TNI AU dan AU AS Awali Latihan Manuver F-16 dengan Terbang Pengenalan

Kompas.com - 17/06/2021, 10:23 WIB
Pesawat tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara berada di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, dalam rangka menjalani latihan bersama dengan United State Pacific Air Force (USPACAF). DispenauPesawat tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara berada di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, dalam rangka menjalani latihan bersama dengan United State Pacific Air Force (USPACAF).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (AU) dan United States Pacific Air Force (USPACAF) Amerika Serikat (AS) mengawali latihan teknik bermanuver bersama dengan terbang familiarisasi (pengenalan) yang melibatkan pesawat tempur F-16.

Angkatan udara kedua negara itu kini tengah menjalani latihan bersama bersandi Cope West 2021 yang berlangsung di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru.

"Terbang familiarisasi ini falcon flight, panther flight dan rage flight sudah dimulai sejak kemarin," ujar Komandan Wing 6 Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel (Pnb) Jajang Setiawan selaku Direktur Latihan Cope West, dikutip dari Antara, Kamis (17/6/2021).

Jajang menjelaskan terbang familiarisasi dilakukan bertujuan untuk mengetahui alternate aerodrome dan visualisasi area latihan.

Terbang familiarisasi juga sekaligus bertujuan untuk mengenali ketinggian.

Baca juga: Latihan Bersama di Pekanbaru, TNI dan AU AS Kerahkan 6 Pesawat Tempur F-16

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Misalnya, perbukitan, menara pemancar, dan lainnya yang ada di areal latihan bersama Cope West 2021.

"Latihan bersama dilakukan dengan delapan pesawat tempur F-16 dari TNI-AU dan USPACAF Amerika Serikat. Sementara pesawat tempur multirole tersebut berasal dari Skuadron Udara 3 Lanud Iswahjudi dan 13th Fighter Squadron Mizawa AFB Jepang," terang Jajang.

Selama dua minggu ke depan, pesawat tempur F-16 TNI AU dan USPACAF AS akan berlatih bersama di langit Riau.

Seluruh tahapan latihan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Orde Baru Tuding PRD Salah Satu Penyebab Kerusuhan 27 Juli 1996

Ketika Orde Baru Tuding PRD Salah Satu Penyebab Kerusuhan 27 Juli 1996

Nasional
Menko PMK Minta Pemda Segera Habiskan Stok Vaksin Covid-19

Menko PMK Minta Pemda Segera Habiskan Stok Vaksin Covid-19

Nasional
Aturan Baru Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Saat PPKM Level 4 Dirilis, Ini Ketentuannya

Aturan Baru Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Saat PPKM Level 4 Dirilis, Ini Ketentuannya

Nasional
Kunjungan ke Kaltim, Menko PMK Imbau Perusahaan Besar Bantu Kebutuhan Oksigen Lewat CSR

Kunjungan ke Kaltim, Menko PMK Imbau Perusahaan Besar Bantu Kebutuhan Oksigen Lewat CSR

Nasional
Mahfud Ajak Kerja Sama Ormas Keagamaan Tekan Kasus Covid-19

Mahfud Ajak Kerja Sama Ormas Keagamaan Tekan Kasus Covid-19

Nasional
Mendagri Minta Kepala Daerah Terjun Langsung Salurkan Bansos ke Warga

Mendagri Minta Kepala Daerah Terjun Langsung Salurkan Bansos ke Warga

Nasional
Wapres Minta Ulama Jaga Keselamatan Negara dari Potensi Ketidakpercayaan Masyarakat

Wapres Minta Ulama Jaga Keselamatan Negara dari Potensi Ketidakpercayaan Masyarakat

Nasional
Cerita Budiman Sudjatmiko Dituding Jadi Dalang Kerusuhan 27 Juli 1996

Cerita Budiman Sudjatmiko Dituding Jadi Dalang Kerusuhan 27 Juli 1996

Nasional
Ini Alasan Hakim Memvonis Bebas Mandor Renovasi Gedung Kejagung

Ini Alasan Hakim Memvonis Bebas Mandor Renovasi Gedung Kejagung

Nasional
Soal Aturan Makan 20 Menit, Tito: Terdengar Lucu, tetapi Beberapa Negara Sudah Berlakukan

Soal Aturan Makan 20 Menit, Tito: Terdengar Lucu, tetapi Beberapa Negara Sudah Berlakukan

Nasional
25 Tahun Kudatuli: Peristiwa Mencekam di Kantor PDI

25 Tahun Kudatuli: Peristiwa Mencekam di Kantor PDI

Nasional
Karut-marut Pencairan Insentif Tenaga Kesehatan di Tengah Pandemi

Karut-marut Pencairan Insentif Tenaga Kesehatan di Tengah Pandemi

Nasional
Terbitkan Surat Edaran, KPK Minta Industri Jasa Keuangan Kendalikan Gratifikasi

Terbitkan Surat Edaran, KPK Minta Industri Jasa Keuangan Kendalikan Gratifikasi

Nasional
Angka Kematian Tinggi, Menkes Ingatkan Pentingnya Ukur Saturasi Oksigen Pasien Covid-19

Angka Kematian Tinggi, Menkes Ingatkan Pentingnya Ukur Saturasi Oksigen Pasien Covid-19

Nasional
Perjalanan PDI Perjuangan: dari Kudatuli, Oposisi, Dominasi, hingga Pandemi

Perjalanan PDI Perjuangan: dari Kudatuli, Oposisi, Dominasi, hingga Pandemi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X