Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Satgas Covid-19 Ungkap Alasan Mengapa Warga Jangan Ragu Divaksinasi

Kompas.com - 17/06/2021, 08:20 WIB
Dian Erika Nugraheny,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengimbau masyarakat tidak ragu terhadap vaksin Covid-19 Sinovac, AstraZeneca dan Sinopharm.

Ketiga vaksin tersebut telah mendapatkan izin pemakaian dari badan kesehatan dunia (WHO).

"Ketiga vaksin itu sudah mendapatkan izin pemakaian dari WHO. Maka kita tak perlu ragu lagi dengan vaksin yang ada. Vaksin yang terbaik adalah vaksin yang tersedia," ujar Reisa saat memberikan keterangan pers virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Jubir Satgas: Pemerintah Jamin Vaksin Covid-19 Aman dan Berkhasiat

Menurutnya, pemerintah menjamin vaksin Covid-19 yang diberikan kepada masyarakat adalah vaksin yang aman, bermutu dan berkhasiat.

Hal ini diperkuat dengan studi terkini yang menunjukkan vaksin Sinovac dan AstraZeneca efektif mengurangi angka kegawat daruratan Covid-19.

Kedua vaksin itu juga mengurangi risiko untuk dirawat di ruang ICU dan mengurangi fatalitas.

Dia pun mengingatkan bahwa vaksin Covid-19 melindungi individu dari kemungkinan komplikasi apabila sampai terpapar Covid-19.

Meski demikian, vaksin tersebut tidak membuat individu bebas dari virus corona penyebab Covid-19.

Terlebih jika virus tersebut berpindah kepada individu lain yang belum divaksin Covid-19.

"Bagi mereka yang telah divaksin tetap jaga protokol kesehatan. Lindungi orang lain dari potensi penularan virus corona. Terlebih kepada mereka yang belum divaksin," tambahnya.

Sebelumnya, pemerintah melaporkan, hingga Rabu (15/6/2021) pukul 12.00 WIB, jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis kedua mencapai 11.815.618 orang.

Baca juga: Jubir Satgas: Pemerintah Jamin Vaksin Covid-19 Aman dan Berkhasiat

Sementara jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama yakni sebanyak 21.448.774 orang.

Adapun masyarakat yang divaksin tersebut berasal dari kalangan tenaga kesehatan, petugas publik dan lansia. Mereka adalah sasaran pada program vaksinasi tahap kedua.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com