Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gelar "Open House", Anies Dapat Banyak Pesan, Termasuk dari Orangtua Harun Al Rasyid

Kompas.com - 10/04/2024, 20:28 WIB
Tatang Guritno,
Novianti Setuningsih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan menggelar open house di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2024).

Pantauan Kompas.com, ratusan warga sekitar Lebak Bulus dan para relawan Anies-Muhaimin berdatangan sejak pukul 15.00 WIB sampai 18.00 WIB.

“Ini adalah bagian dari keunikan Indonesia, Idul Fitri diselenggarakan di seluruh dunia, tapi tidak semua tempat merayakannya sebagai sebuah event untuk mengikat erat tali silaturahmi,” ujar Anies di rumahnya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu.

“Saling bermaaf-maafan dan untuk mempertemukan yang sudah lama tidak berjumpa,” katanya melanjutkan.

Baca juga: Tanggapan Anies soal Gibran Ingin Bertemu di Momen Idul Fitri

Dalam momen itu, Anies mengaku bahwa dia masih menerima banyak harapan dari para warga yang mendatanginya.

Namun, karena antrean yang cukup panjang, banyak dari mereka yang sudah menuliskan pesan lewat sepucuk surat maupun kertas.

“Saya belum baca (pesannya). Tapi, semuanya menitipkan pesan untuk semangat perubahan jalan terus, begitulah yang paling banyak,” ujar Anies.

Orang tua Harun Al Rasyid, Didin Wahyudin dan istrinya, Murni selepas mengikuti open house Idul Fitri di kediaman capres nomor urut 1 Anies Baswedan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2024). KOMPAS.com/ Tatang Guritno Orang tua Harun Al Rasyid, Didin Wahyudin dan istrinya, Murni selepas mengikuti open house Idul Fitri di kediaman capres nomor urut 1 Anies Baswedan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2024).

Orangtua Harun Al Rasyid ingin kasus anaknya diusut

Kompas.com sempat menemui salah satu peserta open house di rumah Anies, yakni orangtua Harun Al Rasyin, Didin Wahyudin.

Harun adalah seorang remaja yang meninggal dunia dalam kerusuhan setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Sampai saat ini, kasusnya masih mengambang dan belum ditemukan siapa pihak yang mesti bertanggung jawab atas tewasnya Harun.

Baca juga: Anies Bilang Sudah Sowan ke PKS, tapi Belum Bertemu Cak Imin dan Surya Paloh

Didin dan istrinya, Murni mengaku menitipkan pada Anies untuk membantu pengusutan kasus kematian anaknya tersebut.

“Setiap bertemu beliau (Anies) saya selalu mengatakan itu. Tadi juga sempat (bilang) ke Bu Fery (istri Anies) juga. Kata Bu Fery,’ Sabar Bu',” ujar Murni.

Sementara, Didin mengaku hanya percaya pada Anies untuk mengungkap kasus kematian anaknya.

Dia mengatakan, tidak mau berharap lebih pada calon presiden (capres) lain. Bahkan, pada capres pemenang pemilihan presiden (Pilpres) 2024, Prabowo Subianto.

“Saya tidak berharap pada tim 02 ya, saya berharap dari tim 01,” kata Didin.

Baca juga: Anggap Keterangan 4 Menteri Jokowi Normatif, Timnas Anies-Muhaimin Optimistis Gugatan di MK Dikabulkan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Draf RUU TNI: Pensiun Perwira 60 Tahun, Khusus Jabatan Fungsional Bisa sampai 65 Tahun

Draf RUU TNI: Pensiun Perwira 60 Tahun, Khusus Jabatan Fungsional Bisa sampai 65 Tahun

Nasional
Survei PPI: Dico Ganinduto-Raffi Ahmad Paling Kuat di Pilkada Jateng

Survei PPI: Dico Ganinduto-Raffi Ahmad Paling Kuat di Pilkada Jateng

Nasional
SYL Beli Parfum Rp 5 Juta, Bayar Pakai ATM Biro Umum Kementan

SYL Beli Parfum Rp 5 Juta, Bayar Pakai ATM Biro Umum Kementan

Nasional
Demokrat Tuding Suara PAN Meroket di Kalsel, Ricuh soal Saksi Pecah di MK

Demokrat Tuding Suara PAN Meroket di Kalsel, Ricuh soal Saksi Pecah di MK

Nasional
TNI AL Ajak 56 Negara Latihan Non-perang di Perairan Bali

TNI AL Ajak 56 Negara Latihan Non-perang di Perairan Bali

Nasional
Taksi Terbang Sudah Tiba di IKN, Diuji coba Juli Mendatang

Taksi Terbang Sudah Tiba di IKN, Diuji coba Juli Mendatang

Nasional
Bamsoet Akan Rekomendasikan MPR 2024-2029 Kembali Kaji Amandemen UUD 1945

Bamsoet Akan Rekomendasikan MPR 2024-2029 Kembali Kaji Amandemen UUD 1945

Nasional
Harta Kekayaan Eks Dirjen Minerba yang Jadi Tersangka Korupsi Timah

Harta Kekayaan Eks Dirjen Minerba yang Jadi Tersangka Korupsi Timah

Nasional
Dengar Warga Kesulitan Air Bertahun-tahun, Risma Tegur Kades di Aceh Utara

Dengar Warga Kesulitan Air Bertahun-tahun, Risma Tegur Kades di Aceh Utara

Nasional
Bertemu MPPR Tiongkok, Puan Berharap Bisa Perkuat Kerja Sama RI dan Tiongkok

Bertemu MPPR Tiongkok, Puan Berharap Bisa Perkuat Kerja Sama RI dan Tiongkok

Nasional
Kejagung Masukkan Kerugian Lingkungan Rp 271 T Jadi Kerugian Negara Kasus Timah

Kejagung Masukkan Kerugian Lingkungan Rp 271 T Jadi Kerugian Negara Kasus Timah

Nasional
Survei Pilkada Jateng Versi PPI: Taj Yasin 10,9 Persen, Hendi 7,7 Persen, Dico 7,1 Persen

Survei Pilkada Jateng Versi PPI: Taj Yasin 10,9 Persen, Hendi 7,7 Persen, Dico 7,1 Persen

Nasional
Anggota Komisi IX DPR: Tapera Program Baik, tapi Perlu Disosialisasikan

Anggota Komisi IX DPR: Tapera Program Baik, tapi Perlu Disosialisasikan

Nasional
Saksi Sebut SYL Bayar Rp 10 Juta Makan Bareng Keluarga Pakai ATM Biro Umum Kementan,

Saksi Sebut SYL Bayar Rp 10 Juta Makan Bareng Keluarga Pakai ATM Biro Umum Kementan,

Nasional
Bertemu NPC, Puan Minta Pemerintah China Perkuat Dukungan untuk Palestina

Bertemu NPC, Puan Minta Pemerintah China Perkuat Dukungan untuk Palestina

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com