BNPT Minta Dukungan Semua Pihak Tanggulangi Terorisme dan Ekstrimisme

Kompas.com - 19/10/2020, 15:42 WIB
Ilustrasi terorisme ShutterstockIlustrasi terorisme

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT) meminta dukungan stakeholder dalam menangkal terorisme dan ekstrimisme di Tanah Air.

Hal itu sehubungan dengan diluncurkannya platform Indonesia Knowledge Hub on Countering Terrorism and Violent Extremism (I-KHub).

"Kami berharap seluruh dukungan stakeholder agar bisa dimanfaatkan bersama sehingga apa yang kita kerjakan itu terarah, terpadu, dan menghindari tumpang tindih," ujar Direktur Kerja Sama Regional dan Multilateral BNPT Zaim A Nasution, Senin (19/10/2020).

Zaim mengatakan, platform tersebut bukan sekadar untuk mengumpulkan informasi, melainkan juga untuk saling berkoordinasi dalam rangka menanggulangi terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan.

Baca juga: Perkuat Penanggulangan Terorisme dan Ekstremisme, BNPT Luncurkan I-KHub

Untuk itu, ia berharap adanya sinergitas dari seluruh pemangku kepentingan.

"Lebih dari itu kita bisa berkoordinasi dan bekerja sinergis antara pemangku kepentingan, antara lain mitra pembangunan, kementerian/lembaga," kata dia.

Sementara itu Direktur Pertahanan dan Keamanan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Dewo Broto Joko menilai platform I-KHub dapat mendukung program dan perencanaan BNPT.

Menurutnya, platform tersebut juga akan bermanfaat bagi negara lain yang ingin mengetahui pengalaman Indonesia dalam menanggulangi terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan.

Baca juga: BNPT Ingatkan Potensi Penyebaran Paham Teror di Lingkungan Karyawan Swasta

"Tidak hanya untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada negara lain, juga bermanfaat untuk menyusun program dan rencana kegiatan BNPT dalam rangka penanggulangan terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan," terang dia.

Sebelumnya, Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafly secara simbolis meresmikan platform I-KHub.

Platform ini sebagai upaya menanggulangi terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan.

Diluncurkannya I-KHub juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Penanggulangan Tindak Pidana Terorisme.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serikat Pekerja Tekstil Gugat UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi

Serikat Pekerja Tekstil Gugat UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi

Nasional
Usulan Pemerintah, RKUHP dan RUU Pemasyarakatan Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2021

Usulan Pemerintah, RKUHP dan RUU Pemasyarakatan Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2021

Nasional
Suami Kecelakaan Lalu Lintas, Isteri: Sudah Siaga dengan Kartu JKN-KIS

Suami Kecelakaan Lalu Lintas, Isteri: Sudah Siaga dengan Kartu JKN-KIS

Nasional
Seleksi PPPK, Momentum Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honorer

Seleksi PPPK, Momentum Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honorer

Nasional
Mendagri: Pemilih Harus Langsung Pulang Setelah Mencoblos, Jangan Berkumpul di TPS

Mendagri: Pemilih Harus Langsung Pulang Setelah Mencoblos, Jangan Berkumpul di TPS

Nasional
Irjen Napoleon Bantah Minta Uang Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”

Irjen Napoleon Bantah Minta Uang Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”

Nasional
Disinggung soal Permintaan Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”, Irjen Napoleon Tertawa

Disinggung soal Permintaan Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”, Irjen Napoleon Tertawa

Nasional
Irjen Napoleon: Paper Bag Warna Merah dari Tommy Sumardi Berisi Risalah Sidang Djoko Tjandra

Irjen Napoleon: Paper Bag Warna Merah dari Tommy Sumardi Berisi Risalah Sidang Djoko Tjandra

Nasional
Irjen Napoleon Akui Bertemu Tommy Sumardi di Ruangannya, Bahas Djoko Tjandra

Irjen Napoleon Akui Bertemu Tommy Sumardi di Ruangannya, Bahas Djoko Tjandra

Nasional
Komnas HAM: Penegakan HAM Seharusnya Tidak Jadi Perkara yang Sulit bagi Pemerintah

Komnas HAM: Penegakan HAM Seharusnya Tidak Jadi Perkara yang Sulit bagi Pemerintah

Nasional
Mendikbud Pastikan Anggaran untuk PPPK 2021 Ditanggung Pemerintah Pusat

Mendikbud Pastikan Anggaran untuk PPPK 2021 Ditanggung Pemerintah Pusat

Nasional
Peserta Seleksi PPPK 2021 Akan Dapat Materi Pembelajaran secara Daring

Peserta Seleksi PPPK 2021 Akan Dapat Materi Pembelajaran secara Daring

Nasional
Mantan Jaksa Agung Ini: 3 Hal Ini Akan Terjadi jika Kasus HAM Berat Masa Lalu Tak Diselesaikan

Mantan Jaksa Agung Ini: 3 Hal Ini Akan Terjadi jika Kasus HAM Berat Masa Lalu Tak Diselesaikan

Nasional
Wapres: Seleksi Guru PPPK Solusi Pembenahan Tata Kelola Guru

Wapres: Seleksi Guru PPPK Solusi Pembenahan Tata Kelola Guru

Nasional
Abaikan Protokol Kesehatan saat Catatkan Pernikahan Putri Rizieq Shihab, Kepala KUA Tanah Abang Dimutasi

Abaikan Protokol Kesehatan saat Catatkan Pernikahan Putri Rizieq Shihab, Kepala KUA Tanah Abang Dimutasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X