8 Bulan Pandemi, Persentase Kasus Kematian Covid-19 di RI Masih di Atas Dunia

Kompas.com - 05/11/2020, 18:04 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual di Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Graha BNPB, Jakarta, Selasa (20/10/2020) Dok. Humas BNPBJuru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual di Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Graha BNPB, Jakarta, Selasa (20/10/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan perkembangan data terbaru Covid-19 di Indonesia.

Data-data ini merupakan hasil dari pencatatan kasus Covid-19 selama lebih dari delapan bulan pandemi, terhitung sejak 2 Maret 2020.

"Saat ini terjadi penambahan kasus positif sebanyak 4.065 kasus, sehingga total kasusnya 425.796 kasus positif Covid-19," ujar Wiku dalam konferensi pers daring yang ditayangkan di kanal YouTube BNPB, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Satgas Akui Banyak Informasi Simpang Siur Perihal Vaksin Covid-19

Dari jumlah itu, kasus aktif Covid-19 tercatat sebanyak 54.306 atau 12,75 persen. Sementara itu, kasus aktif Covid-19 dunia saat ini berada di persentase angka 25,8 persen.

Kemudian, total pasien sembuh dari Covid-19 di Indonesia saat ini sebanyak 357.142 orang. Jumlah ini setara dengan 83,9 persen. Adapun persentase kasus sembuh dunia sebesar 71,3 persen.

"Sedangkan jumlah kasus kematian kumulatif akibat Covid-19 adalah 14.348 kasus atau 3,4 persen. Yang mana kasus kematian dunia adalah 2,5 persen," ungkap Wiku.

Dengan demikian, hingga delapan bulan pandemi, persentase kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia belum pernah lebih rendah dari persentase dunia.

Baca juga: Anggaran Covid-19 pada 2021 Diutamakan untuk Pengadaan Vaksin

Meski demikian, Wiku menyebut penanganan Covid-19 di Indonesia saat ini sudah cukup baik.

"Ini terlihat dari penurunan kasus positif dan angka kematian. Lalu testing yang terus mengalami peningkatan dan mendekati standar WHO," lanjutnya.

"Capaian positif ini tidak boleh membuat kita semua lengah. Masyarakat harus disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam setiap kegiatan yang mereka lakukan," tambahnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X