Kompas.com - 29/06/2021, 18:47 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam konferensi pers pemulangan buron Kejaksaan, Hendra Subrata, pada Sabtu (26/6/2021). IstimewaKepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam konferensi pers pemulangan buron Kejaksaan, Hendra Subrata, pada Sabtu (26/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung memindahkan terpidana kasus percobaan pembunuhan, Hendra Subrata, ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Salemba Jakarta.

Ia akan menjalani hukuman penjara selama empat tahun sesuai putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada 2009 dan ketetapan Mahkamah Agung pada 2010.

"Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan swab antigen terakhir, di mana dinyatakan sehat, terpidana Hendra Subrata alias Anyi alias Endang Rifai dibawa oleh jaksa eksekutor ke Lapas Kelas II A Salemba Jakarta guna menjalani hukuman badan berupa pidana penjara," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Selasa (29/6/2021).

Hendra Subrata merupakan terpidana kasus percobaan pembunuhan terhadap Hermanto Wibowo yang sempat buron selama 10 tahun.

Ia masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Negeri Jakarta Barat sejak 28 September 2011.

Baca juga: Pengungkapan Buron Hendra Subrata, Bermula dari Paspor Asli tetapi Palsu

Keberadaan Hendra diketahui saat dia hendak memperpanjang paspor pada Februari lalu di Kedutaan Besar RI, Singapura. Ketika itu, Hendra sudah berganti identitasnya dan menggunakan paspor atas nama Endang Rifai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena menemukan kejanggalan, Atase Kejaksaan di KBRI Singapura kemudian menghubungi Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Kejaksaan Agung.

Kemudian, ditemukan bahwa Endang sesungguhnya adalah Hendra, buron kejaksaan. Selanjutnya, ia pun dideportasi ke Indonesia pada 26 Juni 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.