Pegawai MK Ditetapkan Tersangka

Kompas.com - 30/06/2011, 11:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan tersangka pembuat surat keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) palsu terkait sengketa Pemilu 2009 di wilayah Sulawesi Selatan I.

"Sudah," kata Wakil Kepala Bareskrim Polri, Irjen Matius Salempang, di Mabes Polri, Kamis (30/6/2011), ketika ditanya apakah sudah ada penetapan tersangka oleh penyidik.

Namun, Matius tak mau menyebut berapa tersangka serta identitas orang yang telah ditetapkan tersangka. "Enggak usah tanya berapa (tersangka)-lah. Pokoknya ada. Tersangkanya maaf kalau saya tidak sebut dulu," elak dia.

Matius hanya menyebut tersangka itu dari pihak MK. "Tempat kejadian pertama itu di MK. Jadi kita telusuri dari MK dulu. Tapi tidak berarti kita tidak sentuh KPU (Komisi Pemilihan Umum)," katanya.

Ketika ditanya apakah tersangka itu adalah empat pegawai MK yang diperiksa terakhir, Matius menjawab bukan. "Yang kami periksa kemarin hanya sebagai saksi. Mereka ada di tempat itu, di salah satu ruangan di MK yang kami perkirakan tahu persis apa yang terjadi tentang surat palsu itu," ucap dia.

Seperti diberitakan, penyidik telah memeriksa 19 saksi, baik dari KPU maupun MK. Dalam menangani kasus itu, penyidik terlebih dulu memproses kelompok pembuat surat palsu. Setelah itu, akan dikembangkan ke kelompok pengguna surat dan auktor intelektualis atau pihak yang memerintahkan memalsukan.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorHeru Margianto
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Close Ads X