Kisah Dua Sahabat Sejati, JK dan JO

Kompas.com - 17/09/2020, 08:53 WIB
Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama saat difoto di ruang kerjanya di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Selasa (27/9/2016). Jakob Oetama, genap berusia 85 tahun pada hari ini. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGPendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama saat difoto di ruang kerjanya di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Selasa (27/9/2016). Jakob Oetama, genap berusia 85 tahun pada hari ini.

Dalam perspektif ini, JK dan JO melihat kemajemukan bangsa, sepelik apa pun masalahnya, pasti bisa diselesaikan, selama dimensi keadilan bisa dijaga.

Hulu masalah bangsa kita ada pada rasa keadilan itu. JK dan JO meyakini ini. Maka, keduanya pun selalu sensitif dengan agenda keadilan tersebut. 

Kesamaan pandangan dan visi inilah yang mengawetkan persahabatan JK dan JO. Agenda rutin tiap tiga bulan sarapan pagi bareng, adalah ajang di mana keduanya saling menukar dan mengisi.

Mereka saling mencari dan merindukan untuk berbicara, terutama hal-hal yang menjadi isu nasional. Dalam berdiskusi, JO lebih banyak mendengar daripada berbicara.

JK lebih acap menguraikan latar belakang sesuatu yang digelisahkan keduanya itu. Namun, di akhir percakapan, JO selalu menutup dengan membingkai persoalan yang dipercakapkan kedua sahabat itu.  

Baca juga: Sofjan Wanandi Kenang Jakob Oetama: Saya Dianggap Adiknya

Beberapa saat sebelum berangkat ke pemakaman, JK, Sofyan Wanandi, dan saya, masih sempat berbicara tentang ketokohan dan jasa JO buat bangsa ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yang jelas, JK sangat mengagumi sahabatnya itu dalam hal komitmen mendidik bangsa kita untuk hidup di tengah kemajemukan. Bagi JK, sahabatnya itu adalah teladan dalam hal moderasi.

Malah, JK meminta kami untuk tetap berkomunikasi dengan anak-anak Kompas yang ditinggalkan JO, agar misi Kompas sebagai jangkar bangsa, agar perahu kebangsaan ini tidak dioleng ke kiri dan ke kanan, tetap dipelihara. 

Suatu saat, ketika JK masih menjadi Wakil Presiden, tiba-tiba Sofyan Wanandi menyampaikan bahwa JO minta waktu untuk bertemu.

Di tengah agenda yang menggunung dan sudah terjadwal jauh sebelumnya, JK langsung meminta stafnya untuk menunda sebagian acaranya dan menyiapkan waktu khusus untuk menerima JO. 

Semasa hidup JO, sahabatnya, JK, selalu menyiapkan waktu untuknya. Setelah pergi pun, JK tetap menyiapkan waktu buat sahabatnya, JO.

Ia menunda yang lain, demi mengantar sahabatnya itu. Dan bukankah ini yang disebut persahabatan sejati? 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Pernah Berikan Pinjaman Rp 200 Juta kepada Eks Penyidik KPK

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Pernah Berikan Pinjaman Rp 200 Juta kepada Eks Penyidik KPK

Nasional
Putusan Dewas Dinilai Janggal, Pimpinan KPK Diminta Tindak Lanjuti Temuan Ombudsman

Putusan Dewas Dinilai Janggal, Pimpinan KPK Diminta Tindak Lanjuti Temuan Ombudsman

Nasional
Penggabungan Ganti Rugi di Kasus Juliari Ditolak, Korban Korupsi Bansos Covid-19 Ajukan Kasasi

Penggabungan Ganti Rugi di Kasus Juliari Ditolak, Korban Korupsi Bansos Covid-19 Ajukan Kasasi

Nasional
5 Pekerja Bangunan Divonis 1 Tahun Penjara dalam Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

5 Pekerja Bangunan Divonis 1 Tahun Penjara dalam Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

Nasional
Milad MUI ke-46, Wakil Ketua DPR Harap Ulama Bantu Mengedukasi Umat agar Disiplin Prokes

Milad MUI ke-46, Wakil Ketua DPR Harap Ulama Bantu Mengedukasi Umat agar Disiplin Prokes

Nasional
ICW Sebut Ada 3 Celah Korupsi dalam Pengadaan Bansos Covid-19

ICW Sebut Ada 3 Celah Korupsi dalam Pengadaan Bansos Covid-19

Nasional
Perpanjangan PPKM Level 4 Dinilai Rasional, Anggota DPR: Tekan Kasus atau Tidak, Kita Lihat Nanti

Perpanjangan PPKM Level 4 Dinilai Rasional, Anggota DPR: Tekan Kasus atau Tidak, Kita Lihat Nanti

Nasional
Risma Tegaskan Kemensos Hanya Salurkan Bansos Berdasarkan Data yang Diusulkan Pemda

Risma Tegaskan Kemensos Hanya Salurkan Bansos Berdasarkan Data yang Diusulkan Pemda

Nasional
Soal Syarat Vaksinasi Covid-19 untuk Jemaah Umrah, Kemenag akan Koordinasi dengan Kemenkes

Soal Syarat Vaksinasi Covid-19 untuk Jemaah Umrah, Kemenag akan Koordinasi dengan Kemenkes

Nasional
Menkes Minta Obat Covid-19 Tak Ditimbun dan Diberikan Sesuai Resep

Menkes Minta Obat Covid-19 Tak Ditimbun dan Diberikan Sesuai Resep

Nasional
Dua Terdakwa Korupsi di Bakamla Dituntut 4 Tahun Penjara

Dua Terdakwa Korupsi di Bakamla Dituntut 4 Tahun Penjara

Nasional
Serma KKO (Purn) Samuri, Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi di Sumur Lubang Buaya, Tutup Usia

Serma KKO (Purn) Samuri, Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi di Sumur Lubang Buaya, Tutup Usia

Nasional
Mensos Risma Ungkap Pemerintah Awalnya Prediksi Pandemi Covid-19 Berakhir April 2021

Mensos Risma Ungkap Pemerintah Awalnya Prediksi Pandemi Covid-19 Berakhir April 2021

Nasional
Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina 14 Hari, KJRI Jeddah Akan Diplomasi ke Saudi

Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina 14 Hari, KJRI Jeddah Akan Diplomasi ke Saudi

Nasional
Kemenkominfo Ajak Humas Pemerintah Maksimalkan Medsos untuk Komunikasikan Program

Kemenkominfo Ajak Humas Pemerintah Maksimalkan Medsos untuk Komunikasikan Program

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X