Kompas.com - 21/10/2021, 16:55 WIB
Presiden Joko Widodo saat mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan pada Rabu (13/1/2021). Penyuntikan ini sekaligus menandai program vaksinasi Covid-19 di Indonesia. ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTOPresiden Joko Widodo saat mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan pada Rabu (13/1/2021). Penyuntikan ini sekaligus menandai program vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak dua tahun belakangan, pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presidan Ma'ruf Amin terus berupaya mengendalikan penyebaran Covid-19.

Strategi untuk menekan kasus dilakukan secara bertingkat hingga ke daerah, seperti menggencarkan vaksinasi, memenuhi ketersediaan obat-obatan, distribusi sembako hingga memaksimalkan ruang perawatan di rumah sakit.

Berburu vaksin Covid-19

Upaya untuk mengamankan stok vaksin dilakukan pemerintah melalui kerja sama bilateral maupun multilateral.

Pada 20 September 2020, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, kerja sama dilakukan melalui multilateral dengan lembaga Aliansi Vaksin Dunia atau Global Alliance for Vaccines and Immunization (Gavi).

Menurut Retno, Gavi dapat memberikan vaksin Covid-19 sekitar 20 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 53,6 juta orang.

"Dan Indonesia akan memperoleh keringanan finansial melalui mekanisme co-financing. Maka, diharapkan harga vaksin melalui trek multilateral dapat lebih murah jika dibandingkan mekanisme lainnya," ujar Retno, dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Capaian Kinerja Pemerintah, 280 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Berhasil Diperoleh

Sementara itu, dalam kerja sama bilateral, Retno mengatakan, Indonesia menjalin kerja sama dengan perusahaan China, Sinovac Biotech Ltd, yang menyediakan vaksin Sinovac.

Retno mengatakan, perusahaan asal China itu berkomitmen menyediakan 20-30 juta dosis vaksin untuk Indonesia pada 2020, dan 290-340 juta dosis vaksin pada 2021.

Dalam perjalanannya, pemerintah melakukan uji klinis tahap III terhadap vaksin Sinovac pada Agustus 2020, proses uji klinis ini dilakukan tim uji klinis vaksin dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.

Setelah melalui uji coba dan mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pada Rabu, 13 Januari 2021, Presiden Joko Widodo membuka program vaksinasi Covid-19. Saat itu, Indonesia baru menerima 3 juta dosis vaksin Sinovac siap pakai.

Jokowi bersama jajarannya disuntik vaksin Covid-19 dengan merek Sinovac pertama kali. Hal tersebut menjadi momentum bersejarah di Indonesia.

Program vaksinasi Covid-19 pun dimulai dari kelompok prioritas yaitu tenaga kesehatan. Kemudian TNI, Kepolisian, aparat penegak hukum dan petugas pelayanan publik.

Selanjutnya, tokoh masyarakat, pelaku perekonomian strategis, guru atau tenaga pendidik.

Baca juga: Indonesia Terima 1,4 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca yang Dihibahkan Australia dan Jepang

Ada pula aparatur kementerian, organisasi perangkat daerah dan anggota legislatif, masyarakat rentan geospasial, sosial dan ekonomi serta masyarakat pelaku perekonomian lainnya.

Seiring berjalannya program vaksinasi, pemerintah juga menerima vaksin AstraZeneca pertama kalinya pada 8 Maret 2020 sebanyak 1.113.600 dosis, melalui kerja sama multilateral dengan Gavi.

Disusul kedatangan vaksin Sinopharm pada akhir April 2021. Vaksin ini digunakan dalam program Vaksinasi Gotong Royong.

Kemudian, pada 11 Juli 2021, vaksin Moderna tiba di Indonesia yang disumbangkan pemerintah Amerika Serikat dan dikirim melalui Gavi.

Pada 19 Agustus 2021, pemerintah kedatangan vaksin Pfizer sebanyak 1.560.780 dosis. Vaksin ini dapat digunakan untuk usia 12 tahun ke atas.

Terakhir, vaksin Johnson & Johnson tiba di Indonesia pada 11 September 2021 melalui kerja sama dengan pemerintah Belanda melalui skema bilateral. Vaksin ini hanya membutuhkan satu kali suntikan.

Berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) pada 4 Oktober 2021, total vaksin yang sudah diperoleh sebanyak 280.527.920 dosis.

Jumlah tersebut terdiri dari 219.676.280 dosis vaksin Sinovac, 28.190.720 dosis vaksin AstraZeneca, 8.450.000 dosis vaksin Sinopharm, 8.000.160 dosis vaksin Moderna serta 15.710.760 dosis vaksin Pfizer.

Baca juga: Indonesia Terima 224.000 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Jepang

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan pernyataan kepada pers terkait kedatangan vaksin Covid-19 AstraZeneca di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (8/5/2021). Sebanyak 1,3 juta vaksin Covid-19 AstraZeneca tiba di Indonesia melalui jalur multilateral yakni melalui skema Covax facility dan selanjutnya akan diproses di Bio Farma, Kota Bandung.RYIADHY/INFOPUBLIK/KEMKOMINFO Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan pernyataan kepada pers terkait kedatangan vaksin Covid-19 AstraZeneca di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (8/5/2021). Sebanyak 1,3 juta vaksin Covid-19 AstraZeneca tiba di Indonesia melalui jalur multilateral yakni melalui skema Covax facility dan selanjutnya akan diproses di Bio Farma, Kota Bandung.

Vaksin Merah Putih

Terbatasnya stok vaksin Covid-19 global, membuat Indonesia mendorong produksi vaksin dalam negeri dengan nama Vaksin Merah Putih.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prabowo Maju Capres 2024, Gerindra: Harapan Masyarakat Begitu Besar

Prabowo Maju Capres 2024, Gerindra: Harapan Masyarakat Begitu Besar

Nasional
Sering Sulit Akses Siaran TV Analog, Masyarakat Kalteng Sambut Baik Peralihan ke Digital

Sering Sulit Akses Siaran TV Analog, Masyarakat Kalteng Sambut Baik Peralihan ke Digital

Nasional
Sekjen Gerindra: Kami Akan Bela Terus Anies, tetapi Apakah Formula E Kebutuhan Masyarakat Jakarta?

Sekjen Gerindra: Kami Akan Bela Terus Anies, tetapi Apakah Formula E Kebutuhan Masyarakat Jakarta?

Nasional
Periksa Dua Saksi, KPK Dalami Aliran Uang yang Diterima Bupati Bintan

Periksa Dua Saksi, KPK Dalami Aliran Uang yang Diterima Bupati Bintan

Nasional
Polri Ingatkan ASN dan Karyawan Swasta Dilarang Cuti Natal-Tahun Baru

Polri Ingatkan ASN dan Karyawan Swasta Dilarang Cuti Natal-Tahun Baru

Nasional
Menkes Sebut Masyarakat Takut Vaksin yang Tersedia, Laju Vaksinasi Covid-19 Menurun

Menkes Sebut Masyarakat Takut Vaksin yang Tersedia, Laju Vaksinasi Covid-19 Menurun

Nasional
Ketua Komisi X DPR Bersurat ke Kemendikbud Ristek, Minta Guru Honorer K2 Diangkat Jadi Guru PPPK

Ketua Komisi X DPR Bersurat ke Kemendikbud Ristek, Minta Guru Honorer K2 Diangkat Jadi Guru PPPK

Nasional
19 Daerah Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Menkes Sebut Kemampuan Testing Menurun

19 Daerah Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Menkes Sebut Kemampuan Testing Menurun

Nasional
Ketua Komisi X Nilai Nadiem Belum Sungguh-sungguh Mengafirmasi Keberadaan Guru Honorer

Ketua Komisi X Nilai Nadiem Belum Sungguh-sungguh Mengafirmasi Keberadaan Guru Honorer

Nasional
 Kemenkominfo Dorong Keterlibatan Komunitas Media untuk Promosikan Presidensi G20 Indonesia

Kemenkominfo Dorong Keterlibatan Komunitas Media untuk Promosikan Presidensi G20 Indonesia

Nasional
Menkes: 19 Kabupaten/Kota Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Menkes: 19 Kabupaten/Kota Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Nasional
Masyarakat Tak Bisa Tunjukkan Bukti Vaksin Tak Akan Dilayani Beli Tiket Transportasi

Masyarakat Tak Bisa Tunjukkan Bukti Vaksin Tak Akan Dilayani Beli Tiket Transportasi

Nasional
4.255.268 Kasus Covid-19 Indonesia dan Upaya Hindari Gelombang Ketiga

4.255.268 Kasus Covid-19 Indonesia dan Upaya Hindari Gelombang Ketiga

Nasional
Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Guru Madrasah dan Pesantren Sebarkan Islam Toleran

Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Guru Madrasah dan Pesantren Sebarkan Islam Toleran

Nasional
[POPULER NASIONAL] Polemik Telegram Panglima soal Proses Hukum Anggota TNI | Yusril: Tak Heran UU Cipta Kerja Rontok di MK

[POPULER NASIONAL] Polemik Telegram Panglima soal Proses Hukum Anggota TNI | Yusril: Tak Heran UU Cipta Kerja Rontok di MK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.