Kompas.com - 10/11/2019, 18:15 WIB

Dompet Dhuafa mendirikan sekolah SMART Ekselensia Indonesia sebagai bentuk kepeduliannya dan langkah nyata untuk mengentaskan rakyat dari kebodohan serta memutus rantai kemiskinan.

Berlokasi di Parung, Bogor, SMART Ekselensia Indonesia merupakan sekolah asrama gratis yang memfasilitasi anak-anak marjinal dari berbagai daerah di Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

Sekolah menengah akselerasi ini ditempuh dalam masa pendidikan lima tahun, yakni tiga tahun untuk jenjang SMP dan dua tahun untuk jenjang SMA. Saat ini, SMART Ekselensia memiliki 175 siswa dan dikelola oleh 34 guru serta 6 wali asrama.

Salah satu siswa yang memetik manfaat dari sekolah ini adalah Fajar Irianto, peserta didik kelahiran Timika Baru, Kabupaten Mimika, Papua. Anak ketiga dari empat bersaudara ini kini tengah menjalani tahun kelimanya di sekolah SMART Ekselensia.

Baca juga: Siapkan Anggaran Rp 1 Triliun, Jateng Siapkan Sekolah Gratis pada 2020

Fajar adalah salah satu yang beruntung bisa melanjutkan pendidikannya ke tingkat SMP di sekolah ini setelah dipertemukan dengan utusan Lembaga Pengembangan Insani (LPI) Dompet Dhuafa pada tahun 2014 lalu.

“SD saya dulu di SD Inpres Timika 2. Setelah lulus, saya dikasih tahu kalau ada sekolah gratis di Jakarta. Setelah itu ada kemungkinan mendapat beasiswa kuliah juga,” tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Kompas.com. 

Fajar harus menjalani proses seleksi yang panjang sebelum dapat bersekolah di sini. Setelah lolos seleksi dan dinyatakan diterima, ia pun masih harus meyakinkan orang tuanya agar memberi izin untuk bersekolah di kota yang berbeda.

Selain itu, bagi Fajar yang hidup selama 12 tahun di Papua, suasana di Pulau Jawa tempatnya bersekolah juga terasa asing.

Baca juga: Wali Kota Bekasi Berencana Wujudkan Pendidikan Gratis 12 Tahun

Namun, semua itu terbayar dengan tempat tinggal yang aman, lingkungan yang nyaman, pendidikan berkualitas, serta guru berintegritas dan fasilitas lainnya.

Dompet Dhuafa pun memfasilitasi para siswanya dengan sarana dan prasarana yang baik di sekolah ini. Mulai dari ruang belajar ber-AC, laboratorium komputer dan IPA, hingga sarana olahraga seperti lapangan basket dan futsal.

Para siswa di sekolah ini dibina dengan sistem pendidikan yang memadukan vocational skill, public speaking, praktik ibadah, dan dasar-dasar kepemimpinan. Tak jarang, mereka pun dilibatkan dalam acara LPI sebagai panitia untuk melatih kemampuan berorganisasinya.

“Saya dulu juga pernah jadi ketua panitia lomba mini soccer. Padahal itu perdana, tapi ya Alhamdulillah semua bisa berjalan dengan lancar dan sukses berkat bimbingan dari para guru dan dari teman-teman,” ungkap Fajar.

Menurut Fajar, sekolah ini paling tidak telah mengurangi sedikit beban orang tuanya. Menempuh pendidikan di SMART Ekselensia merupakan salah satu usahanya untuk dapat meningkatkan derajat sosial dan ekonomi keluarganya.

Ia pun berharap agar Dompet Dhuafa dapat terus menjaring anak-anak di daerah yang berpotensi tinggi namun terkendala masalah ekonomi untuk mendapatkan pendidikan.

Baca juga: Mudahkan Masyarakat Berdonasi, Dompet Dhuafa Luncurkan Aplikasi MUMU

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Perwira Paspampres Perkosa Prajurit Wanita: Moeldoko Sebut Tak Ada Toleransi, Tersangka Ditahan

Kasus Perwira Paspampres Perkosa Prajurit Wanita: Moeldoko Sebut Tak Ada Toleransi, Tersangka Ditahan

Nasional
[POPULER NASIONAL] Komentar Moeldoko soal Kasus Perwira Paspampres Perkosa Prajurit Kostrad | Mayor Paspampres Ditahan di Pomdam Jaya

[POPULER NASIONAL] Komentar Moeldoko soal Kasus Perwira Paspampres Perkosa Prajurit Kostrad | Mayor Paspampres Ditahan di Pomdam Jaya

Nasional
Sidang Bharada E, Jaksa Hadirkan Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf Jadi Saksi

Sidang Bharada E, Jaksa Hadirkan Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf Jadi Saksi

Nasional
Relawan Jokowi Sodorkan Nama Capres, Immanuel Ebenezer: Ini Relawan atau Calo Ya?

Relawan Jokowi Sodorkan Nama Capres, Immanuel Ebenezer: Ini Relawan atau Calo Ya?

Nasional
Pengamat Nilai DPR Buru-buru Sahkan RKUHP demi Cegah Penolakan, Termasuk Demo

Pengamat Nilai DPR Buru-buru Sahkan RKUHP demi Cegah Penolakan, Termasuk Demo

Nasional
Pancasila sebagai Identitas Nasional

Pancasila sebagai Identitas Nasional

Nasional
UPDATE 4 Desember 2022: Kasus Covid-19 Bertambah 2.548, Jakarta Sumbang 1.056

UPDATE 4 Desember 2022: Kasus Covid-19 Bertambah 2.548, Jakarta Sumbang 1.056

Nasional
Cak Imin Kenang Doktrin Sang Ayah, agar Selalu Peduli pada Sesama

Cak Imin Kenang Doktrin Sang Ayah, agar Selalu Peduli pada Sesama

Nasional
Kepulauan Widi Dikabarkan Dilelang, Pemerintah Akan Evaluasi Izin PT LII

Kepulauan Widi Dikabarkan Dilelang, Pemerintah Akan Evaluasi Izin PT LII

Nasional
Kritik Pasal Penghinaan Pemerintah di RKUHP, Pakar: Akan Buat Nyaman Presiden dan Semua Lembaga Negara

Kritik Pasal Penghinaan Pemerintah di RKUHP, Pakar: Akan Buat Nyaman Presiden dan Semua Lembaga Negara

Nasional
Gunung Semeru Erupsi, Megawati Instruksikan Kader PDI-P Tanggap Darurat Bencana dan Bantu Korban Terdampak

Gunung Semeru Erupsi, Megawati Instruksikan Kader PDI-P Tanggap Darurat Bencana dan Bantu Korban Terdampak

Nasional
RKUHP Segera Disahkan, Pakar Hukum Tata Negara: Banyak yang Masih Kacau

RKUHP Segera Disahkan, Pakar Hukum Tata Negara: Banyak yang Masih Kacau

Nasional
Dukung Anies Capres, Laskar AMAN Bakal Awasi dan Tolak Kampanye Hitam di Pilpres 2024

Dukung Anies Capres, Laskar AMAN Bakal Awasi dan Tolak Kampanye Hitam di Pilpres 2024

Nasional
PKB Klaim Tak Tahu Siapa yang Minta Cak Imin Mundur dari Capres 2024

PKB Klaim Tak Tahu Siapa yang Minta Cak Imin Mundur dari Capres 2024

Nasional
Laskar AMAN Ungkap Pesan Anies ke Relawan: Jangan Buat Permusuhan, Tetap Satu meski Dihujat

Laskar AMAN Ungkap Pesan Anies ke Relawan: Jangan Buat Permusuhan, Tetap Satu meski Dihujat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.