KILAS

BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

Penuhi Kebutuhan Pelayanan Kesehatan Bagi Warga Desa, Gus Halim Promosikan Satu Desa Satu Perawat

Kompas.com - 28/05/2022, 10:39 WIB
Inang Sh ,
Anissa DW

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendesa PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan, pihaknya bertekad mempromosikan perawat desa ke seluruh desa-desa di Indonesia.

Dia menjelaskan, promosi tersebut bertujuan untuk mewujudkan keberadaan perawat di setiap desa di seluruh Indonesia.

Menurutnya, salah satu upaya meningkatkan derajat kesehatan di desa dapat dilakukan dengan memenuhi kebutuhan dasar pelayanan kesehatan bagi desa-desa di Indonesia.

Untuk itu, program satu desa satu perawat menjadi solusi alternatif bagi peningkatan pelayanan kesehatan bagi warga desa di Indonesia.

“Keberadaan perawat desa sangat penting dan merupakan barang bagus. Adanya perawat desa adalah satu langkah yang bagus bagi desa-desa di seluruh Indonesia,” kata pria yang akrab disapa Gus Halim itu.

Hal tersebut Gus Halim katakan saat menghadiri acara Silaturahmi dengan Perawat Desa dan Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Mojokerto, di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Sehat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (27/5/2022).

Baca juga: BUMDes di Bolali Keberatan Bayar Rp 30 Juta Per Tahun ke PT KAI, Gus Halim Janji Carikan Solusi

“Jadi, yang perlu kita catat adalah barang bagus, meskipun bagus, kalau tidak dipromosikan tidak ada orang tahu bahwa itu barang bagus,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (28/5/2022).

Lebih lanjut, Gus Halim mengatakan, pihaknya juga membuka kemungkinan pemanfaatan dana desa untuk memfasilitasi perekrutan dan kebutuhan perawat desa.

Hal itu bertujuan agar terjadi peningkatan layanan kesehatan di desa dan melengkapi berbagai sarana penunjang maupun inovasi di bidang kesehatan di desa.

“Saya bertekad, sejak hari ini akan mempromosikan perawat desa. Kalau perlu nanti akan saya masukan di dalam prioritas penggunaan dana desa agar desa-desa bisa memberikan fasilitas untuk kepentingan perawat desa,” ungkapnya.

Untuk mempercepat terwujudnya satu desa satu perawat, Gus Halim membeberkan beberapa langkah yang akan ditempuh.

Pertama, satu desa satu perawat menjadi salah satu prioritas program dan kegiatan dalam pemanfaatan dana desa.

Baca juga: Luncurkan Transpolitan, Gus Halim: Konsep Transmigrasi Kini Harus Berbasis Ekonomi Digital

Hal itu dilakukan dengan mengaturnya dalam Peraturan Mendesa PDT (Permendesa PDTT) tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2023.

Kedua, membangun koordinasi yang intensif dengan PPNI untuk berbagi data terkait yang dibutuhkan.

Ketiga, Gus Halim akan berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) agar perawat desa bisa masuk dalam program Kementerian Kesehatan (Kemenkes), paling tidak untuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Tahun 2025-2045.

“Nanti saya akan berkoordinasi dengan Menkes supaya perawat desa bisa masuk dalam kebijakan nasional. Karena memang faktanya luar biasa pengabdian dari para perawat desa,” tegasnya.

Selain itu, Gus Halim juga akan memberikan penghargaan, mengapresiasi, dan memotivasi perawat di desa dan pemerintah desa untuk mengkampanyekan keberadaan perawat di desa.

Baca juga: Gus Halim: Pembangunan Desa Kini Ada Indikatornya, Tidak Bisa Dilakukan Segelintir Elite Desa

Terkait kampanye program perawat desa di Mojokerto, dia berjanji akan mendiskusikan dan melaksanakan kegiatan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto.

“Targetnya adalah nendangkan (lebih menggaungkan isu) perawat desa dari Kabupaten Mojokerto. Nanti tidak tahu apa bentuknya, tapi akan saya bikin atas nama Mendesa PDTT,” katanya.

Mendesa PDTT, imbuhnya, akan menggelar sebuah acara, festival, atau lomba, khusus untuk menandakan dimulainya program perawat desa (kick-off) di kabupaten di Jawa Timur.

Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut, turut hadir mendampingi Gus Halim, Lilik Umi Nasriyah, Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al-Barra, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mojokerto.


Terkini Lainnya

PDI-P Diprediksi Gabung Pemerintahan Jika Jokowi-Prabowo Tak Harmonis

PDI-P Diprediksi Gabung Pemerintahan Jika Jokowi-Prabowo Tak Harmonis

Nasional
PDI-P Dinilai Kontraproduktif dan Tak Punya Nilai Jual jika Gabung Koalisi Prabowo

PDI-P Dinilai Kontraproduktif dan Tak Punya Nilai Jual jika Gabung Koalisi Prabowo

Nasional
PDI-P Tentukan Sikap dan Posisi Politik dalam Rakernas Mei 2024

PDI-P Tentukan Sikap dan Posisi Politik dalam Rakernas Mei 2024

Nasional
Tanggal 25 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 25 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Singgung Konflik Global, Panglima Minta TNI AU Adaptif terhadap Perkembangan

Singgung Konflik Global, Panglima Minta TNI AU Adaptif terhadap Perkembangan

Nasional
Cak Imin Masih Bakal Diskusi dengan Dewan Syuro PKB soal Langkah Politik

Cak Imin Masih Bakal Diskusi dengan Dewan Syuro PKB soal Langkah Politik

Nasional
KSAD Terima Kunjungan Komandan Jenderal Angkatan Darat AS Wilayah Pasifik, Ini yang Dibahas

KSAD Terima Kunjungan Komandan Jenderal Angkatan Darat AS Wilayah Pasifik, Ini yang Dibahas

Nasional
Lanjutkan Silaturahim ke PKB, Anies Mengaku Belum Bahas Langkah Politik ke Depan

Lanjutkan Silaturahim ke PKB, Anies Mengaku Belum Bahas Langkah Politik ke Depan

Nasional
Akui Kekalahan pada Pilpres, Cak Imin Bilang Koalisi Perubahan Sudah Selesai

Akui Kekalahan pada Pilpres, Cak Imin Bilang Koalisi Perubahan Sudah Selesai

Nasional
Komarudin Watubun Tegaskan Jokowi dan Gibran Tak Lagi Kader PDI-P

Komarudin Watubun Tegaskan Jokowi dan Gibran Tak Lagi Kader PDI-P

Nasional
Gugatan Anies dan Ganjar Ditolak, Prabowo: Terima Kasih kepada MK yang Sudah Jalankan Tugas Berat

Gugatan Anies dan Ganjar Ditolak, Prabowo: Terima Kasih kepada MK yang Sudah Jalankan Tugas Berat

Nasional
Gowes Ansor 90 Km, Tapak Tilas Tempat Latihan Pertama Pasukan Perang 10 November

Gowes Ansor 90 Km, Tapak Tilas Tempat Latihan Pertama Pasukan Perang 10 November

Nasional
Cak Imin dan PKB Apresiasi 3 Hakim MK yang 'Dissenting Opinion' dalam Putusan Sengketa Pilpres

Cak Imin dan PKB Apresiasi 3 Hakim MK yang "Dissenting Opinion" dalam Putusan Sengketa Pilpres

Nasional
Prabowo Bersyukur MK Tolak Gugatan Anies dan Ganjar

Prabowo Bersyukur MK Tolak Gugatan Anies dan Ganjar

Nasional
Kepada Prabowo, Anies Titip Jaga Kebebasan Rakyat untuk Berpendapat

Kepada Prabowo, Anies Titip Jaga Kebebasan Rakyat untuk Berpendapat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com