Menko Polhukam dan BNPT Gelar Pertemuan, Bahas Terorisme hingga Radikalisme

Kompas.com - 18/11/2019, 18:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD usai bertemu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius di kantor Menko Polhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin sore (18/11/2019). KOMPAS.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYAMenteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD usai bertemu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius di kantor Menko Polhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin sore (18/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM ( Menko Polhukam) Mahfud MD menerima Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT) Komjen Suhardi Alius di Kantor Menko Polhukam, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Pertemuan berlangsung sekitar satu jam sejak pukul 16.30 itu membahas isu terorisme hingga radikalisme..

Baca juga: Wapres Sebut Radikalisme Perlu Ditangani Sejak Usia Dini, Hulu ke Hilir

Mahfud mengatakan, pertemuan tersebut terkait tukar informasi mengenai dua isu itu.


"Cerita-cerita saja tentang terorisme, radikalisme dan macam-macam, tukar informasi saja, rutin. Kan, kami dalam satu koordinasi ya, jadi enggak ada yang baru, enggak ada yang istimewa, ya," ujar Mahfud di Kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (18/11/2019).

"Yang dibicarakan Pak Suhardi dan saya, bicarakan yang sudah sering muncul di masyarakat, lalu kita bicara segi-segi follow up-nya gimana, gitu aja," sambungnya.

Sementara itu, Suhardi mengungkapkan, pertemuan tersebut membahas semua isu terorisme dan radikalisme, termasuk peristiwa bom bunuh di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019).

Selain itu, dalam kesempatan tersebut Suhardi juga melaporkan terkait upaya penangkalan dan pencegahan terorisme dan radikalisme.

"Kita (bahas) bagaimana proses mereduksi semuanya," kata Suhardi.

Baca juga: Kaum Terdidik di Perkotaan Rawan Terpapar Radikalisme

Ia menambahkan, pertemuan ini juga melaporkan terkait hasil konsultasi dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin terkait penanganan terorisme.

"Ke depannya kita akan mengoordinasikan semua kementerian dan lembaga untuk sama-sama berbuat dalam rangka mengurangi (terorisme dan radikalisme)," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahfud MD, Komnas HAM, dan Jaksa Agung Bertemu, Bahas Penuntasan 11 Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Mahfud MD, Komnas HAM, dan Jaksa Agung Bertemu, Bahas Penuntasan 11 Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Nasional
Komnas HAM: Jika Pendekatan Pemkot Baik, Warga Tamansari Bersedia Dimediasi

Komnas HAM: Jika Pendekatan Pemkot Baik, Warga Tamansari Bersedia Dimediasi

Nasional
Hari HAM Sedunia, Komnas HAM Surati Jokowi soal Tiga Masalah Utama

Hari HAM Sedunia, Komnas HAM Surati Jokowi soal Tiga Masalah Utama

Nasional
Wawancara Khusus - Mahfud MD Menjawab Rumor hingga Bicara Upaya Atasi Industri Hukum - (Bagian 1 dari 2 Tulisan)

Wawancara Khusus - Mahfud MD Menjawab Rumor hingga Bicara Upaya Atasi Industri Hukum - (Bagian 1 dari 2 Tulisan)

Nasional
Jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Mendagri Instruksikan Ini ke Kepala Daerah

Jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Mendagri Instruksikan Ini ke Kepala Daerah

Nasional
Kasus Tamansari, Komnas HAM Minta Kapolda Jawa Barat Tegur Anak Buahnya

Kasus Tamansari, Komnas HAM Minta Kapolda Jawa Barat Tegur Anak Buahnya

Nasional
PKPI Tak Persoalkan Dana Parpol, Ada atau Tak Ada Optimistis Tetap Eksis

PKPI Tak Persoalkan Dana Parpol, Ada atau Tak Ada Optimistis Tetap Eksis

Nasional
LPSK Pastikan Lindungi Keluarga Randi-Yusuf dari Intimidasi

LPSK Pastikan Lindungi Keluarga Randi-Yusuf dari Intimidasi

Nasional
Berkat Jalur Layang KA, Waktu Tempuh Stasiun Medan - Bandara Kualanamu Hanya 28 Menit

Berkat Jalur Layang KA, Waktu Tempuh Stasiun Medan - Bandara Kualanamu Hanya 28 Menit

Nasional
Ketua DPR: Jangan Sampai Penggusuran Rugikan Masyarakat dan Semena-mena

Ketua DPR: Jangan Sampai Penggusuran Rugikan Masyarakat dan Semena-mena

Nasional
Ketum PKPI: Kalau Dana Parpol Harus Terbuka, Kami Siap...

Ketum PKPI: Kalau Dana Parpol Harus Terbuka, Kami Siap...

Nasional
Libur Natal dan Tahun Baru 2020, Pemerintah Antisipasi Ancaman Teror hingga Sweeping

Libur Natal dan Tahun Baru 2020, Pemerintah Antisipasi Ancaman Teror hingga Sweeping

Nasional
Dilema Pekerja Media, Membela dan Jadi Korban Pelanggaran HAM

Dilema Pekerja Media, Membela dan Jadi Korban Pelanggaran HAM

Nasional
Alasan Rekam Jejak, Jokowi Tunjuk Wiranto Jadi Ketua Wantimpres

Alasan Rekam Jejak, Jokowi Tunjuk Wiranto Jadi Ketua Wantimpres

Nasional
PPP Minta Anggota Dewan Pengawas KPK Tak Aktif di Parpol

PPP Minta Anggota Dewan Pengawas KPK Tak Aktif di Parpol

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X