Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Situasi Pelabuhan Bakauheni Landai, Kepadatan Diprediksi Terjadi Minggu Malam

Kompas.com - 14/04/2024, 18:11 WIB
Rahel Narda Chaterine,
Fabian Januarius Kuwado

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Aan Suhanan mengatakan situasi di Pelabuhan Bakauheni, Minggu (14/4/2024) pagi, masih normal dan lancar.

Hal ini dikatakan Aan selepas meninjau langsung ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pagi tadi.

"Di pelabuhan, kapasitas volume rasionya masih rendah ya. Masih banyak parkir yang tersedia sehingga tidak perlu melakukan strategi delaying sistem. Artinya masih normal," kata Aan di Command Center Km 29 Tol Jakarta Cikampek, Jawa Barat, Minggu (14/4/2024). 

Baca juga: KAI Daop 9 Jember Prediksi Puncak Arus Balik Hari ini, 11.000 Penumpang Sudah Berangkat

Menurut dia, ada sekitar 80 persen pemudik yang menyeberangi Pulau Sumatera dan Jawa masih belum kembali dari kampung halaman.

Aan pun memprediksi puncak balik para pemudik yang lewat pelabuhan kemungkinan akan terjadi Minggu malam atau Senin besok.

"Di Lampung itu di Bakauheni masih ada sekitar 80 persen yang belum kembali. Artinya mungkin besok, hari ini, malam ini, besok kemungkinan akan terjadi arus yang menyebrang ke Jawa," ucap dia.

Berdasarkan pantauan Aan saat meninjau di lokasi, situasi Pelabuhan Panjang, Lampung masih lancar. Adapun pelabuhan ini dikhususkan untuk mengangkut pemudik dengan motor dan kendaraan kecil.

Begitu juga untuk Pelabuhan Bakauheni. Menurut dia, situasi di sana masih landai. 

Baca juga: Arus Balik Wisatawan di Pulau Pari Diprediksi Terjadi Sampai Esok Hari

"Jadi secara keseluruhan arus yang akan menyebrang ke Jawa dari Sumatera ini masih normal. Memang ada peningkatan dari normal biasa, tapi tidak signifikan," ucap dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan persiapan di Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Panjang sudah baik untuk menghadapi arus balik Lebaran 2024.

"Jadi kalau saya lihat pola-pola yang dilakukan di Bakaheuni, Panjang, ini insya Allah untuk arus balik ke Jawa bisa dikelola dengan baik," ungkap dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bamsoet Sebut Golkar Siapkan Karpet Merah jika Jokowi dan Gibran Ingin Gabung

Bamsoet Sebut Golkar Siapkan Karpet Merah jika Jokowi dan Gibran Ingin Gabung

Nasional
ICW Desak KPK Panggil Keluarga SYL, Usut Dugaan Terlibat Korupsi

ICW Desak KPK Panggil Keluarga SYL, Usut Dugaan Terlibat Korupsi

Nasional
Jokowi Masih Godok Susunan Anggota Pansel Capim KPK

Jokowi Masih Godok Susunan Anggota Pansel Capim KPK

Nasional
Bamsoet Ingin Bentuk Forum Pertemukan Prabowo dengan Presiden Sebelumnya

Bamsoet Ingin Bentuk Forum Pertemukan Prabowo dengan Presiden Sebelumnya

Nasional
Senyum Jokowi dan Puan saat Jumpa di 'Gala Dinner' KTT WWF

Senyum Jokowi dan Puan saat Jumpa di "Gala Dinner" KTT WWF

Nasional
ICW Minta MKD Tegur Hugua, Anggota DPR yang Minta 'Money Politics' Dilegalkan

ICW Minta MKD Tegur Hugua, Anggota DPR yang Minta "Money Politics" Dilegalkan

Nasional
Momen Jokowi Bertemu Puan sebelum 'Gala Dinner' WWF di Bali

Momen Jokowi Bertemu Puan sebelum "Gala Dinner" WWF di Bali

Nasional
Anak SYL Percantik Diri Diduga Pakai Uang Korupsi, Formappi: Wajah Buruk DPR

Anak SYL Percantik Diri Diduga Pakai Uang Korupsi, Formappi: Wajah Buruk DPR

Nasional
Vibes Sehat, Perwira Pertamina Healing dengan Berolahraga Lari

Vibes Sehat, Perwira Pertamina Healing dengan Berolahraga Lari

Nasional
Nyalakan Semangat Wirausaha Purna PMI, Bank Mandiri Gelar Workshop “Bapak Asuh: Grow Your Business Now!”

Nyalakan Semangat Wirausaha Purna PMI, Bank Mandiri Gelar Workshop “Bapak Asuh: Grow Your Business Now!”

Nasional
Data ICW: Hanya 6 dari 791 Kasus Korupsi pada 2023 yang Diusut Pencucian Uangnya

Data ICW: Hanya 6 dari 791 Kasus Korupsi pada 2023 yang Diusut Pencucian Uangnya

Nasional
UKT Meroket, Anies Sebut Keluarga Kelas Menengah Paling Kesulitan

UKT Meroket, Anies Sebut Keluarga Kelas Menengah Paling Kesulitan

Nasional
Anies Ungkap Kekhawatirannya Mau Maju Pilkada: Pilpres Kemarin Baik-baik Nggak?

Anies Ungkap Kekhawatirannya Mau Maju Pilkada: Pilpres Kemarin Baik-baik Nggak?

Nasional
MKD DPR Diminta Panggil Putri SYL yang Diduga Terima Aliran Dana

MKD DPR Diminta Panggil Putri SYL yang Diduga Terima Aliran Dana

Nasional
Kemenag: Jemaah Umrah Harus Tinggalkan Saudi Sebelum 6 Juni 2024

Kemenag: Jemaah Umrah Harus Tinggalkan Saudi Sebelum 6 Juni 2024

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com