Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Korlantas Kerahkan Tim Urai Jual BBM, Bantu Pemudik yang Kehabisan Bensin

Kompas.com - 16/04/2024, 05:40 WIB
Rahel Narda Chaterine,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

CIKARANG, KOMPAS.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengerahkan Tim Urai untuk membantu pengendara yang kehabisan bensin saat melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2024.

Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Aan Suhanan, jajarannya yang tergabung dalam Tim Urai akan membawa BBM saat melakukan patroli di jalan.

Nantinya kendaraan yang mogok kehabisan bensin, bisa membeli BBM yang dibawa oleh Tim Urai.

"Kita juga sudah menyiapkan kerja sama dengan Pertamina, menyiapkan BBM mobile ya," kata Aan di Km 29 Tol Jakarta Cikampek, Jawa Barat, Selasa (16/4/2024) dini hari.

Baca juga: One Way Diperpanjang di Km 414 hingga Km 72, Antisipasi Puncak Arus Balik

Aan menjelaskan, Tim Urai yang bertugas patroli dan mengingatkan kendaraan yang parkir di bahu jalan kini akan membawa jeriken 10 liter dari Pertamina.

Kemudian, BBM tersebut akan dijual kepada masyarakat yang membutuhkan bahan bakar dengan harga yang sama seperti di Pertamina.

"Dari Pertamina menyiapkan satu jeriken itu 10 liter ya dengan harga yang sama, harga Pertamina, patroli kita membawa itu sehingga kalau ada menemukan yang berhenti kehabisan BBM ini bisa disuplai," ucap dia.

Menurut Aan, berdasarkan hasil patroli, banyak kendaraan yang berhenti di jalan karena kehabisan bahan bakar. Hal ini turut menyumbangkan beban kepadatan di jalan tol.

"Ini akan terus kita lakukan mengingat evaluasi tadi siang ya, kemarin, banyak kendaraan yang kehabisan bahan bakarnya," kata dia.

Baca juga: Viral Video Bocah Terperosok ke Celah Peron Stasiun Manggarai, KCI: Terdorong Penumpang Lain

Kakorlantas sebelumnya pernah mengungkapkan kepadatan di area GT Cikatama ini juga diakibatkan adanya kendaraan yang beristirahat di bahu jalan maupun mengalami gangguan.

Oleh karena itu, kini jumlah anggota Tim Urai yang menyisir ruas jalan tol juga diperbanyak, baik dari Satuan Korlantas maupun polda setempat.

"Malam ini untuk tim urai ini dilipatgandakan, artinya semua main, yang harusnya istirahat kita tadi jam 7 kita perintahkan masuk lagi untuk membantu penyelesaian masalah di contraflow, maupun di existing di jalur B, sehingga patrolinya lebih intens lagi, waktunya lebih sering," ungkap Aan.

Dalam kesempatan yang sama, Menko PMK Muhadjir Effendy menambahkan bahwa akan ada petugas yang berjaga di area bahu jalan.

Dengan demikian, jika ada kendaraan yang hendak parkir akan diingatkan oleh petugas tersebut.

"Dan ada yang nongkrongin. Jadi jalur-jalur bahu jalan yang jadi tempat parkir mereka ini sekarang ditongkrongi dua petugas sehingga setiap mereka baru mau memarkir sudah dihalau," tambah Muhadjir.

Baca juga: Enggan Pulang, Sejumlah Pengunjung Terpesona Pertunjukan Air Mancur di Ancol

Adapun volume di sekitar Gerbang Tol Cikatama arah Tol Jakarta Cikampek masih padat merayap sejak Minggu (14/4/2024) malam.

Dilihat dalam CCTV Jasa Marga pada Selasa pukul 01.57 WIB, terlihat banyak kendaraan mengantre keluar GT Cikatama dan masuk Tol Jakarta Cikampek.

Meski dipadati kendaraan, namun kendaraan tidak terhenti atau macet total. Secara perlahan kendaraan tersebut berjalan menuju arah Jakarta.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

MK Tolak Gugatan PPP soal Perpindahan 21.000 Suara ke Partai Garuda di 4 Dapil

MK Tolak Gugatan PPP soal Perpindahan 21.000 Suara ke Partai Garuda di 4 Dapil

Nasional
Paparkan Hasil Forum Parlemen WWF, Puan Sebut Isu Air Akan Jadi Agenda Prioritas

Paparkan Hasil Forum Parlemen WWF, Puan Sebut Isu Air Akan Jadi Agenda Prioritas

Nasional
MK Tolak Gugatan PPP Terkait Hasil Pileg Dapil Jabar

MK Tolak Gugatan PPP Terkait Hasil Pileg Dapil Jabar

Nasional
Sidang Asusila Ketua KPU, Anggota Komnas HAM dan Perempuan Jadi Ahli

Sidang Asusila Ketua KPU, Anggota Komnas HAM dan Perempuan Jadi Ahli

Nasional
Belanja Negara Makin Besar, Jokowi Minta BPKP Inovasi Gunakan Teknologi Digital

Belanja Negara Makin Besar, Jokowi Minta BPKP Inovasi Gunakan Teknologi Digital

Nasional
Pegawai Protokol Kementan hingga Pihak Swasta Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi SYL

Pegawai Protokol Kementan hingga Pihak Swasta Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi SYL

Nasional
Ketua KPK Ogah Tanggapi Masalah Ghufron Laporkan Dewas ke Bareskrim

Ketua KPK Ogah Tanggapi Masalah Ghufron Laporkan Dewas ke Bareskrim

Nasional
KPU Sebut Upaya PPP Tembus Parlemen Kandas Sebab Gugatan Banyak Ditolak MK

KPU Sebut Upaya PPP Tembus Parlemen Kandas Sebab Gugatan Banyak Ditolak MK

Nasional
Dugaan Rayu PPLN, Ketua KPU Hadiri Sidang DKPP Bareng Korban

Dugaan Rayu PPLN, Ketua KPU Hadiri Sidang DKPP Bareng Korban

Nasional
Jokowi Ingatkan BPKP untuk Cegah Penyimpangan, Bukan Cari Kesalahan

Jokowi Ingatkan BPKP untuk Cegah Penyimpangan, Bukan Cari Kesalahan

Nasional
Indonesia Jadi Tuan Rumah WWF 2024, Fahira Idris Paparkan Strategi Hadapi Tantangan SDA

Indonesia Jadi Tuan Rumah WWF 2024, Fahira Idris Paparkan Strategi Hadapi Tantangan SDA

Nasional
Asa PPP Tembus Parlemen Jalur MK di Ambang Sirna

Asa PPP Tembus Parlemen Jalur MK di Ambang Sirna

Nasional
Ingatkan BPKP Jangan Cari-cari Kesalahan, Jokowi: Hanya Akan Perlambat Pembangunan

Ingatkan BPKP Jangan Cari-cari Kesalahan, Jokowi: Hanya Akan Perlambat Pembangunan

Nasional
Ada Serangan Teroris di Malaysia, Densus 88 Aktif Monitor Pergerakan di Tanah Air

Ada Serangan Teroris di Malaysia, Densus 88 Aktif Monitor Pergerakan di Tanah Air

Nasional
Mahfud Blak-blakan Hubungannya dengan Megawati Semakin Dekat Sesudah Ditunjuk Jadi Cawapres

Mahfud Blak-blakan Hubungannya dengan Megawati Semakin Dekat Sesudah Ditunjuk Jadi Cawapres

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com