Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/10/2019, 15:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo membuka sidang paripurna MPR dengan agenda tunggal Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019, Minggu (20/10/2019).

Dalam sambutannya, Bambang menyapa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Soebianto, sekaligus Sandiaga Uno yang sudah kembali ke partai tersebut.

Namun, Bambang tidak menyapanya sebagai pimpinan ataupun perwakilan partai melainkan sebagai calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02.

Baca juga: Semobil, Prabowo-Sandiaga Tiba di Acara Pelantikan Jokowi-Maruf

Ia pun mengapresiasi kehadiran Prabowo dan Sandiaga di acara Pelantikan Presiden 2019 itu sekaligus penerimaan atas hasil Pemilu 2019.

"Atas ketulusan Bapak Prabowo dan Sandiaga Uno menerima hasil Pemilu 2019 dengan jiwa yang besar. Ada saatnya kita bertempur, ada saatnya kita bersatu kembali," katanya.

"Kalau kata Pak Prabowo, bersatu indah, bersatu itu keren," sambungnya.

Bamsoet, sapaannya, juga mengucapkan pantun untuk menutup sambutannya untuk Prabowo dan Sandiaga.

"Dari Teuku Umar ke Kertanegara,
Dijamu nasi goreng oleh Ibu Mega,
Meski Pak Prabowo tak jadi kepala negara,
Tapi bisa tetap berkuda dan lapang dada"

Kompas TV Presiden Joko Widodo masih merahasiakan nama-nama calon menteri, yang akan membantunya dalam menjalankan pemerintahan 5 tahun mendatang.<br /> Namun menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden besok, sudah muncul sejumlah nama, yang disebut-sebut bakal mengisi posisi menteri. Ada nama Edhy Prabowo dari Gerindra hingga Agus Harimurti Yudhoyono. Seperti apa kualitas calon menteri yang dibutuhkan pemerintahan Jokowi-Ma&rsquo;ruf Amin.<br /> <br /> Kita membahasnya bersama Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, Peneliti Senior Indef, Enny Sri Hartati, dan peneliti Litang Kompas, Sultani.<br />

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.