Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/08/2021, 06:45 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Kasus penularan Covid-19 di Indonesia masih terus terjadi, meski mengalami penurunan dari sisi jumlah. Di sisi lain, pemerintah mengakui belum dapat mencapai target 2 juta suntikan vaksin per hari hingga akhir Agustus 2021.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Sabtu (28/8/2021) terjadi penambahan sebanyak 10.050 kasus positif Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Maka secara kumulatif saat ini terdapat 4.066.404 kasus positif di tanah air sejak pertama kali diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.

Jumlah pasien sembuh juga terus bertambah, tercatat 18.594 orang sembuh dari infeksi Covid-19 dalam satu hari.

Angka tersebut menambah total jumlah kesembuhan mencapai 3.707.850 kasus hingga saat ini.

Baca juga: UPDATE: Sebaran 10.050 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, Tertinggi di Jawa Timur

Namun berita duka akibat Covid-19 masih menyelimuti tanah air. Pada kurun 27-28 Agustus 2021, pemerintah mencatat terdapat 591 pasien mininggal dunia. Maka terdapat 131.372 orang meninggal selama pandemi berlangsung.

Dengan angka tersebut saat ini terdapat 227.182 kasus aktif Covid-19. Kasus aktif adalah pasien yang masih terkonfirmasi positif virus corona dan menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri.

Target vaksinasi tidak tercapai

Berdasarkan data Satgas Covid-19 diketahui saat ini terdapat 61.222.258 orang yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama.

Angka tersebut setara dengan 29,40 persen dari target vaksinasi yang ditetapkan pemerintah.

Sementara itu sebanyak 34.702.821 orang sudah mendapatkan vaksin dosis kedua atau setara dengan 16,66 persen dari total target vaksinasi.

Adapun pemerintah menargetkan sebanyak 208.265.720 orang mesti sudah mendapatkan vaksin Covid-19 untuk untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd imunnity.

Baca juga: Kemenkes: Target 2 Juta Vaksinasi Covid-19 Per Hari pada Agustus Tak Tercapai

Namun Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyebut target suntikan vaksinasi per hari di bulan Agustus belum tercapai.

Saat ini, rata-rata suntikan vaksin per hari yang telah diberikan baru mencapai angka 1 juta.

“Di bulan Agustus ini sepertinya target 2 juta per hari ini belum bisa kita capai,” terang Nadia dalam diskusi virtual di kanal YouTube Kemkominfo TV, Sabtu.

Nadia menyebut bahwa pihaknya akan berusaha mencapai target 2 juta vaksin Covid-19 per hari pada September.

“Kami akan dan intensifikasi pelayanan vaksinasi di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, menambah jumlah hari, jumlah sesi, waktu pelayanan dan kuota sesuai ketersediaan vaksin,” ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebut Keputusannya Tepat Tak Lakukan 'Lockdown', Jokowi: Ekonomi Bisa Minus 15-17 Persen

Sebut Keputusannya Tepat Tak Lakukan "Lockdown", Jokowi: Ekonomi Bisa Minus 15-17 Persen

Nasional
Jokowi Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Peringkat 1 atau 2 di Antara Negara G20

Jokowi Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Peringkat 1 atau 2 di Antara Negara G20

Nasional
Menpan-RB Beri Klarifikasi soal Anggaran Kemiskinan Rp 500 Triliun Tersedot untuk Rapat

Menpan-RB Beri Klarifikasi soal Anggaran Kemiskinan Rp 500 Triliun Tersedot untuk Rapat

Nasional
Agung Laksono Yakin KIB Segera Deklarasi Capres-Cawapres: Golkar Bulat Dukung Airlangga Capres

Agung Laksono Yakin KIB Segera Deklarasi Capres-Cawapres: Golkar Bulat Dukung Airlangga Capres

Nasional
Menlu Retno Marsudi: Yang Dapat Menolong Myanmar adalah Bangsa Myanmar Sendiri

Menlu Retno Marsudi: Yang Dapat Menolong Myanmar adalah Bangsa Myanmar Sendiri

Nasional
'DPR Periode Ini Paling Hening Sepanjang Sejarah Reformasi, padahal Harusnya Mengkritik Pemerintah...'

"DPR Periode Ini Paling Hening Sepanjang Sejarah Reformasi, padahal Harusnya Mengkritik Pemerintah..."

Nasional
Cerita Jokowi soal Penanganan Covid-19: Hampir 80 Persen Menteri Minta 'Lockdown'

Cerita Jokowi soal Penanganan Covid-19: Hampir 80 Persen Menteri Minta "Lockdown"

Nasional
Erick Thohir Diklaim sebagai Kandidat Cawapres Terkuat PAN

Erick Thohir Diklaim sebagai Kandidat Cawapres Terkuat PAN

Nasional
Kompolnas Pasrah, Keluarga Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Dipersilakan Praperadilan

Kompolnas Pasrah, Keluarga Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Dipersilakan Praperadilan

Nasional
Kompolnas Sudah Klarifikasi Penyidik Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak, Ini Hasilnya

Kompolnas Sudah Klarifikasi Penyidik Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak, Ini Hasilnya

Nasional
Ditanya Peluang Erick Thohir Gabung PAN, Zulhas: Setiap Hari Sama Saya Terus

Ditanya Peluang Erick Thohir Gabung PAN, Zulhas: Setiap Hari Sama Saya Terus

Nasional
Selain Jokowi, Megawati Juga Hadiri Perayaan Imlek Nasional di Lapangan Banteng

Selain Jokowi, Megawati Juga Hadiri Perayaan Imlek Nasional di Lapangan Banteng

Nasional
DPW Nasdem Akan Usulkan Sejumlah Kader sebagai Cagub DKI, Termasuk Ahmad Sahroni

DPW Nasdem Akan Usulkan Sejumlah Kader sebagai Cagub DKI, Termasuk Ahmad Sahroni

Nasional
Substansi Putusan MK Berubah, Pakar Sebut Versi Pembacaan Hakim di Sidang yang Berlaku

Substansi Putusan MK Berubah, Pakar Sebut Versi Pembacaan Hakim di Sidang yang Berlaku

Nasional
Pakar Nilai Berubahnya Substansi Putusan MK Pelanggaran, Harus Diusut

Pakar Nilai Berubahnya Substansi Putusan MK Pelanggaran, Harus Diusut

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.