Kompas.com - 27/05/2022, 11:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif (Buya Syafii Maarif), Jumat (27/5/2022).

"Kita semua berduka karena kehilangan seorang tokoh besar, guru bangsa, seorang panutan, teladan yang menginspirasi dan menggerakkan seluruh elemen bangsa," kata Zulhas, sapaan akrab Zulfikli, dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Sebelum Meninggal Dunia, Buya Syafii Maarif Sempat Berjuang Lawan Serangan Jantung

Zulhas menuturkan, setelah Syafii dikabarkan sakit, ia beberapa kali berupaya menjenguk Syafii, tetapi kondisi kesehatan Syafii tidak memungkinkan untuk dijenguk da menerima tamu.

Zulhas mengatakan, ia pun selalu mendoakan kesehatan Buya Syafii, begitu Syafii biasa disapa.

Tetapi, Zulhas terkejut setelah mendengar kabar berpulangnya Buya Syafii pada Jumat hari ini.

"Kita semua bersedih melepas kepergian guru bangsa dengan teladan yang indah itu. Buya meninggal di hari yang baik, sayyidul ayyam, Jumat 27 Mei pukul 10.15 pagi tadi. Insya Allah husnul khotimah. Allah tempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya," kata dia.

Baca juga: Buya Syafii Maarif Dimakamkan di Kulonprogo

Zulhas pun mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

"Tak mudah melepas kepergian Buya. Ini kesedihan dan kehilangan yang besar untuk umat dan bangsa. Semoga kita semua bisa melanjutkan perjuangan dan cita-cita Buya Syafii selama hidup," ujar dia.

Diberitakan, Buya Syafii wafat di RS PKU Muhammadiyah, Gamping, Sleman, Jumat.

"Muhammadiyah dan bangsa Indonesia berduka. Telah wafat Buya Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif pada hari Jumat tanggal 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping," tulis Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, dikutip dari keterangan resminya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.