Sambangi KPK, Prima Tagih Komitmen KPK Usut Dugaan Keterlibatan Luhut-Erick Thohir di Bisnis PCR

Kompas.com - 17/11/2021, 10:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Prima menagih komitmen KPK mengusut dugaan keterlibatan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir dalam bisnis PCR.

“Kami DPP Prima menagih komitmen awal pada KPK sesuai apa yang kemarin mereka pernah menyatakan sikap mengusut tuntas kasus PCR ini,” ujar Wakil Ketua Umum DPP Prima Alif Kamal di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (17/11/2021).

“Kami bersurat agar (temuan awal dugaan keterlibatan Luhut dan Erick) itu agar bisa dibuka pada publik,” ucap dia.

Baca juga: Luhut dan Erick Thohir Dilaporkan ke Polisi soal Bisnis PCR, Dianggap Kolusi dan Nepotisme

Sebelumnya, Prima telah melaporkan dugaan keterlibatan Luhut Binsar Pandjaitan dan Erick Thohir ke KPK pada Kamis (4/11/2021).

Kendati menyambangi KPK, Prima tak membawa data tambahan terkait dugaan keterlibatan dua Menteri tersebut dalam bisnis PCR.

Alif mengatakan, laporan terhadap dua Menteri itu dilakukan berdasarkan hasil investigasi pemberitaan media.

Ia menilai, investigasi pemberitaan media terkait keterlibatan dua pejabat itu patut ditindak lanjuti oleh KPK sebagai data awal.

Baca juga: Bantah Terlibat Bisnis PCR, Erick Thohir: Kebenaran Pasti Akan Terbukti

Selanjutnya, Alif meminta KPK mendalami lebih jauh terkait dugaan adanya penggunaan kekuasaan untuk bermain dalam bisnis PCR.

“Ini saya pikir menjadi data awal bagi KPK untuk bisa mengungkap, panggil aja itu Luhut, panggil aja itu Erick agar kemudian KPK clear menjelaskan kepada publik bahwa yang terjadi seperti ini," kata Alif.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.