Pemerintah Sudah Salurkan Rp 304,6 Triliun untuk Pemulihan Ekonomi

Kompas.com - 30/09/2020, 17:44 WIB
Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (Satgas PEN) Budi Gunadi Sadikin Dok. BNPBKetua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (Satgas PEN) Budi Gunadi Sadikin
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah menggelontorkan anggaran penanganan Covid-19 untuk pemulihan sektor ekonomi sebesar Rp 304,6 triliun.

Hal tersebut disampaikan Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers dari Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/9/2020).

"Pada akhir september atau kuartal ketiga ini pencairan kita sudah semakin cepat. Sampai akhir september kita sudah berhasil mencairkan sekitar Rp 304,6 triliun," kata Budi.

Baca juga: Menko Airlangga: Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Telah Terserap Rp 254 Triliun

Budi menyebut, sekitar 43,6 persen dari total anggaran yang disiapkan Rp 695,2 triliun. Jumlah tersebut naik 27 persen dari realisasi penyaluran pada akhir Agustus 2020, yakni Rp 240,9 triliun.

Dengan stimulus yang tergolong besar ini, Budi optimistis pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III 2020 lebih baik dibandingkan kuartal II.

Budi pun merinci penyaluran stimulus di sektor yang menjadi tanggung jawab Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional.

Untuk program perlindungan sosial, dana yang disalurkan mencapai Rp 150,86 dari target Rp 203,9 triliun.

"Ini adalah yang paling besar pencapaiannya, karena memang menjadi salah satu fokus pemerintah," ucap Budi.

Baca juga: Kemenkop: UMKM Digital Kunci Pemulihan Ekonomi Indonesia

Sektor selanjutnya adalah stimulus bagi UMKM. Dari pagu yang disiapkan Rp 123,47 triliun, pemerintah telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 79,06 triliun.

Kemudian pada sektor kementerian atau lembaga (K/L) dan pemerintah daerah, realisasi penyaluran baru Rp 25,3 triliun dari total anggaran Rp 106 triliun.

Adapun untuk insentif usaha, pemerintah telah menyalurkan Rp27,61 triliun.

Terakhir, untuk pembiayaan bagi koperasi, pemerintah belum mulai menyalurkan. Namun ia berharap program sudah berjalan dan langsung tersalur sebesar Rp 53,6 triliun pada awal Oktober.

"Insya Allah akhir tahun kita optimis seluruh anggaran bisa kita serap, sehingga bisa memberikan daya ungkit yang cukup tinggi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal ketiga dan keempat," ujar Budi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa: Bu Megawati, Stop Mengerdilkan Demo oleh Milenial

Mahasiswa: Bu Megawati, Stop Mengerdilkan Demo oleh Milenial

Nasional
LBH Pers: Polisi Pukul Rata, Seolah Semua Anarkis...

LBH Pers: Polisi Pukul Rata, Seolah Semua Anarkis...

Nasional
Soal Pidato Mega, Anggota DPR Muda: Sepantasnya Tokoh Bangsa Tak Cela Milenial

Soal Pidato Mega, Anggota DPR Muda: Sepantasnya Tokoh Bangsa Tak Cela Milenial

Nasional
KSPI Duga Menaker Berbohong soal Ini...

KSPI Duga Menaker Berbohong soal Ini...

Nasional
Din Syamsuddin: Ada Gejala 'Constitutional Dictatorship' di Negara Ini

Din Syamsuddin: Ada Gejala "Constitutional Dictatorship" di Negara Ini

Nasional
KPK Buka Peluang Gunakan Pasal Perintangan Penyidikan bagi yang Bantu Hiendra Soenjoto

KPK Buka Peluang Gunakan Pasal Perintangan Penyidikan bagi yang Bantu Hiendra Soenjoto

Nasional
Relawan Dianiaya Aparat, Muhammadiyah Desak Polri Proses Hukum Terduga Pelaku

Relawan Dianiaya Aparat, Muhammadiyah Desak Polri Proses Hukum Terduga Pelaku

Nasional
Respons Megawati, Anggota DPR Termuda: Tak Adil Milenial Distereotipkan Hanya Bisa Demo

Respons Megawati, Anggota DPR Termuda: Tak Adil Milenial Distereotipkan Hanya Bisa Demo

Nasional
Eks Kepala BNPT: Perpres soal Tugas TNI Atasi Terorisme Perlu Pemahaman yang Mendasar

Eks Kepala BNPT: Perpres soal Tugas TNI Atasi Terorisme Perlu Pemahaman yang Mendasar

Nasional
KPK Periksa Istri dan Teman Hiendra, Tersangka Penyuap Nurhadi

KPK Periksa Istri dan Teman Hiendra, Tersangka Penyuap Nurhadi

Nasional
Sekjen PPP Harap Kaum Milenial Bisa Tangkap Maksud Pesan Megawati

Sekjen PPP Harap Kaum Milenial Bisa Tangkap Maksud Pesan Megawati

Nasional
UPDATE: 2.897 Kasus Baru Covid-19 di 31 Provinsi, Tertinggi di DKI

UPDATE: 2.897 Kasus Baru Covid-19 di 31 Provinsi, Tertinggi di DKI

Nasional
UPDATE 30 Oktober: 24.854 Spesimen Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 30 Oktober: 24.854 Spesimen Diperiksa dalam Sehari

Nasional
Katib Aam PBNU Sebut Ketegangan di Dunia Disebabkan Masalah Ideologi

Katib Aam PBNU Sebut Ketegangan di Dunia Disebabkan Masalah Ideologi

Nasional
Polisi Bubarkan Deklarasi KAMI di Jambi, Gatot Nurmantyo Gagal Pidato

Polisi Bubarkan Deklarasi KAMI di Jambi, Gatot Nurmantyo Gagal Pidato

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X