Kompas.com - 22/04/2022, 13:06 WIB
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Yudisial (KY) mengumumkan lima calon hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang lolos tahap ketiga.

Tahapan ini merupakan seleksi kesehatan dan kepribadian yang pelaksanaannya dimulai sejak akhir Februari.

“Tes yang berkaitan dengan asesmen kepribadian dan kompetensi kami selenggarakan sejak 1 sampai 11 Maret. Kemudian pemeriksaan kesehatan diselenggarakan 14 sampai 16 Maret di RSPAD Gatot Subroto,” papar Ketua KY Mukti Fajar Nur Dewata dalam konferensi pers virtual, Jumat (21/4/2022).

Baca juga: Komisi Yudisial Dalami Video Viral Soal Dugaan Hakim PN Jaksel Hilangkan Barang Bukti

Mukti menerangkan, tahapan yang cukup panjang pada seleksi ketiga ini, adalah penulisan rekam jejak dan klarifikasi.

“Itu kita lakukan sejak akhir Februari hingga 20 April. Kemudian, kemarin kita adakan pleno penentuan kelulusan (tahap ketiga),” kata dia.

Berdasarkan hasil rapat pleno KY, Kamis (21/4/2022) itu sebanyak 5 Calon Hakim Ad Hoc Tipikor dinyatakan lolos.

Baca juga: 16 Calon Hakim Agung Lolos Seleksi Kesehatan dan Kepribadian

Adapun para kandidat yang lolos berdasarkan surat pengumuman KY nomor 04/PIM/RH.04.04/04/2022 adalah Agustinus Purnomo Hadi, Amir Aswan, Andreas Lumme, Arizon Mega Jaya, dan Rodjai Irawan.

Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara KY Miko Ginting menuturkan bahwa proses seleksi Hakim Ad Hoc Tipikor Mahkamah Agung (MA) 2021-2022 berlangsung secara transparan.

Ia meminta para kandidat mengabaikan jika ada pihak-pihak tertentu yang memberikan janji untuk membantu proses seleksi.

“Mohon mengabaikan semua permintaan atau informasi yang mengatasnamakan Komisi Yudisial yang menjanjikan untuk mempermudah atau mengamankan kelulusan,” imbuh dia.

Baca juga: Berikut 11 Nama Calon Hakim Ad Hoc Tipikor MA Tahun 2021/2022 yang Lolos Seleksi Kualitas

Diketahui, para kandidat yang lolos seleksi tahap ketiga baik Calon Hakim Agung (CHA) maupun Calon Hakim Ad Hoc Tipikor bakal mengikuti seleksi wawancara 25 hingga 28 April 2022.

Proses seleksi itu bakal digelar di Gedung Komisi Yudisial Jakarta.

Nantinya, akan dipilih 1 hakim agung kamar perdata, 4 orang untuk kamar pidana, 1 orang untuk kamar agama, 2 orang untuk kamar tata usaha negara, serta 3 orang ad hoc tipikor.

Nama-nama itu bakal diberikan oleh KY ke DPR untuk disetujui sebelum akhirnya diangkat oleh Presiden dan Ketua MA.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekayaan Pengganti Anies, Heru Budi Hartono Rp 31,9 M, Naik Rp 6 M dalam Setahun

Kekayaan Pengganti Anies, Heru Budi Hartono Rp 31,9 M, Naik Rp 6 M dalam Setahun

Nasional
Kejagung Duga Kemenperin Pimpinan Airlangga Hartarto Petik Untung dengan Naikkan Kuota Impor Garam

Kejagung Duga Kemenperin Pimpinan Airlangga Hartarto Petik Untung dengan Naikkan Kuota Impor Garam

Nasional
Jokowi Terima Surat dari FIFA, Ini Isi Lengkapnya

Jokowi Terima Surat dari FIFA, Ini Isi Lengkapnya

Nasional
Penampakan Pintu 12, Lokasi Paling Banyak Korban di Tragedi Kanjuruhan

Penampakan Pintu 12, Lokasi Paling Banyak Korban di Tragedi Kanjuruhan

Nasional
Pelempar Batu ke Mobil Polisi Berisi Pemain Persebaya di Kanjuruhan Diketahui, Tersangka Segera Diumumkan

Pelempar Batu ke Mobil Polisi Berisi Pemain Persebaya di Kanjuruhan Diketahui, Tersangka Segera Diumumkan

Nasional
Pengaruh Negatif Keragaman Terhadap Kehidupan

Pengaruh Negatif Keragaman Terhadap Kehidupan

Nasional
Bentuk-bentuk Akulturasi

Bentuk-bentuk Akulturasi

Nasional
Nasdem Bertemu Pimpinan Parlemen Ukraina, Bahas Perdamaian dan Peluang Kerja Sama Bilateral

Nasdem Bertemu Pimpinan Parlemen Ukraina, Bahas Perdamaian dan Peluang Kerja Sama Bilateral

Nasional
Tanggal 10 Oktober Hari Memperingati Apa?

Tanggal 10 Oktober Hari Memperingati Apa?

Nasional
Muhaimin soal Berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2024: Insya Allah, Tunggu Pengumuman

Muhaimin soal Berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2024: Insya Allah, Tunggu Pengumuman

Nasional
Pemeriksaan Kehamilan hingga Biaya Persalinan Gratis lewat Jampersal, Ini Mekanismenya

Pemeriksaan Kehamilan hingga Biaya Persalinan Gratis lewat Jampersal, Ini Mekanismenya

Nasional
UPDATE 7 Oktober: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 73 Persen, Ketiga 27,26 Persen

UPDATE 7 Oktober: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 73 Persen, Ketiga 27,26 Persen

Nasional
Cak Imin Akui Sulit Koalisi dengan Nasdem Setelah Deklarasi Anies Capres

Cak Imin Akui Sulit Koalisi dengan Nasdem Setelah Deklarasi Anies Capres

Nasional
Percaya Anies Baswedan Bakal Pilih Cawapres Terbaik, Nasdem: PositiveThinking

Percaya Anies Baswedan Bakal Pilih Cawapres Terbaik, Nasdem: PositiveThinking

Nasional
Muhaimin: Gerindra-PKB Deklarasi Capres Akhir Oktober

Muhaimin: Gerindra-PKB Deklarasi Capres Akhir Oktober

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.