Cerita WNI Selama Observasi di Natuna: "Happy" Banget, Berat Badan Kami Naik

Kompas.com - 15/02/2020, 21:33 WIB
Tiga orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China disambut keluarga ketika tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020). Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan secara resmi telah memulangkan 238 WNI ke daerah masing-masing karena telah dinyatakan sehat seusai menjalani observasi selama 14 hari di Ranai, Natuna. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATTiga orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China disambut keluarga ketika tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020). Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan secara resmi telah memulangkan 238 WNI ke daerah masing-masing karena telah dinyatakan sehat seusai menjalani observasi selama 14 hari di Ranai, Natuna.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Patmawty Taibe, salah seorang warga negara Indonesia ( WNI) yang dipulangkan dari Wuhan, China bercerita soal pengalamannya saat diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau.  

Menurut mahasiswa Central China Normal University Wuhan ini, semua peserta observasi mengaku bahagia dan mendapat perlakuan baik dari petugas kesehatan.

Semua WNI yang dievakuasi dari Wuhan plus tim pemulangan diobservasi di Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad di Natuna sejak 2 Februari 2020. 

"Kami senang, happy banget. Berat badan kami naik. Karena memang masa observasi untuk meningkatkan kualitas kesehatan kami dan memang sangat diperhatikan. Tiap hari diperiksa. Bapak-bapak TNI baik banget," kata Patmawty di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu, (15/2/2020).

Baca juga: WNI yang Pulang dari Observasi di Natuna Dapat Uang Saku dari Pemerintah

Kendati demikian, Eva panggilan akrab Patmawty, merasa senang bisa pulang ke kampung halamannya di Jakarta, setelah 14 hari diobservasi di Natuna.

Dia pun berterima kasih pada pemerintah Indonesia yang telah bersikap baik padanya selama masa observasi.

"Jadi kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah Indonesia, presiden, menlu, TNI, BNPB, Perhati, KBRI Beijing," ujar Eva.

"Terima kasih banyak untuk masyarakat Natuna sudah berbesar hati menerima kami selama observasi," sambungnya.

Baca juga: Satu WNI yang Diobservasi Akan Tetap Lanjutkan Pendidikan di China

Patmawty dan lebih dari 280 warga lainnya selesai menjalani observasi selama 14 hari dan dipulangkan ke rumah masing-masing

Pesawat pertama Boeing 737 yang membawa para WNI tiba di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu sore.

Pesawat pertama itu turut ditumpangi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X