Kompas.com - 16/02/2021, 15:07 WIB
Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat memberikan berkas pasien Covid-19 saat tiba di pos pemeriksaan IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). Gubernur Anies Baswedan pada Sabtu pekan lalu mengatakan saat ini pasien terpapar Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala atau OTG akan dirawat di RSD Wisma Atlet, sebanyak 1.740 pasien Covid-19 yang dirawat inap hingga Rabu, 16 September 2020. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat memberikan berkas pasien Covid-19 saat tiba di pos pemeriksaan IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). Gubernur Anies Baswedan pada Sabtu pekan lalu mengatakan saat ini pasien terpapar Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala atau OTG akan dirawat di RSD Wisma Atlet, sebanyak 1.740 pasien Covid-19 yang dirawat inap hingga Rabu, 16 September 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Sekretariat RS Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet Kolonel Laut Tjahja Nurrobi mengungkapkan, hingga Selasa (16/2/2021), tingkat hunian di Wisma Atlet mencapai 50 persen.

Persentase ini mengalami penurunan dibandingkan dua minggu sebelumnya. Pada Selasa (2/2/2021) tingkat hunian RSD Wisma Atlet Kemayoran mencapai 58,49 persen.

"Tingkat hunian mengalami penurunan untuk kasus yang terkonfirmasi. Hari ini pun tingkat hunian bed occupancy rate (BOR) nya sudah hampir 50 persen, itu yang untuk pasien-pasien bergejala," kata Nurrobi dalam diskusi BNPB yang disiarkan secara daring, Selasa (16/2/2021).

Menurut Nurrobi, tingkat hunian di Wisma Atlet sebenarnya sudah menurun sejak akhir Januari 2021 tepatnya 24 Januari.

Baca juga: Update 16 Februari: RS Wisma Atlet Terisi 54,7 Persen

Ia menduga, penurunan tingkat hunian ini dikarenakan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ditambah dengan PPKM mikro yang mulai berjalan.

Kendati demikian, ia menekankan bahwa penurunan tingkat hunian ini tidak dapat dijadikan patokan bahwa Covid-19 sudah melandai.

"Wisma Atlet sudah 50 persen, tapi ini belum bisa dipakai sebagai patokan, karena kita di Wisma Atlet ini yang tadinya kita merawat pasien orang tanpa gejala (OTG) plus bergejala, sekarang kan hanya yang bergejala saja," jelasnya.

Nurrobi melanjutkan, pihaknya berencana akan mengembalikan pasien OTG yang berada di Wisma Atlet Pademangan ke Wisma Atlet Kemayoran.

Baca juga: Kisah Tenaga Medis RS Wisma Atlet Menikah secara Virtual karena Positif Covid-19

Sebaliknya, Wisma Atlet Pademangan akan disii oleh pasien Covid-19 tanpa gejala dari luar negeri atau repatriasi.

"Rencana kebijakan dari pimpinan dalam waktu dekat, kami akan menerima lagi pasien tanpa gejala. Jadi yang dari Pademangan itu nantinya kita kembalikan lagi ke Wisma Atlet Kemayoran, sehingga Pademangan hanya untuk pasien dari luar negeri atau repatriasi," ungkap dia.

Dua minggu sebelumnya, Selasa (2/2/2021), tingkat hunian di Wisma Atlet Kemayoran 58,49 persen. Persentase tersebut mengalami penurunan dibanding beberapa hari belakangan.

"Kalau kita lihat minggu lalu, bahkan pernah 82 sampai 85 persen, kemudian turun 77 persen dan kemarin 58,7 persen dan hari ini 58,49 persen dari hunian yang disiapkan," ujar Koordinator RSD Covid-19 Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono dalam konferensi pers di BNPB, Jakarta, Selasa (2/2/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu PKS, AHY Senang Dapat Ucapan Selamat Terkait Isu Kudeta

Bertemu PKS, AHY Senang Dapat Ucapan Selamat Terkait Isu Kudeta

Nasional
Seratusan WN India Masuk Indonesia, 9 Positif Covid-19

Seratusan WN India Masuk Indonesia, 9 Positif Covid-19

Nasional
Jokowi Klaim Indonesia Sangat Serius dalam Pengendalian Perubahan Iklim

Jokowi Klaim Indonesia Sangat Serius dalam Pengendalian Perubahan Iklim

Nasional
Mudik Dilarang, Operator Telekomunikasi Diminta Sediakan Layanan Terjangkau untuk Silaturahmi Daring

Mudik Dilarang, Operator Telekomunikasi Diminta Sediakan Layanan Terjangkau untuk Silaturahmi Daring

Nasional
Firli Sebut di Era-nya, Sudah 2 Penyidik asal Polri yang Ditindak KPK

Firli Sebut di Era-nya, Sudah 2 Penyidik asal Polri yang Ditindak KPK

Nasional
Pandemi Belum Berakhir, Larangan Mudik, dan Kedatangan Seratusan WN India

Pandemi Belum Berakhir, Larangan Mudik, dan Kedatangan Seratusan WN India

Nasional
Jokowi: Penebangan Hutan di Indonesia Menurun Paling Signifikan dalam 20 Tahun Terakhir

Jokowi: Penebangan Hutan di Indonesia Menurun Paling Signifikan dalam 20 Tahun Terakhir

Nasional
Satgas: Mudik di Tengah Pandemi Covid-19 Sangat Membahayakan Lansia

Satgas: Mudik di Tengah Pandemi Covid-19 Sangat Membahayakan Lansia

Nasional
Sebelum Menetapkan Tersangka dalam Kasus Suap Penyidik KPK, 8 Saksi Sudah Diperiksa

Sebelum Menetapkan Tersangka dalam Kasus Suap Penyidik KPK, 8 Saksi Sudah Diperiksa

Nasional
Disuap Rp 1,5 M, Penyidik KPK Stepanus Robin Janji Kasus Korupsi Tanjungbalai Tak Ditindaklanjuti

Disuap Rp 1,5 M, Penyidik KPK Stepanus Robin Janji Kasus Korupsi Tanjungbalai Tak Ditindaklanjuti

Nasional
Diduga Penyidik KPK Stepanus Robin Terima Suap Tak Hanya dari Wali Kota Tanjungbalai, Nilainya Rp 438 Juta

Diduga Penyidik KPK Stepanus Robin Terima Suap Tak Hanya dari Wali Kota Tanjungbalai, Nilainya Rp 438 Juta

Nasional
AKP Stepanus Robin, Penyidik KPK yang Terima Suap, Dilaporkan ke Dewan Pengawas

AKP Stepanus Robin, Penyidik KPK yang Terima Suap, Dilaporkan ke Dewan Pengawas

Nasional
Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin Disebut Berperan dalam Kasus Penerimaan Suap oleh Penyidik KPK

Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin Disebut Berperan dalam Kasus Penerimaan Suap oleh Penyidik KPK

Nasional
Kekuatan Terbaik Dikerahkan, Berharap Awak Kapal Selam KRI Nanggala-402 Kembali Pulang...

Kekuatan Terbaik Dikerahkan, Berharap Awak Kapal Selam KRI Nanggala-402 Kembali Pulang...

Nasional
[POPULER NASIONAL] Panitia Acara Maulid Rizieq Minta Izin Tutup Jalan | Daftar Nama 53 Personel Kapal Selam KRI Nanggala

[POPULER NASIONAL] Panitia Acara Maulid Rizieq Minta Izin Tutup Jalan | Daftar Nama 53 Personel Kapal Selam KRI Nanggala

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X