penentuan Capres terpilih melalui Konvensi Partai Demokrat," kata Didi.

Sebelumnya, Komite Konvensi sudah menerima 11 nama dari Majelis Tinggi Partai Demokrat. Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, membeberkan sembilan nama di antaranya yakni Marzuki Alie, Irman Gusman, Gita Wirjawan, Mahfud MD, Dahlan Iskan, Endriartono Sutarto, Djoko Santoso, Chairul Tanjung, dan Pramono Edhie Wibowo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, komite juga sudah memilih 15 nama tambahan yang diundang ikut dalam konvensi. Beberapa di antaranya yakni Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih, dan Ketua Umum ICMI Marwah Daud Ibrahim.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NASIONAL] Negara Rugi Rp 430 Miliar akibat Kasus Alex Noerdin | Keluhan Pengguna PeduliLindungi

[POPULER NASIONAL] Negara Rugi Rp 430 Miliar akibat Kasus Alex Noerdin | Keluhan Pengguna PeduliLindungi

Nasional
Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Nasional
Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Nasional
Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Nasional
Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Nasional
Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Nasional
Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Nasional
TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

Nasional
Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Nasional
Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Nasional
Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Nasional
Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Nasional
Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Nasional
Ketua Komisi I Nilai Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia Tingkatkan Ketegangan di Kawasan

Ketua Komisi I Nilai Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia Tingkatkan Ketegangan di Kawasan

Nasional
Puan Sebut Indonesia Akan Terima Banyak Manfaat Bila Jadi Pusat Vaksin Global

Puan Sebut Indonesia Akan Terima Banyak Manfaat Bila Jadi Pusat Vaksin Global

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.