Mendagri Minta RKPD Kalimantan Utara Tahun 2022 Dorong Pemberdayaan SDM

Kompas.com - 13/04/2021, 15:34 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian KOMPAS.com/AJI YK PUTRAMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kalimantan Utara Tahun 2022 ikut mendorong pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) dan transformasi ekonomi.

Menurut Tito, hal itu sejalan dengan sejalan dengan lima visi dan misi Presiden Joko Widodo.

"Karena kita komandonya ya dari satu, komando tunggal sebagai pimpinan negara, pimpinan pemerintahan," kata Tito saat memberikan sambutan di acara Musrenbang Penyusunan RKPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2022, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Mendagri: Otsus Papua Spiritnya Perbaiki Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan

Adapun Presiden Joko Widodo memberikan amanat agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah membuat perencanaan yang matang untuk memperkuat pembangunan SDM. Apabila SDM unggul, akan lahir tenaga kerja produktif yang mampu bersaing secara global.

Tito mengatakan, ada dua pembangunan SDM yang harus difokuskan yakni meningkatkan kualitas bidang pendidikan, baik formal dan informal.

Serta bidang kesehatan agar angkatan kerja memiliki kondisi tubuh yang sehat sehingga mampu bekerja dengan optimal.

"Sekali lagi pembangunan SDM dengan fokus pada pendidikan dan kesehatan menjadi hal yang utama dan ini dalam sistem pemerintahan kita UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah," ujarnya.

Baca juga: Mendagri Minta Kepala Daerah Bentuk Tim Terpadu untuk Tangani Konflik Sosial

Mantan Kapolri ini melanjutkan, salah satu persoalan besar bangsa Indonesia yaitu adanya pertumbuhan penduduk yang sangat cepat.

Menurut dia, bonus demografi menyebabkan pemerintah harus menyelaraskan jumlah angkatan kerja dengan lapangan pekerjaan yang mampu menampungnya.

"Namun ini akan menjadi bencana demografi kalau angkatan kerja yang besar itu tidak mampu tertampung, tidak mampu ditampung, mereka tidak bisa mendapatkan pekerjaan dan yang terjadi nanti adalah pengangguran," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X