Kompas.com - 16/02/2021, 19:53 WIB
Tenaga kesehatan melakukan perawatan terhadap pasien Covid-19 di RSUD Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/2/2021). Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor menjadi rumah sakit (RS) khusus untuk pasien virus corona (Covid-19) sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemkes). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGTenaga kesehatan melakukan perawatan terhadap pasien Covid-19 di RSUD Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/2/2021). Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor menjadi rumah sakit (RS) khusus untuk pasien virus corona (Covid-19) sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemkes).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, Kompas.com – Sekretaris Jenderal Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Lia G Partakusuma menyebutkan saat ini belum semua rumah sakit di Indonesia dapat memenuhi permintaan Kemenkes untuk menambah ketersediaan tempat tidur sebanyak 30 persen guna perawatan pasien Covid-19.

Lia menyebutkan ketersediaan sumber daya manusia menjadi penghambat penambahan jumlah tempat tidur di rumah sakit.

Sebab, penambahan jumlah tempat tidur, menurut Lia, juga berarti penambahan jumlah sumber daya manusia yang bertugas mengawasi dan melayani pasien di ruang tersebut.

Baca juga: Bupati Paser Meninggal Dunia, Sempat Masuk Rumah Sakit karena Demam

“Sebagian (rumah sakit) sudah memproses rekrutmen untuk menambah SDM, nah masih ada pelatihan-pelatihan yang akan dilaksanakan untuk menjalankan kegiatan untuk bisa seperti yang diinginkan Menteri kesehatan (Menkes),” sebut Lia dalam diskusi virtual yang diadakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (PNPB), Selasa (16/2/2021).

Dengan kondisi ini, Lia berharap program pemberlakukan pembatasan kebijakan masyarakat (PPKM) skala mikro berjalan efektif. 

Dengan begitu, Lia berharap rumah sakit akan mengalami penurunan tingkat keterisian oasien Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kondisi tersebut berdampak pada proses penambahan ketersediaan tempat tidur yang bisa berjalan lebih cepat, karena rumah sakit tidak harus mencari sumber daya manusia baru.

Baca juga: Okupansi Rumah Sakit Turun, Ridwan Kamil Klaim PPKM di Jabar Berhasil

“Kalau angka pasien Covid-19 turun, kita bisa memfungsikan SDM yang dibutuhkan. Sebab saat ini hampir semua rumah sakit sedang mencari tenaga (SDM),” terang Lia.

Adapun sebelumnya Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta rumah sakit menambah ketersediaan tempat tidur mencapai 30 hingga 40 persen untuk mengatasi lonjakan pasien Covid-19 pasca libur Natal dan Tahun Baru 2020.

Saat itu Budi meminta penambahan jumlah tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19 dilakukan sejak awal Januari hingga minggu pertama Februari 2021.

“Saat ini kebutuhan jumlah tempat tidur meningkat dari 15.000 tempat tidur, menjadi 36.000 tempat tidur,” terangnya Selasa (12/1/2021) bulan lalu.

Baca juga: Tingkat Hunian Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran 50 Persen

Sebagai informasi hari ini terjadi penambahan 10.029 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia. Maka sampai hari ini tercatat sudah terdapat 1.233.959 kasus infeksi corona di tanah air.

Namun demikian jumlah orang dinyatakan sembuh juga meningkat yakni mencapai angka 7.609. Dengan jumlah tersebut, total orang dinyatakan sembuh Covid-19 sudah mencapai 1.039.674.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 14 Desember, Sejumlah Daerah Kembali ke Level 2

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 14 Desember, Sejumlah Daerah Kembali ke Level 2

Nasional
Polri: Bentrokan Personel Kopassus dan Brimob di Tembagapura Tak Ganggu Soliditas TNI-Polri

Polri: Bentrokan Personel Kopassus dan Brimob di Tembagapura Tak Ganggu Soliditas TNI-Polri

Nasional
Luhut: Masyarakat Jangan Panik Varian Omicron, Hanya Perlu Waspada

Luhut: Masyarakat Jangan Panik Varian Omicron, Hanya Perlu Waspada

Nasional
Hasil Evaluasi PPKM, Luhut Sebut Situasi Covid-19 di Jawa-Bali Stabil

Hasil Evaluasi PPKM, Luhut Sebut Situasi Covid-19 di Jawa-Bali Stabil

Nasional
Mahfud MD: Pemerintah Targetkan Revisi UU Cipta Kerja Kurang dari 2 Tahun

Mahfud MD: Pemerintah Targetkan Revisi UU Cipta Kerja Kurang dari 2 Tahun

Nasional
Muhaimin Bertemu Uskup Agung Jakarta, Bahas Refleksi Natal hingga Papua

Muhaimin Bertemu Uskup Agung Jakarta, Bahas Refleksi Natal hingga Papua

Nasional
Harap Ada Poros Ketiga pada Pilpres 2024, PPP Singgung Keterbelahan Masyarakat

Harap Ada Poros Ketiga pada Pilpres 2024, PPP Singgung Keterbelahan Masyarakat

Nasional
Polisi Militer Selidiki Keributan antara Prajurit TNI di Batam

Polisi Militer Selidiki Keributan antara Prajurit TNI di Batam

Nasional
Temui Kardinal Suharyo, Gus Muhaimin: Bangsa Kita Semakin Kokoh dalam Persatuan

Temui Kardinal Suharyo, Gus Muhaimin: Bangsa Kita Semakin Kokoh dalam Persatuan

Nasional
Komisi II Targetkan Jadwal Pemilu 2024 Dapat Disepakati pada Awal 2022

Komisi II Targetkan Jadwal Pemilu 2024 Dapat Disepakati pada Awal 2022

Nasional
Fadli Zon Dilaporkan ke MKD DPR karena Kicauan Terkait UU Cipta Kerja

Fadli Zon Dilaporkan ke MKD DPR karena Kicauan Terkait UU Cipta Kerja

Nasional
Arsul Sani PPP: Reshuffle? Saya Tanya Tokek Istana Dulu

Arsul Sani PPP: Reshuffle? Saya Tanya Tokek Istana Dulu

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Duga Ada Unsur KKN pada Bisnis PCR

Koalisi Masyarakat Sipil Duga Ada Unsur KKN pada Bisnis PCR

Nasional
Arsul Sani Dukung Revisi UU PPP untuk Atur Mekanisme Omnibus Law

Arsul Sani Dukung Revisi UU PPP untuk Atur Mekanisme Omnibus Law

Nasional
Amphuri Sambut Baik Kebijakan Arab Saudi soal Syarat Penyelenggaraan Umrah

Amphuri Sambut Baik Kebijakan Arab Saudi soal Syarat Penyelenggaraan Umrah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.