Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi dan Mentan Amran Sulaiman Bersepeda Bareng di Mataram

Kompas.com - 01/05/2024, 09:29 WIB
Dian Erika Nugraheny,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengawali kegiatan pagi di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan bersepeda, pada Rabu (1/5/2024).

Sekitar pukul 06.15 WITA, Presiden Jokowi keluar dari hotel tempatnya bermalam dengan menggowes sepeda bambu miliknya.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman bergabung dengan Presiden mengayuh sepeda miliknya.

Sejumlah masyarakat tampak menyapa Presiden Jokowi sejak keluar dari depan hotel.

Baca juga: Jokowi Tembok Tebal yang Halangi PDI-P Berkoalisi dengan Prabowo

Presiden dan rombongan kemudian melintasi Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Terusan Bung Hatta, dan kembali ke Jalan Jenderal Sudirman hingga ke hotel tempatnya bermalam.

"Pak Jokowi, Pak Jokowi!" sapa warga sebagaimana dilansir siaran pers Sekretariat Presiden.

Selesai bersepeda selama sekitar 30 menit, Kepala Negara kembali ke hotel tempatnya dengan tetap meng-gowes sepeda.

Namun sebelum masuk ke dalam hotel, Presiden menyempatkan diri menyapa dan berswafoto dengan masyarakat yang sudah menunggu di sekitar hotel.

Baca juga: Jokowi Makan Mie Gacoan di NTB, Pesan Mi Level 0

Salah satu warga, Fauzi mengaku senang karena bisa bersalaman dengan Jokowi.

"Wah, teriak-teriak terus biar bisa ketemu sama Pak Jokowi. Sebenarnya kakak saya juga (teriak), tapi saya yang dipanggil ajudan beliau dikasih salam, alhamdulillah, makasih Pak Jokowi," ungkap Fauzi.

"Luar biasa, tidak terduga, mungkin rezeki bagi kita walau sekadar dapat salam dari beliau," tambahnya.

Pesiden Joko Widodo tiba di NTB pada Selasa (30/4/2024) sore.

Pada Selasa malam, Kepala Negara menyempatkan diri menyantap mie dan menyapa masyarakat Kota Mataram.

Baca juga: Projo Ungkap Kemungkinan Jokowi Akan Gabung Parpol Lain Setelah Tak Dianggap PDI-P

Sebelum bertolak ke NTB, Presiden mengawali kunker dengan mengunjungi Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur pada Selasa siang.

Di Banyuwangi, Presiden menyerahkan 10.323 sertifikat tanah elektronik kepada masyarakat yang dipusatkan di GOR Tawang Alun, Kabupaten Banyuwangi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

MUI Tegaskan Judi Online Haram dan Merusak Moral Masyarakat

MUI Tegaskan Judi Online Haram dan Merusak Moral Masyarakat

Nasional
Anies, PDI-P, dan PKS Disebut Perpaduan 'Powerful' pada Pilkada Jakarta

Anies, PDI-P, dan PKS Disebut Perpaduan "Powerful" pada Pilkada Jakarta

Nasional
PKS Dianggap Serius Kaji Tawaran Koalisi Prabowo, Tak Usung Anies di Jakarta

PKS Dianggap Serius Kaji Tawaran Koalisi Prabowo, Tak Usung Anies di Jakarta

Nasional
Siapa Teken Keppres Pemindahan Ibu Kota, Jokowi atau Prabowo?

Siapa Teken Keppres Pemindahan Ibu Kota, Jokowi atau Prabowo?

Nasional
Pakar Anggap PDI-P 'Bunuh Diri' jika Usung Anies pada Pilkada Jakarta

Pakar Anggap PDI-P "Bunuh Diri" jika Usung Anies pada Pilkada Jakarta

Nasional
Pimpin Rapat Progres Kerja INA Digital, Menpan-RB Anas Tekankan Percepatan Kinerja

Pimpin Rapat Progres Kerja INA Digital, Menpan-RB Anas Tekankan Percepatan Kinerja

Nasional
Hasto PDI-P Sebut Risma Belum Ditugaskan untuk Maju pada Pilkada Jatim

Hasto PDI-P Sebut Risma Belum Ditugaskan untuk Maju pada Pilkada Jatim

Nasional
Psikolog Forensik Beberkan Dugaan Pelanggaran Etik dalam Penyidikan Kasus 'Vina Cirebon'

Psikolog Forensik Beberkan Dugaan Pelanggaran Etik dalam Penyidikan Kasus "Vina Cirebon"

Nasional
Upaya Polri Perangi Judi “Online”, Bandar Dijerat TPPU hingga Buka “Hotline”

Upaya Polri Perangi Judi “Online”, Bandar Dijerat TPPU hingga Buka “Hotline”

Nasional
Pihak Pegi Setiawan Laporkan Penyidik Polda Jabar ke Propam, Polri: Kami Tak Jawab Dulu

Pihak Pegi Setiawan Laporkan Penyidik Polda Jabar ke Propam, Polri: Kami Tak Jawab Dulu

Nasional
Penculikan Aktivis '98 dan Para Orangtua yang Wafat dalam Penantian...

Penculikan Aktivis '98 dan Para Orangtua yang Wafat dalam Penantian...

Nasional
[POPULER NASIONAL] PDI-P Ingin Usung Kader Sendiri di Pilkada Jakarta | Jemaah Haji Plus Asal Jakarta Terkatung-katung di Mina

[POPULER NASIONAL] PDI-P Ingin Usung Kader Sendiri di Pilkada Jakarta | Jemaah Haji Plus Asal Jakarta Terkatung-katung di Mina

Nasional
Tanggal 25 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 25 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Tanggal 24 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 24 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Polri Sebut Mayoritas Judi Online Dioperasikan dari Mekong Raya

Polri Sebut Mayoritas Judi Online Dioperasikan dari Mekong Raya

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com